Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
listrik masuk desa
Listrik 24 Jam Resmi Hadir di Desa Ujung Said, Bupati Kapuas Hulu: Buka Peluang Baru bagi Masyarakat
Listrik 24 Jam Resmi Hadir di Desa Ujung Said, Bupati Kapuas Hulu: Buka Peluang Baru bagi Masyarakat
Friday, 26/06/2026

KALBARONLINE.com – Bupati Kapuas Hulu Fransiskus Diaan menyampaikan apresiasi atas hadirnya layanan listrik 24 jam di Desa Ujung Said, Kecamatan Jongkong. Menurutnya, layanan tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah pedalaman.

Hal itu disampaikan Fransiskus Diaan saat peresmian layanan listrik 24 jam di Desa Ujung Said, Rabu (24/6/2026).

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dan atas nama pribadi, saya mengucapkan selamat kepada seluruh masyarakat Desa Ujung Said, Kecamatan Jongkong, atas hadirnya layanan listrik selama 24 jam," ujarnya.

Fransiskus mengatakan, kehadiran listrik bukan sekadar menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.

Menurutnya, layanan listrik selama 24 jam merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menghadirkan pelayanan yang merata hingga ke wilayah pelosok. Masyarakat di daerah pedalaman dan perbatasan, katanya, memiliki hak yang sama untuk menikmati akses energi yang andal.

Karena itu, ia menyampaikan apresiasi kepada PT PLN (Persero), pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, jajaran Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi mewujudkan layanan listrik di Desa Ujung Said.

"Kerja sama yang baik ini menunjukkan bahwa pembangunan akan berhasil apabila dilakukan melalui sinergi berbagai pihak," ungkapnya.

Fransiskus berharap kehadiran listrik selama 24 jam mampu membuka berbagai peluang baru bagi masyarakat. Mulai dari mendukung kegiatan belajar anak-anak pada malam hari, meningkatkan pelayanan kesehatan, hingga menunjang aktivitas di sekolah, rumah ibadah, dan fasilitas umum lainnya.

Ia juga menilai sektor usaha akan memperoleh manfaat besar dengan tersedianya pasokan listrik yang stabil.

"Bagi para pelaku usaha, listrik yang tersedia sepanjang hari akan membuka kesempatan untuk mengembangkan usaha kecil dan menengah, meningkatkan produktivitas, mengembangkan industri rumah tangga, memperluas usaha pengolahan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan pendapatan masyarakat," jelasnya.

Selain mendukung pertumbuhan ekonomi, akses listrik yang memadai juga diyakini akan mempercepat pemanfaatan teknologi informasi, mendorong transformasi digital di desa, memperluas akses pendidikan, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Fransiskus mengajak seluruh masyarakat menjaga infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Keberhasilan menghadirkan listrik 24 jam hendaknya menjadi awal dari semangat baru dalam membangun Desa Ujung Said. Infrastruktur yang telah tersedia harus dimanfaatkan secara bijaksana, produktif, dan bertanggung jawab," katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat menggunakan listrik secara hemat dan aman serta menjaga seluruh fasilitas kelistrikan sebagai aset bersama.

"Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu akan terus mendukung upaya pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedalaman dan perbatasan. Kami berharap ke depan semakin banyak desa yang memperoleh pelayanan infrastruktur yang lebih baik, baik di bidang energi, jalan, telekomunikasi, pendidikan, kesehatan, maupun air bersih," pungkasnya. (Haq)

Listrik PLN Resmi Masuk Desa Pangkalan Batu, Bupati Ketapang Sebut Awal Kemajuan Wilayah Pedalaman
Listrik PLN Resmi Masuk Desa Pangkalan Batu, Bupati Ketapang Sebut Awal Kemajuan Wilayah Pedalaman
Wednesday, 24/06/2026

KALBARONLINE.com – Masyarakat Desa Pangkalan Batu, Kecamatan Kendawangan, Kabupaten Ketapang, merasakan kebahagiaan ganda saat perayaan Gawai Adat Sapat Taun bertepatan dengan peresmian jaringan listrik melalui program PLN Listrik Desa (Lisdes), Senin (22/6/2026).

Peresmian tersebut menjadi tonggak penting bagi warga yang selama bertahun-tahun menantikan akses listrik. Kini jaringan interkoneksi PLN telah tersambung mulai dari Sungai Gantang, Kedondong, Pangkalan Batu, Sungai Jelayan di Kecamatan Kendawangan hingga Desa Randai, Kecamatan Marau.

Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, mengatakan hadirnya listrik di wilayah pedalaman merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

"Peresmian hari ini adalah bukti komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat. Target besar kita, pada tahun 2029 seluruh desa di Kabupaten Ketapang sudah harus teraliri listrik secara merata tanpa terkecuali," ujar Alexander Wilyo.

Ia menjelaskan, pembangunan jaringan listrik tersebut merupakan hasil koordinasi dan komunikasi intensif dengan pemerintah pusat sejak akhir 2025. Upaya itu dilakukan melalui penyampaian surat kepada Direktur Utama PLN serta audiensi dengan Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM guna mempercepat program elektrifikasi di wilayah pedalaman Ketapang.

Peresmian yang dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Pasir Putih itu turut dihadiri Manajer PLN Kabupaten Ketapang, Forkopimcam Kendawangan, Dewan Adat Dayak, Kepala Desa Pangkalan Batu Mansyur, serta Ketua Panitia Gawai sekaligus Damung Adat, Alberto Anyab.

Menurut Alexander, kehadiran listrik tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pelayanan publik di desa.

"Listrik bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat, mendukung anak-anak belajar pada malam hari, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan administrasi pemerintahan desa," katanya.

Ia juga menilai kemajuan pembangunan dapat berjalan selaras dengan pelestarian budaya lokal. Hal tersebut tercermin dari pelaksanaan Gawai Adat Sapat Taun yang tetap berlangsung meriah bersamaan dengan momentum masuknya listrik ke Desa Pangkalan Batu.

Usai prosesi peresmian, masyarakat disuguhi pertunjukan tari adat dan hiburan musik yang semakin menyemarakkan perayaan.

Bupati turut mengajak seluruh masyarakat menjaga infrastruktur kelistrikan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.

"Saya berharap seluruh masyarakat ikut menjaga jaringan listrik ini. Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong kemajuan desa dan mewujudkan Kabupaten Ketapang yang maju, mandiri, serta berkeadilan," pungkasnya. (Adi LC)