Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
ketua tp pkk pontianak
Yanieta Bagikan Masker Gratis di Pontianak, Warga Diingatkan Waspadai Asap
Yanieta Bagikan Masker Gratis di Pontianak, Warga Diingatkan Waspadai Asap
Wednesday, 19/08/2026

KALBARONLINE.com – Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie bersama kader PKK dan Karang Taruna membagikan masker kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor di Bundaran Digulis Untan, Rabu (19/8/2026) sore.

Pembagian masker dilakukan sebagai upaya membantu warga menjaga kesehatan di tengah kondisi asap yang masih menyelimuti Kota Pontianak.

Yanieta mengatakan, kondisi udara Pontianak saat ini perlu menjadi perhatian bersama. Meski berdasarkan pemantauan situs ISPUnet Kementerian Lingkungan Hidup kualitas udara Pontianak berada pada kategori sedang, masyarakat tetap diminta waspada karena paparan asap masih terasa, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.

ISPUnet menyajikan data ISPU secara real time dari stasiun AQMS terdekat dan menampilkan parameter seperti PM10, PM2.5, SO2, NO2, CO, HC, dan O3.

“Karena kondisi asap di Kota Pontianak sedang tidak baik-baik saja, kami membagikan masker agar masyarakat, khususnya pengendara kendaraan bermotor, bisa menggunakan masker dan terhindar dari ISPA,” ujarnya.

Menurut Yanieta, pembagian masker ini menjadi bentuk kepedulian sederhana tetapi penting. Ia berharap masyarakat semakin sadar untuk melindungi diri, terlebih cuaca masih tidak menentu dan asap masih cukup terasa di beberapa waktu.

“Kami berharap masyarakat semakin sehat. Dengan kondisi sekarang ini, hujan tidak menentu dan asap masih tebal, mudah-mudahan pembagian masker ini bisa membantu masyarakat menjaga kesehatan,” katanya.

Ia mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas luar ruangan apabila tidak mendesak. Jika harus keluar rumah, masyarakat diminta menggunakan masker, terutama pengendara sepeda motor, anak-anak, lansia, ibu hamil dan warga yang memiliki gangguan pernapasan.

“Jangan keluar rumah atau berkegiatan di luar tanpa menggunakan masker. Mudah-mudahan dengan antisipasi seperti ini kita terhindar dari ISPA,” pesannya.

Yanieta menyebut, saat ini banyak warga mulai mengeluhkan batuk dan gangguan pernapasan akibat kondisi udara yang kurang baik. Karena itu, pencegahan perlu dilakukan sejak dini, mulai dari memakai masker, memperbanyak minum air putih, menjaga daya tahan tubuh hingga segera memeriksakan diri apabila mengalami gejala ISPA.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak yang telah mendukung penyediaan masker untuk dibagikan kepada masyarakat. Menurutnya, kolaborasi seperti ini penting agar kepedulian terhadap kesehatan warga dapat menjangkau lebih banyak orang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang sudah memberikan masker untuk dibagikan kepada masyarakat Kota Pontianak,” ujarnya.

Yanieta turut mengapresiasi kader-kader PKK, Karang Taruna dan relawan yang ikut turun langsung membagikan masker. Ia berharap aksi tersebut dapat menjadi contoh kepedulian bersama di tengah kondisi lingkungan yang sedang tidak sepenuhnya sehat.

“Terima kasih kepada kader-kader Kota Pontianak yang hebat, Karang Taruna, dan semua pihak yang sudah membantu. Semoga masyarakat tetap menjaga kesehatan dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” pungkasnya. (*)

60 Relawan Duta Sanitasi Dikukuhkan, Siap Edukasi Warga soal SPALD-T Pontianak
60 Relawan Duta Sanitasi Dikukuhkan, Siap Edukasi Warga soal SPALD-T Pontianak
Wednesday, 19/08/2026

KALBARONLINE.com – Sebanyak 60 orang relawan duta sanitasi dikukuhkan untuk membantu mengedukasi masyarakat terkait Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) Kota Pontianak. Sebagian besar relawan merupakan kader PKK, kader posyandu, dan masyarakat yang aktif bergerak di tingkat akar rumput.

Duta Sanitasi Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menyebut relawan duta sanitasi memiliki peran penting dalam membantu memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pembangunan SPALD-T. Mereka diharapkan mampu membantu masyarakat memahami manfaat sanitasi yang baik, termasuk cara memanfaatkan dan memelihara fasilitas sanitasi tersebut.

“Kader-kader PKK, kader posyandu, dan masyarakat menjadi relawan duta sanitasi karena kami mempunyai amanah baru untuk mengedukasi masyarakat,” ujarnya usai Kick-off Pembangunan SPALD-T Kota Pontianak di Hotel Ibis, Rabu (19/8/2026).

Ketua TP PKK Kota Pontianak ini menyebut pembangunan SPALD-T tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur pipa dan instalasi pengolahan air limbah, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku dan pola pikir masyarakat.

Karena itu, edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan agar masyarakat siap menerima, menggunakan, dan menjaga sistem sanitasi yang dibangun.

“Kita ingin mengubah perilaku dan pola pikir masyarakat, sehingga masyarakat tahu bagaimana sanitasi yang baik, serta bisa memanfaatkan dan memelihara sanitasi tersebut,” katanya.

Yanieta menjelaskan, PKK memiliki jaringan yang luas hingga tingkat paling bawah. Dengan kekuatan jaringan tersebut, kader PKK dinilai strategis untuk membantu menyampaikan pesan-pesan sanitasi kepada keluarga dan warga di lingkungan masing-masing.

“PKK ini memiliki jaringan sampai akar rumput. Karena itu, kader-kader yang dilantik menjadi relawan duta sanitasi diharapkan bisa menjadi teman dan sahabat bagi duta sanitasi dalam mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap kehadiran relawan duta sanitasi dapat memperkuat komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan mendukung pembangunan SPALD-T, tidak salah memahami proses pekerjaan di lapangan, serta ikut menjaga kebersihan lingkungan.

Yanieta menambahkan, sanitasi yang baik akan berdampak pada kesehatan keluarga, kualitas lingkungan permukiman, dan kenyamanan hidup masyarakat.

Karena itu, peran relawan tidak hanya sebatas menyampaikan informasi, tetapi juga mengajak warga membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat.

“Harapannya relawan duta sanitasi ini bisa menjadi bagian dari gerakan bersama untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan kualitas hidup masyarakat yang lebih baik,” pungkasnya. (*)