KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengingatkan mahasiswa yang kembali menggelar demonstrasi pada Rabu (21/10/2026) agar tetap menjaga fasilitas publik dan infrastruktur yang telah dibangun di Kota Pontianak.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul rencana mahasiswa kembali turun ke jalan dalam aksi bertajuk Seruan Aksi Kalbar Revolusi. Sehari sebelumnya, Selasa (20/10/2026), demonstrasi mahasiswa di Kalimantan Barat diwarnai kericuhan dan berujung pada massa yang dipaksa mundur.
Edi menegaskan, mahasiswa tetap memiliki ruang untuk menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi. Namun, ia mengingatkan agar penyampaian pendapat tersebut tidak berujung pada perusakan fasilitas umum.
“Dalam demonstrasi yang dilakukan mahasiswa, kita sama-sama harus tetap menjaga infrastruktur yang sudah dibangun. Sekarang sarana dan prasarana sedang dibangun. Sebab, kalau kita menjaganya, berarti kita juga menjaga kota kita sendiri,” ujar Edi.
Ia menambahkan, penyampaian aspirasi hendaknya dilakukan dengan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat luas, termasuk menjaga fasilitas publik yang digunakan bersama.
“Jadi, silakan menyampaikan aspirasi melalui demonstrasi, tetapi jangan sampai merusak fasilitas umum, misalnya dengan mencabut tanaman atau merusak infrastruktur jalan,” tambahnya. (Lid)