Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
isra mikraj
Gelar Isra Mikraj 1447 H, Dandim Mempawah: Akhlak Rasulullah Harus Jadi Fondasi Prajurit TNI AD
Gelar Isra Mikraj 1447 H, Dandim Mempawah: Akhlak Rasulullah Harus Jadi Fondasi Prajurit TNI AD
Friday, 23/01/2026

KALBARONLINE.com — Dalam upaya memperkuat pembinaan mental dan spiritual prajurit, Kodim 1201/Mempawah menggelar Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi, pada Jumat (23/01/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat di Surau Al-Ikhlas Makodim 1201/Mempawah tersebut mengusung tema “Peringatan Isra Mi’raj dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW Sebagai Landasan dalam Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Mewujudkan Indonesia Maju".

Kegiatan keagamaan ini dihadiri langsung oleh Dandim 1201/Mempawah, Letkol Czi Ali Isnaini, Ketua Persit KCK Cabang XLV, Sinta Ali Isnaini, para perwira staf kodim, anggota serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLV.

Dalam sambutannya, Dandim Mempawah menegaskan, bahwa peringatan Isra Mikraj bukanlah sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat karakter prajurit TNI AD.

“Isra Mikraj mengajarkan kita tentang ketaatan, kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Nilai-nilai akhlak Rasulullah SAW inilah yang harus menjadi fondasi dalam membentuk prajurit yang profesional, beriman, dan dicintai rakyat,” tegas Letkol Ali.

Lebih lanjut dirinya menekankan, bahwa kekuatan TNI AD tidak hanya terletak pada kemampuan fisik dan alutsista, tetapi juga pada keteguhan moral dan spiritual prajurit. Menurutnya, prajurit yang berakhlak mulia akan mampu menjalankan tugas dengan humanis, penuh tanggung jawab, serta tetap berada dalam koridor pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, Ustadz Abdurachim selaku penceramah menyampaikan tausiyah mendalam tentang makna Isra Mikraj sebagai perjalanan spiritual yang sarat dengan pelajaran kehidupan. Ia menekankan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas dan amanah.

“Isra Mikraj adalah pengingat bahwa kekuatan iman harus sejalan dengan akhlak. Jika akhlak Rasulullah kita jadikan pedoman, maka lahirlah pribadi-pribadi yang kuat, jujur, dan bertanggung jawab, baik sebagai prajurit maupun sebagai insan bermasyarakat,” ungkap Ustadz Abdurachim.

Peringatan Isra Mikraj ini menjadi bagian dari komitmen Kodim 1201/Mempawah dalam membangun prajurit yang tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga memiliki keimanan dan akhlak yang kokoh. Melalui pembinaan rohani yang berkelanjutan, Kodim 1201/Mph berharap dapat melahirkan prajurit TNI AD yang prima, berkarakter, dan siap mendukung terwujudnya Indonesia yang maju dan bermartabat. (FikA/*)

ASN Pemkot Pontianak Diingatkan Seimbangkan Pelayanan Publik dan Spiritualitas
ASN Pemkot Pontianak Diingatkan Seimbangkan Pelayanan Publik dan Spiritualitas
Thursday, 15/01/2026


KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk menyeimbangkan kinerja pelayanan publik dengan peningkatan spiritualitas. Pesan tersebut disampaikannya dalam peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Kamis (15/1/2026) malam.

Edi menegaskan, peristiwa Isra Mikraj memiliki makna penting bagi umat Islam karena menjadi tonggak diterimanya perintah salat sebagai tiang agama. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan peran ASN sebagai pelayan masyarakat yang dituntut bekerja dengan penuh keikhlasan, tanggung jawab, dan integritas.

“Sebagai ASN Pemerintah Kota Pontianak, kita tidak hanya dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat, tetapi juga bagaimana menyeimbangkan pengabdian itu dengan peningkatan keimanan dan spiritualitas dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, peringatan Isra Mikraj yang rutin digelar Pemkot Pontianak bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum mempererat silaturahmi sekaligus refleksi bagi aparatur pemerintahan. Melalui kegiatan ini, ASN diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, berangkat dari niat tulus dan hati yang bersih.

Edi juga menekankan bahwa aparatur pemerintah tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif. ASN, kata dia, harus menjadi teladan dalam menjaga integritas, ketakwaan, dan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Dengan fondasi tersebut, kualitas pelayanan publik diyakini akan semakin meningkat.

“Pelayanan yang diberikan harus berangkat dari hati yang bersih, niat yang tulus, serta semangat kebersamaan untuk mewujudkan Kota Pontianak yang maju, sejahtera, dan membahagiakan,” tegasnya.

Menjelang bulan suci Ramadan, Edi berharap seluruh ASN Pemkot Pontianak diberikan kesehatan dan keberkahan agar dapat menjalankan ibadah dengan optimal. Ia menilai Ramadan sebagai ruang introspeksi diri sekaligus momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan dalam kehidupan pribadi maupun profesional.

Lebih jauh, Edi mengingatkan bahwa tantangan pelayanan publik di era digital kian kompleks. Masyarakat menuntut layanan yang cepat, tepat, dan paripurna. Karena itu, ASN dituntut terus meningkatkan kapasitas, tidak hanya secara teknis dan mental, tetapi juga spiritual.

“Keberadaan pemerintah harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, dengan menghadirkan rasa aman, nyaman, sejahtera, dan bahagia,” pungkasnya.

Peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW Tahun 2026 di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak tersebut diisi dengan tausiah oleh Ustadz Prof. Dr. H. Wajidi Sayadi, M.Ag. (Red)