Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
hari pertama sekolah
Di Tengah Kesibukan Jadi Sopir, Indra Sempatkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Di Tengah Kesibukan Jadi Sopir, Indra Sempatkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Monday, 13/07/2026

KALBARONLINE.com – Kesibukan bekerja sebagai sopir tak membuat Indra melewatkan momen penting di hari pertama sekolah anaknya. Ia sengaja meluangkan waktu untuk mengantar putrinya yang baru memasuki kelas 1 SD di SD Negeri 05 Pontianak, Senin (13/7/2026).

Momen tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS) yang digelar untuk mendorong keterlibatan ayah dalam mendampingi pendidikan anak sejak awal tahun ajaran.

Indra mengaku mengetahui adanya gerakan tersebut melalui informasi yang dibagikan pihak sekolah di grup orang tua murid.

"Saya tahu ada imbauan ayah mengantar anak di hari pertama sekolah dari grup sekolah," ujarnya.

Sebagai seorang sopir, Indra mengaku jarang memiliki kesempatan mengantar anak ke sekolah karena tuntutan pekerjaan. Karena itu, ia memanfaatkan momentum hari pertama sekolah untuk mendampingi putrinya secara langsung.

"Senang bisa mengantar anak sekolah. Biasanya karena sibuk bekerja saya jarang sempat mengantar. Jadi momen ini saya sempatkan," katanya.

Menurut Indra, putrinya menunjukkan antusiasme tinggi menyambut hari pertama masuk sekolah. Bahkan, sang anak sudah bangun lebih awal tanpa perlu dibangunkan berulang kali.

"Anak saya bahagia sekali. Hari pertama sekolah dia semangat, bangun lebih awal," tuturnya.

Ia berharap putrinya dapat cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru, memiliki banyak teman, dan tetap bersemangat mengikuti proses belajar.

"Harapannya semoga dia semangat sekolah, bisa beradaptasi dengan lingkungan baru dan punya banyak teman," ucapnya. (Lid)

Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran dalam Pengasuhan
Disdikbud Pontianak Ajak Ayah Antar Anak di Hari Pertama Sekolah, Perkuat Peran dalam Pengasuhan
Saturday, 11/07/2026

KALBARONLINE.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak mengimbau para ayah untuk mengantar anak ke sekolah pada hari pertama masuk Tahun Ajaran 2026/2027, Senin (13/7/2026). Imbauan ini merupakan bagian dari Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah (GAMAS).

Melalui gerakan tersebut, Disdikbud Kota Pontianak berharap keterlibatan ayah dalam pengasuhan semakin meningkat sekaligus memberikan dukungan moral kepada anak saat memulai tahun ajaran baru.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti mengatakan, pihaknya telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh kepala SD dan SMP negeri maupun swasta di Kota Pontianak untuk mendukung pelaksanaan GAMAS.

Menurutnya, kehadiran ayah pada hari pertama sekolah memiliki makna penting dalam membangun kedekatan emosional dengan anak sekaligus menumbuhkan semangat belajar sejak awal tahun ajaran.

“Melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah, kami ingin mendorong peran aktif ayah dalam mendampingi proses pendidikan anak. Kehadiran ayah pada hari pertama sekolah diharapkan menjadi bentuk dukungan nyata yang memberikan rasa aman, nyaman, dan percaya diri bagi anak saat memulai kegiatan belajar,” ujarnya, Sabtu (11/7/2026).

Sri menjelaskan, seluruh satuan pendidikan diminta menginformasikan program tersebut kepada orang tua peserta didik, memfasilitasi kehadiran ayah atau wali laki-laki saat mengantar anak ke sekolah, serta menyosialisasikan pelaksanaan GAMAS melalui media elektronik maupun media sosial masing-masing sekolah.

Ia berharap seluruh sekolah bersama orang tua dapat menyukseskan Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah sehingga menjadi momentum memperkuat sinergi antara keluarga dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak.

“Keberhasilan pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan keluarga. Kami berharap momentum hari pertama sekolah ini dapat menjadi awal semakin kuatnya kolaborasi antara orang tua, khususnya ayah, dengan sekolah dalam mendampingi pendidikan anak,” pungkasnya. (*)