Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
final piala dunia
Ribuan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pontianak, Spanyol Keluar sebagai Juara
Ribuan Warga Padati Nobar Final Piala Dunia 2026 di Pontianak, Spanyol Keluar sebagai Juara
Monday, 20/07/2026

KALBARONLINE.com – Ribuan warga memadati Jalan Rahadi Oesman, tepat di depan Kantor Wali Kota Pontianak, untuk menyaksikan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina, Senin (20/7/2026) dini hari.

Suasana semakin meriah ketika Ferran Torres mencetak gol pada babak tambahan. Peluit panjang yang dibunyikan wasit pun memastikan Spanyol keluar sebagai juara dunia.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai partai final Piala Dunia 2026 menjadi salah satu pertandingan terbaik yang pernah disaksikannya. Menurutnya, laga berlangsung sengit dan menegangkan hingga menit-menit akhir.

"Final Piala Dunia tahun 2026 ini menurut saya partai final yang terbaik. Sampai menit terakhir, sampai perpanjangan waktu, masih menegangkan," ujarnya usai pertandingan.

Edi yang mendukung Spanyol mengaku puas dengan jalannya pertandingan. Ia menilai tim Matador tampil atraktif, menjunjung tinggi sportivitas, dan bermain tanpa mengandalkan permainan keras.

Selain kualitas pertandingan, Edi juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi nobar di depan Kantor Wali Kota Pontianak.

"Antusiasme masyarakat Kota Pontianak luar biasa. Ribuan masyarakat yang nonton pada malam hari ini," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan nonton bareng bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antarwarga.

"Walaupun kejuaraan ini jauh di Amerika, di Indonesia, khususnya Kota Pontianak, banyak penggemar sepak bola yang menantikan pertandingan ini," jelasnya.

Edi juga menilai mayoritas penonton yang hadir merupakan kalangan anak muda. Hal itu menunjukkan sepak bola masih menjadi olahraga favorit lintas generasi, terlebih banyak pemain bintang yang tampil di ajang bergengsi tersebut.

"Kalau kita lihat di tempat-tempat nonton bareng, memang didominasi anak-anak muda. Mereka punya idola-idola yang bermain," katanya.

Salah seorang warga Sungai Jawi, Wandi, mengaku sengaja datang lebih awal agar mendapatkan tempat yang nyaman untuk menyaksikan pertandingan.

"Kalau nonton ramai-ramai begini rasanya beda. Semua ikut tegang, ikut teriak, dan ikut senang waktu Spanyol juara," ujarnya.

Hal senada disampaikan Reza, warga Pontianak Utara. Menurutnya, nonton bareng di ruang terbuka menjadi hiburan positif sekaligus ajang berkumpul bersama teman dan masyarakat.

"Ini nonton sama teman-teman kuliah dulu. Jadi silaturahmi juga. Apalagi finalnya seru sampai akhir," katanya. (*)

Bupati Ketapang Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026, Prediksi Argentina Kalahkan Spanyol 2-0
Bupati Ketapang Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026, Prediksi Argentina Kalahkan Spanyol 2-0
Sunday, 19/07/2026

KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo mengajak masyarakat menyaksikan laga final Piala Dunia 2026 melalui acara nonton bareng (nobar) yang akan digelar di kawasan Bundaran Kedondong pada Senin (20/7/2026) dini hari.

Alexander mengaku telah menjagokan Timnas Argentina sejak awal turnamen dan optimistis tim favoritnya mampu keluar sebagai juara.

"Saya dari awal sudah mendukung Argentina. Kayaknya memang tahun ini Argentina yang akan menang. Jadi kepada pendukung tim lain saya minta maaf, saya tetap setia pada Argentina," ujar Alexander, Sabtu (18/7/2026).

Ia bahkan memprediksi Argentina akan mengalahkan Spanyol di partai puncak dengan skor 2-0.

"Jangan banyak-banyak lah, 2-0 pasti. Sudah cukup," katanya sambil tersenyum.

Alexander juga mengungkapkan kecintaannya terhadap kapten Argentina, Lionel Messi. Menurutnya, kecintaan tersebut turut diwariskan kepada sang anak.

"Saya ini sama anak saya sama-sama fanatik Messi," ucapnya.

Untuk memeriahkan final Piala Dunia 2026, Pemerintah Kabupaten Ketapang telah menyiapkan acara nobar di videotron Bundaran Kedondong. Alexander mengatakan dirinya telah meminta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta Kepala Bagian Umum mempersiapkan seluruh kebutuhan kegiatan tersebut.

"Saya sudah meminta kepada Pak Kadispora dan Pak Kabag Umum untuk mempersiapkan nonton bareng final Piala Dunia pada Senin dini hari pukul 02.00 WIB di videotron Bundaran Kedondong," katanya.

Ia pun mengundang seluruh masyarakat Ketapang untuk hadir dan menikmati pertandingan bersama.

"Kepada seluruh masyarakat Ketapang yang ingin nonton bareng final Piala Dunia, silakan hadir ramai-ramai pada Senin dini hari pukul 02.00 WIB di Bundaran Kedondong. Mari kita ajak keluarga, sahabat, dan teman-teman kita," ajaknya.

Menurut Alexander, sepak bola bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat persatuan di tengah keberagaman.

"Sepak bola adalah salah satu cabang olahraga yang mempersatukan kita. Tidak ada sekat etnis, bangsa, budaya, suku maupun agama. Semua disatukan oleh nilai-nilai sportivitas," tutupnya. (Adi LC)