Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
laka lantas
Anggota DPRD Ketapang Fraksi PKS Lukman Tutup Usia Usai Kecelakaan di Jembatan Pawan V
Anggota DPRD Ketapang Fraksi PKS Lukman Tutup Usia Usai Kecelakaan di Jembatan Pawan V
Wednesday, 28/01/2026

KALBARONLINE.com - Kabar duka menyelimuti dunia politik Kabupaten Ketapang. Anggota DPRD Ketapang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Lukman (50 tahun), meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas yang terjadi di sekitar Jembatan Pawan V, Rabu (28/01/2026) malam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban mengendarai sepeda motor. Lukman dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi korban ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang.

Almarhum Lukman merupakan legislator PKS dari daerah pemilihan Ketapang I dan dikenal aktif dalam kegiatan legislatif maupun sosial kemasyarakatan.

Ketua DPRD Kabupaten Ketapang, Achmad Sholeh membenarkan kabar duka tersebut. Ia mengaku menerima informasi kecelakaan sekitar pukul 20.12 WIB melalui sambungan telepon dari rekan sesama anggota DPRD, Nasdiansyah.

“Saat menerima kabar itu, saya sangat terkejut dan tidak percaya,” ujar Achmad Sholeh.

Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Ketapang, ia menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Lukman, yang dikenalnya sebagai sosok bersahaja dan religius dalam menjalankan tugas politik.

“Saya bersama seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Ketapang turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya teman sekaligus sahabat kami, Lukman, S.Pd.I, dari Fraksi PKS,” ucapnya.

Achmad Sholeh juga mengenang almarhum sebagai figur yang menjunjung tinggi nilai-nilai keagamaan dan politik yang santun. Menurutnya, Lukman kerap mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Beliau selalu menekankan bahwa jabatan adalah titipan Allah SWT. Kami kehilangan sosok yang agamis, terbuka, dan baik dalam berdiskusi,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Achmad Sholeh berharap amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. (Adi LC)

Laka Lantas di Jalan Trans Kalimantan Tewaskan Seorang Pengendara Motor
Laka Lantas di Jalan Trans Kalimantan Tewaskan Seorang Pengendara Motor
Monday, 26/01/2026

KALBARONLINE.com - Kecelakaan maut kembali terjadi di Jalan Trans Kalimantan KM 19, Desa Korek, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Minggu (25/01/2026) siang. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas di tempat setelah gagal mengendalikan kendaraannya di tikungan dan menghantam sebuah truk dari arah berlawanan.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB, dengan melibatkan sepeda motor Honda bernomor polisi KB 4879 MK yang dikendarai oleh Sutakim (61 tahun) membonceng Rizki Permata Putri (21 tahun), serta truk KB 8961 HEA yang dikemudikan Haryat Sedia Hartono (62 tahun).

Peristiwa bermula saat truk yang dikemudikan Haryat melaju dari arah Pontianak menuju luar kota. Namun, setibanya di tikungan tajam KM 19 Desa Korek, petaka datang dari arah berlawanan.

"Berdasarkan keterangan saksi di TKP, saat mobil truk melintas di KM 19 tikungan Desa Korek, tiba-tiba muncul sepeda motor yang dikendarai korban dari arah berlawanan. Motor tersebut diduga hilang kendali hingga posisinya melebar ke jalur truk," ujar Kasat Lantas Polres Kubu Raya, IPTU Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, dalam keterangan resminya, Senin (26/1/2026).

Akibat jarak yang sudah terlalu dekat, benturan keras tak terelakkan. Sepeda motor tersebut langsung menghantam bagian depan truk.

Benturan hebat itu menyebabkan pengendara motor, Sutakim, mengalami luka fatal dan dinyatakan meninggal dunia. Sementara itu, penumpangnya, Rizki Permata Putri, berhasil selamat namun harus dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami sejumlah luka-luka.

"Pengendara motor atas nama Sutakim meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan penumpangnya atas nama Rizki Permata Putri saat ini sedang menjalani perawatan medis akibat luka-luka yang diderita," tambah Ade.

Pihak Satlantas Polres Kubu Raya saat ini telah mengamankan barang bukti kendaraan dan melakukan olah TKP di lokasi kejadian. Polisi juga kembali mengingatkan masyarakat untuk ekstra waspada saat melintasi jalur Trans Kalimantan, terutama di titik-titik tikungan tajam yang rawan kecelakaan.

"Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu menjaga konsentrasi dan mengatur kecepatan, terutama saat melintasi tikungan yang memiliki blind spot. Keselamatan adalah yang utama," pungkasnya. (Jau)

Tabrakan Beruntun Bus Damri dan Truk Pupuk di Tayan Hilir, Sopir Truk Tewas
Tabrakan Beruntun Bus Damri dan Truk Pupuk di Tayan Hilir, Sopir Truk Tewas
Wednesday, 21/01/2026


KALBARONLINE.com – Kecelakaan lalu lintas berupa tabrakan beruntun terjadi di Dusun Tenggayong, Desa Cempedak, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.

Insiden ini melibatkan tiga kendaraan, yakni dua unit bus milik DAMRI dan satu unit truk ekspedisi bermuatan pupuk. Lokasi kejadian berada sebelum Simpang Ampar, dari arah Sosok menuju Pontianak.

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian, yakni sopir truk ekspedisi. Sementara sopir salah satu bus Damri mengalami kondisi kritis dan sempat dilarikan ke Puskesmas Tayan Hilir sebelum dirujuk ke Pontianak. Hingga saat ini, korban dilaporkan belum sadarkan diri.

Selain itu, dua penumpang bus Damri mengalami luka berat, masing-masing patah kaki dan cedera di bagian kepala. Sejumlah korban lainnya dievakuasi ke Puskesmas Tayan Hilir untuk mendapatkan penanganan medis, sedangkan penumpang dengan luka ringan dievakuasi oleh pihak Damri menggunakan armada pengganti.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, bus Damri tersebut melayani rute Sintang–Pontianak dan datang dari arah Sosok. Sementara truk ekspedisi diketahui berangkat dari Pontianak dengan tujuan mengantarkan pupuk ke wilayah Bodok.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum mengeluarkan keterangan resmi terkait kronologi maupun penyebab pasti kecelakaan. (Lid)