Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
kebakaran rumah
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah di Ketapang, Dua Korban Masih Jalani Perawatan
Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Rumah di Ketapang, Dua Korban Masih Jalani Perawatan
Saturday, 27/06/2026

KALBARONLINE.com – Kepolisian masih menyelidiki penyebab kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah di Jalan Sunan Gunung Jati, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kamis (25/6/2026) malam.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui Kapolsek Benua Kayong Ipda Chepry Perahera mengatakan, hingga kini petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Untuk saat ini kami masih melakukan penyelidikan di TKP," kata Ipda Chepry kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Selain menghanguskan satu unit rumah, kebakaran tersebut juga mengakibatkan dua orang mengalami luka-luka. Keduanya telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Chepry membenarkan adanya dua korban dalam peristiwa tersebut. Namun, pihaknya masih memastikan perkembangan kondisi keduanya.

"Iya benar ada dua korban. Saat ini berada di rumah sakit. Namun nanti kami cek lagi apakah hari ini sudah keluar atau belum dari rumah sakit korbannya," ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kebakaran tidak hanya menghanguskan satu unit rumah, tetapi juga sebuah gudang berisi barang-barang bekas, satu unit mobil truk, serta dua unit sepeda motor.

Sejumlah warga menyebut terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan menggunakan jeriken dan drum di area yang terbakar. Banyaknya BBM diduga membuat kobaran api dengan cepat membesar saat kebakaran terjadi.

Meski demikian, hingga kini pihak kepolisian belum dapat memastikan kebenaran informasi tersebut. Polisi masih fokus melakukan penyelidikan dan olah TKP untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian juga belum menyampaikan estimasi kerugian material maupun hasil penyelidikan awal terkait penyebab kebakaran. (Adi LC)

Dua Korban Terluka, Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Tiga Kendaraan di Ketapang
Dua Korban Terluka, Kebakaran Hebat Hanguskan Rumah dan Tiga Kendaraan di Ketapang
Saturday, 27/06/2026

KALBARONLINE.com – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah rumah di Jalan Sunan Gunung Jati, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (25/6/2026) malam. Selain menghanguskan bangunan, peristiwa ini juga menyebabkan dua orang mengalami luka-luka.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ketapang, Yunifar Purwantoro, mengatakan pihaknya menerima laporan dari warga sekitar pukul 20.02 WIB. Empat menit berselang, personel BPBD langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

"Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi pada pukul 20.06 WIB dan tiba sekitar pukul 20.21 WIB untuk melakukan pemadaman bersama unsur gabungan," ujar Yunifar kepada wartawan, Jumat (26/6/2026).

Proses pemadaman melibatkan BPBD Kabupaten Ketapang, BPAS, Badan Pemadam Kebakaran (BPK), Polres Ketapang, serta personel TNI. Setelah berjibaku selama hampir tiga jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Akibat kebakaran tersebut, satu unit rumah hangus terbakar. Selain itu, dua unit sepeda motor dan satu unit mobil juga ikut dilalap si jago merah.

"Adapun yang terbakar adalah satu bangunan rumah, dua unit kendaraan roda dua, dan satu unit kendaraan roda empat," kata Yunifar.

Insiden ini juga mengakibatkan dua orang menjadi korban. Satu orang mengalami luka ringan, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat. Keduanya telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

"Korban ada dua orang, satu kategori luka ringan dan satu lainnya mengalami luka berat," ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Sementara itu, besaran kerugian materi akibat peristiwa tersebut juga masih dalam proses pendataan oleh petugas. (Adi LC)

Tiga Kali Ledakan Iringi Kebakaran Rumah dan Gudang di Ketapang, Satu Truk hingga Dua Motor Hangus
Tiga Kali Ledakan Iringi Kebakaran Rumah dan Gudang di Ketapang, Satu Truk hingga Dua Motor Hangus
Saturday, 27/06/2026

KALBARONLINE.com – Kebakaran hebat melanda sebuah rumah dan gudang di Jalan Gunung Jati, Kelurahan Mulia Kerta, Kecamatan Benua Kayong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, Kamis (25/6/2026) malam.

Peristiwa yang terjadi tidak jauh dari kawasan Keraton Matan Tanjungpura itu membuat warga panik setelah terdengar tiga kali suara ledakan. Kobaran api dengan cepat membesar hingga menghanguskan satu unit rumah, satu gudang berisi barang-barang bekas, satu unit mobil truk, serta dua unit sepeda motor.

Berdasarkan keterangan warga, di lokasi kebakaran diduga terdapat bahan bakar minyak (BBM) yang disimpan dalam jeriken dan drum. Banyaknya BBM di lokasi diduga membuat api semakin cepat membesar.

Salah seorang warga, Ujang, mengatakan kebakaran terjadi tidak lama setelah waktu salat Isya. Menurutnya, kobaran api dengan cepat meluas karena diduga banyaknya BBM yang berada di lokasi.

"Kebakaran habis Isya. Api cepat membesar karena minyak pun banyak," ujarnya.

Ujang juga mengaku mendengar beberapa kali suara ledakan saat kebakaran berlangsung. Berdasarkan informasi yang diterimanya, api diduga bermula dari area mobil truk sebelum menyambar BBM yang tersimpan di lokasi. Namun, informasi tersebut masih sebatas dugaan dan belum dipastikan oleh pihak berwenang.

Sementara itu, warga lainnya, Iting, mengaku sempat terkejut saat mendengar tiga kali ledakan yang bahkan terasa hingga ke rumahnya.

"Kami lagi kumpul, tiba-tiba kaget dengar ledakan tiga kali. Rumah kami sampai terasa bergetar," katanya.

Menurut Iting, saat tiba di lokasi, kobaran api sudah sangat besar sehingga warga tidak berani mendekat untuk memberikan pertolongan.

Petugas pemadam kebakaran bersama warga kemudian berupaya memadamkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kebakaran maupun ada tidaknya korban jiwa masih belum diketahui. Dugaan penyebab kebakaran yang beredar di kalangan warga masih menunggu hasil penyelidikan dari pihak kepolisian. (Adi LC)