Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
ldii kalbar
Susanto Kembali Pimpin LDII Kalbar, Terpilih Aklamasi
Susanto Kembali Pimpin LDII Kalbar, Terpilih Aklamasi
Friday, 25/09/2026

KALBARONLINE.com – Susanto kembali dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LDII Kalimantan Barat periode 2026–2031. Ia ditetapkan sebagai ketua secara aklamasi dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII LDII Kalbar di Pendopo Gubernur Kalbar, Kamis (24/9/2026).

Keputusan tersebut didukung 14 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LDII kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.

Usai ditetapkan kembali sebagai Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Menurutnya, mandat tersebut merupakan amanah yang harus dijawab dengan kerja bersama dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kepercayaan ini menjadi tantangan yang mesti dibuktikan dengan kinerja yang lebih baik. Karena amanah dari seluruh warga LDII harus kami pertanggungjawabkan. Karena itu, ke depan kami akan bekerja bersama, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kontribusi LDII untuk masyarakat, bangsa, dan Kalimantan Barat,” ujar Susanto.

Untuk periode 2026–2031, Susanto mengatakan LDII akan diarahkan menjadi organisasi yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan pemerintah, lembaga keagamaan, organisasi kemasyarakatan, dunia pendidikan, dunia usaha, serta berbagai elemen masyarakat.

“Kunci organisasi dapat berkembang jika mampu adaptif dan menghadirkan solusi atas permasalahan umat. Umat ingin peran ormas semakin nyata,” jelasnya.

Susanto mengatakan sejak awal dirinya mengajak para peserta Muswil tidak terjebak pada pembahasan mengenai siapa yang akan dipilih. Menurutnya, hal yang lebih penting adalah apa yang akan dikerjakan selama lima tahun ke depan.

“Muswil VIII LDII bukan sekadar pergantian atau penetapan kepemimpinan, tetapi menjadi momentum memperkuat komitmen seluruh jajaran LDII untuk menghadirkan karya dan pengabdian yang berkelanjutan,” katanya.

Ia menilai ukuran keberhasilan organisasi bukan hanya dilihat dari kekuatan internal, tetapi juga dari manfaat yang dapat diberikan kepada masyarakat.

Susanto juga berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai komponen di Kalimantan Barat dalam menjalankan peran dakwah dan sosial LDII.

“Sekarang eranya kolaborasi, saatnya perkuat sinergi. Permasalahan yang dihadapi pemerintah, masyarakat juga menjadi masalah kami, sehingga kami akan mengambil bagian untuk turut andil memberikan solusi,” tegasnya.

Menurutnya, kontribusi yang diberikan mungkin tidak selalu besar, tetapi tetap memiliki nilai sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.(Lid)

Tak Cukup Imbauan, LDII Dorong Aksi Nyata Jaga Lingkungan di Tengah Karhutla
Tak Cukup Imbauan, LDII Dorong Aksi Nyata Jaga Lingkungan di Tengah Karhutla
Wednesday, 23/09/2026

KALBARONLINE.com – Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) mendorong masyarakat ikut menjaga lingkungan sebagai bagian dari upaya menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat.

Ketua Umum DPP LDII Dody Taufiq Wijaya mengatakan, menjaga lingkungan tidak cukup hanya menjadi imbauan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara Ngopi Bareng Bang Ketua Umum DPP LDII bersama media, Rabu (23/9). Kegiatan tersebut digelar menjelang Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-8 LDII Kalbar Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung Kamis (24/9).

“Kami sebagai civil society dan organisasi kemasyarakatan Islam secara normatif mengimbau, khususnya warga kami, untuk melestarikan dan menjaga lingkungan, menanam pohon, dan lain-lain,” kata Dody.

Ia mengatakan, upaya tersebut sejalan dengan konsep dakwah LDII yang mengedepankan dakwah bilhal atau dakwah melalui tindakan dan keteladanan.

Dody menyebut sejumlah langkah yang dapat dilakukan, seperti memanfaatkan lahan terlantar menjadi lahan produktif, menjaga hutan, melakukan penghijauan kembali, hingga konservasi air.

“Di samping juga menjaga hutan, menghijaukan kembali, konservasi air, dan lain-lain. Itu sangat penting bagi wilayah seperti Kalimantan Barat ini,” ujarnya.

Menurut Dody, edukasi lingkungan juga perlu diberikan kepada generasi muda sejak dini. Salah satunya dengan mengajarkan anak-anak menanam pohon dan tanaman produktif, termasuk tanaman hortikultura yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari.

Selain upaya secara fisik, LDII juga mendorong ikhtiar spiritual dalam menghadapi karhutla melalui pelaksanaan salat istisqa atau salat meminta hujan.

Dody mengatakan, salat istisqa telah dilakukan di sejumlah daerah sebagai bentuk doa agar Allah SWT menurunkan hujan.

“Ini sudah dilakukan di beberapa daerah untuk meminta rahmat dari Allah SWT agar menurunkan hujan,” katanya.

Ia menegaskan, salat istisqa merupakan bagian dari ikhtiar spiritual yang dapat berjalan berdampingan dengan upaya menjaga lingkungan.

“Di samping ikhtiar-ikhtiar fisik, seperti menjaga lingkungan, konservasi air, menanam pohon, dan juga tidak melakukan hal-hal yang merusak hutan, apalagi pembakaran hutan,” pungkasnya. (Lid)

LDII Kalbar dan STAI Mempawah Bahas Sinergi Dakwah Ekologis Berbasis Kampus
LDII Kalbar dan STAI Mempawah Bahas Sinergi Dakwah Ekologis Berbasis Kampus
Monday, 12/01/2026


KALBARONLINE.com — Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat menjajaki sinergi dakwah ekologis berbasis kampus bersama Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mempawah. Silaturahmi tersebut dilakukan Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto, dan diterima langsung Ketua STAI Mempawah, Ismail, Senin (12/01/2026).

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan penuh semangat kolaborasi. Kedua pihak mendiskusikan peluang kerja sama yang menitikberatkan pada penguatan peran keumatan sekaligus kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Kami bersilaturahim dengan pimpinan STAI Mempawah untuk menjajaki kolaborasi dakwah ekologis dan penguatan peran keumatan berbasis kepedulian lingkungan,” ujar Susanto usai pertemuan.

Susanto menjelaskan, dakwah ekologis merupakan bagian dari implementasi nilai keislaman yang menempatkan manusia sebagai khalifah di bumi. Menurutnya, menjaga kelestarian lingkungan bukan sekadar isu sosial, melainkan amanah agama yang harus dijalankan secara kolektif dan berkelanjutan.

“Secara organisatoris, LDII berkomitmen menjaga kelestarian lingkungan. Kampus memiliki posisi strategis dalam menanamkan kesadaran ini, terutama kepada generasi muda. Karena itu, kami melihat pentingnya kolaborasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan tidak dapat dipisahkan dari ajaran Islam. Dakwah ekologis, kata Susanto, menjadi ikhtiar nyata untuk merawat bumi sebagai amanah dari Allah SWT, sekaligus membangun kesadaran ekologis yang edukatif dan berdampak luas.

“Melalui sinergi dengan perguruan tinggi, nilai-nilai ini bisa dikemas secara sistematis dan menyentuh mahasiswa secara langsung,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua STAI Mempawah, Ismail, menyambut positif inisiatif LDII Kalbar tersebut. Ia menilai, gagasan dakwah ekologis sejalan dengan visi kampus dalam mengembangkan pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan zaman, termasuk krisis lingkungan.

“Perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral menanamkan kesadaran ekologis kepada mahasiswa. Tawaran dari LDII Kalbar membuka peluang kegiatan bersama, mulai dari penghijauan kampus, kajian dakwah ekologis, pengabdian masyarakat, hingga riset tematik lingkungan,” ungkap Ismail.

Ia menyebut, langkah awal kolaborasi dapat segera diwujudkan melalui kegiatan penghijauan di lingkungan kampus yang dibarengi edukasi bagi mahasiswa.

“Bibit tanaman sudah disiapkan dari LDII. Insya Allah, hasil pertemuan ini bisa segera ditindaklanjuti dengan kegiatan nyata,” tegasnya.

Melalui silaturahmi ini, LDII Kalbar dan STAI Mempawah berharap sinergi yang terbangun dapat menjadi model dakwah yang tidak hanya menyentuh aspek spiritual, tetapi juga memberi kontribusi konkret dalam menjaga kelestarian alam demi keberlanjutan generasi mendatang. (**)

Sambut Tahun Baru, LDII Kalbar Pilih Perkuat Kegiatan Ibadah dan Sosial Sesuai Arahan Gubernur
Sambut Tahun Baru, LDII Kalbar Pilih Perkuat Kegiatan Ibadah dan Sosial Sesuai Arahan Gubernur
Sunday, 28/12/2025


KALBARONLINE.com – Menyambut malam pergantian tahun, DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kalimantan Barat memastikan tidak akan ikut dalam euforia perayaan hura-hura. Sebaliknya, LDII memilih fokus memperbanyak kegiatan ibadah dan sosial sebagaimana arahan Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

Ketua DPW LDII Kalbar, Susanto, mengatakan pihaknya telah menerbitkan edaran resmi untuk seluruh struktur organisasi hingga tingkat paling bawah agar mengisi malam pergantian tahun dengan kegiatan berbasis masjid dan surau.

“Arahan Gubernur Kalbar sudah jelas, malam pergantian tahun sebaiknya dimaknai dengan kegiatan ibadah dan sosial. Karena itu LDII menindaklanjutinya dengan meminta seluruh struktural mengadakan kegiatan di masjid dan mushola,” ujar Susanto, Minggu (28/12/2025).

Ia menegaskan, edaran LDII bukan sekadar imbauan, tetapi bersifat mengikat hingga tingkat PAC di desa dan kelurahan. Kegiatan yang dilaksanakan meliputi pengajian, zikir, doa bersama, hingga muhasabah akhir tahun.

Khusus generasi muda LDII, kegiatan ini juga diarahkan sebagai ruang pembinaan karakter dan penguatan nilai keagamaan. Orang tua pun diminta memastikan anak-anak mereka mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Susanto, kegiatan religius di malam tahun baru tidak hanya bernilai ibadah, tetapi juga efektif menjaga ketertiban sosial dan mencegah aktivitas negatif yang sering terjadi saat pergantian tahun.

“Jika difokuskan pada kegiatan keagamaan, cipta kondisi akan tercapai. Masyarakat bisa merasakan ketentraman dan keamanan,” katanya.

LDII juga mengingatkan agar seluruh pelaksanaan kegiatan dilakukan sederhana, tertib, dan tetap menjaga kenyamanan lingkungan sekitar.

“Kami berharap edaran ini dijalankan dengan kesadaran dan keikhlasan, sehingga masjid semakin makmur dan masyarakat merasakan manfaatnya,” tambahnya.

Susanto menegaskan, LDII Kalbar berkomitmen terus bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun masyarakat religius, aman, dan harmonis.

“Sebagai organisasi yang konstruktif, LDII Kalbar siap bersinergi dengan pemerintah dan lembaga kemasyarakatan. Muaranya adalah terwujudnya Kalbar yang aman dan harmonis,” tegasnya. (FikA/*)