Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
kawasan industri pulau penebang
Kawasan Industri Pulau Penebang Dukung Kayong Utara Kerahkan Truk Air Bantu Penanganan Karhutla
Kawasan Industri Pulau Penebang Dukung Kayong Utara Kerahkan Truk Air Bantu Penanganan Karhutla
Saturday, 15/08/2026

KALBARONLINE.com – Memasuki musim kemarau, upaya mengatasi masalah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Kayong Utara membutuhkan kesiapsiagaan dan kolaborasi seluruh pihak. Menyikapi kondisi ini, Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menunjukkan kepeduliannya.

Dukungan diwujudkan melalui pengerahan unit truk pengangkut air yang akan mendukung tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara selama kurang lebih sebulan.

Selain truk air, KIPP juga menyerahkan bantuan pompa air, masker gas, multivitamin, susu, serta dukungan akomodasi dan konsumsi bagi petugas BPBD yang bertugas memadamkan karhutla.

“Kami memahami bahwa memasuki musim kemarau, potensi Karhutla menjadi perhatian kita bersama. Karena itu, KIPP ingin mengambil bagian sesuai dengan kemampuan yang kami miliki untuk mendukung para petugas dan masyarakat di Kayong Utara,” ujar perwakilan KIPP Dev Herinda dalam kegiatan penyerahan dukungan di Sukadana, Jumat (14/8/2026).

Kawasan Industri Pulau Penebang Dukung Kayong Utara Kerahkan Truk Air Bantu Penanganan Karhutlaa
Wakil Bupati Amru Chanwari, Sekda Erwin Sudrajat, Wakapolres Kompol Denny Satria, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fathul Bahri dan perwakilan manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang melepas truk air di Sukadana, Jumat (14/8/2026). Truk air yang dipinjamkan perusahaan ini akan mendukung operasional BPBD Kayong Utara (Foto: KIPP For KALBARONLINE.com)​

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak dapat dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, BPBD, aparat keamanan, dunia usaha dan masyarakat untuk memperkuat pencegahan sekaligus kesiapsiagaan di tingkat lapangan.

“Kehadiran kami bukan sekadar menyerahkan bantuan. Lebih dari itu, ini merupakan bentuk kepedulian sosial KIPP terhadap masyarakat dan lingkungan di Kayong Utara. Kami ingin keberadaan KIPP dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap daerah tempat kami beraktivitas,” katanya.

Wakil Bupati Kayong Utara Amru Chanwari mengapresiasi kontribusi Kawasan Industri Pulau Penebang dalam penanganan karhutla di Kayong Utara.

“Kami dari Pemda Kayong sangat berterima kasih sekali adanya kepedulian dan rasa kebersamaan terhadap masalah yang sedang kita hadapi sekarang. Dengan krisis air ini juga dirasakan oleh seluruh masyarakat Kayong Utara tentunya dengan keterbatasan jumlah personel, jumlah peralatan, jumlah armada yang dimiliki oleh Pemkab Kayong. Alhamdulillah hari ini, kita dapat pinjaman unit water truck yang tentunya ini sangat berarti bagi kami dan sangat berarti pula untuk masyarakat Kayong Utara,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Amru Chanwari, Sekda Erwin Sudrajat, Wakapolres Kompol Denny Satria, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Fathul Bahri dan perwakilan manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang turun ke jalan membagikan masker kepada pengguna jalan raya di depan Masjid Agung Oesman Al-Khair. (*)

MTQ XXXIV Kalbar Jadi Momentum Kayong Utara Perkenalkan Sejarah, Budaya, dan Potensi Daerah
MTQ XXXIV Kalbar Jadi Momentum Kayong Utara Perkenalkan Sejarah, Budaya, dan Potensi Daerah
Tuesday, 04/08/2026

KALBARONLINE.com – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat menjadi momentum bagi Kabupaten Kayong Utara untuk memperkuat syiar Islam sekaligus memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Barat.

Tidak hanya sebagai ajang kompetisi membaca dan memahami Al-Qur’an, MTQ juga menjadi ruang bagi Kayong Utara untuk menampilkan sejarah, budaya, serta keramahan masyarakat sebagai bagian dari identitas daerah.

Pada pembukaan MTQ XXXIV yang digelar di Pantai Pulau Datok, Sukadana, Minggu (2/8/2026), Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menyampaikan bahwa Kayong Utara memiliki sejarah panjang sebagai bagian dari perkembangan Kerajaan Tanjungpura yang kemudian berkembang menjadi kerajaan Islam.

Warisan sejarah tersebut dinilai menjadi fondasi yang membentuk karakter masyarakat Kayong Utara yang religius, menjunjung nilai budaya, serta mampu hidup harmonis dalam keberagaman.

Kepercayaan sebagai tuan rumah MTQ tingkat provinsi dijawab Pemerintah Kabupaten Kayong Utara melalui berbagai persiapan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan.

Mulai dari kesiapan arena musabaqah, akomodasi kafilah, transportasi, pelayanan kesehatan, pengamanan, hingga berbagai kegiatan pendukung disiapkan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.

MTQ XXXIV Kalbar Jadi Momentum Kayong Utara Perkenalkan Sejarahh
Pertunjukan seni tari khas Melayu pada acara pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (2/8/2026) (Foto: KIPP For KALBARONLINE.com)​

External Relations Manager Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP), Sugeng Sulistiyo, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat Kalimantan Barat.

“Atas nama manajemen Kawasan Industri Pulau Penebang, kami mengucapkan selamat dan sukses atas penyelenggaraan MTQ XXXIV Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta semakin memperkuat citra positif Kayong Utara sebagai daerah yang religius, ramah, dan kaya akan sejarah serta budaya,” ujar Sugeng.

Semangat tersebut sejalan dengan tema MTQ XXXIV Kalbar, yakni “Merajut Ukhuwah, Menebar Dakwah, Membumikan Al-Qur’an di Tanah Bertuah Menuju Kalimantan Barat Semakin Berkah.”

Pemerintah Kabupaten Kayong Utara berharap MTQ tidak hanya melahirkan qari dan qariah terbaik, tetapi juga mempererat hubungan antardaerah serta memperkuat citra Kayong Utara sebagai tuan rumah yang mampu menyelenggarakan agenda berskala provinsi.

Kemeriahan MTQ juga terlihat melalui Pawai Ta’aruf mobil hias yang diikuti seluruh kafilah dari 14 kabupaten/kota, instansi pemerintah, hingga perusahaan.

Ribuan masyarakat memadati jalan utama Sukadana untuk menyaksikan parade kendaraan hias yang menampilkan identitas dan kreativitas masing-masing peserta.

Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) menjadi salah satu peserta yang turut berpartisipasi dalam memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.

Melalui penyelenggaraan MTQ XXXIV Kalbar, Kayong Utara diharapkan tidak hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga semakin dikenal sebagai daerah yang religius, kaya sejarah, memiliki kekayaan budaya, serta masyarakat yang terbuka dan ramah dalam menyambut para tamu. (*)