Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
minyakita
Jaga Harga Tetap Stabil, Bulog Ketapang Gelontorkan Beras SPHP dan Minyakita
Jaga Harga Tetap Stabil, Bulog Ketapang Gelontorkan Beras SPHP dan Minyakita
Sunday, 07/06/2026

KALBARONLINE.com – Bulog terus memperkuat upaya stabilisasi pangan di daerah melalui percepatan penyaluran Bantuan Pangan Beras serta distribusi beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dan Minyakita di Kabupaten Ketapang dan Kabupaten Kayong Utara.

Langkah ini dilakukan untuk menjaga keterjangkauan harga pangan sekaligus memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi di tengah dinamika harga di pasaran.

Pimpinan Cabang Bulog Ketapang, Jarau Matu, mengatakan pemerintah telah menyiapkan berbagai instrumen untuk mengantisipasi gejolak harga beras. Salah satunya melalui percepatan distribusi bantuan pangan dan optimalisasi penyaluran beras SPHP ke pasar-pasar rakyat.

“Hingga awal Juni 2026, stok beras yang dikelola Bulog secara nasional mencapai sekitar 5,3 juta ton. Sementara untuk Bulog Cabang Ketapang, stok beras yang tersedia saat ini berada di angka 1.000 ton. Jumlah ini sangat memadai untuk memenuhi kebutuhan program bantuan pangan, SPHP, serta berbagai intervensi pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga beras,” ujar Jarau, Minggu (7/6/2026).

Ia menjelaskan, hingga 6 Juni 2026 realisasi penyaluran bantuan pangan beras untuk wilayah Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara telah mencapai 658.420 kilogram.

Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan tersebut dapat tersalurkan kepada masyarakat penerima manfaat hingga akhir Juni 2026.

Menurut Jarau, percepatan penyaluran bantuan pangan diyakini mampu memperkuat daya beli masyarakat sekaligus membantu menekan potensi kenaikan harga beras di tingkat konsumen.

Selain bantuan pangan, Bulog Ketapang juga terus mengoptimalkan distribusi beras SPHP dan Minyakita melalui berbagai saluran resmi, mulai dari pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Beras SPHP merupakan instrumen strategis pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap memperoleh beras dengan harga terjangkau. Karena itu, penyalurannya terus kami percepat dan diperluas agar manfaatnya bisa dirasakan secara merata,” tambahnya.

Pemerintah menilai kombinasi antara penyaluran bantuan pangan, distribusi beras SPHP, dan Minyakita menjadi langkah efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga pangan di pasar.

Dengan dukungan stok yang memadai dan jaringan distribusi yang luas, masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan beras nasional.

Bulog juga memastikan seluruh cadangan beras pemerintah yang saat ini dikelola berada dalam kondisi aman dan siap digunakan sewaktu-waktu untuk mendukung kebijakan stabilisasi pangan nasional.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang karena stok beras nasional dalam kondisi sangat mencukupi. Bulog bersama Badan Pangan Nasional dan seluruh pemangku kepentingan akan terus bekerja memastikan harga beras tetap stabil dan kebutuhan pangan masyarakat terpenuhi,” tutup Jarau. (Adi LC)

Distribusi Minyakita Tembus 1 Juta Liter, Bulog Kalbar Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil
Distribusi Minyakita Tembus 1 Juta Liter, Bulog Kalbar Pastikan Stok Aman dan Harga Stabil
Wednesday, 06/05/2026

KALBARONLINE.com – Perum Bulog Kalimantan Barat memastikan ketersediaan bahan pokok, khususnya beras SPHP dan Minyakita, dalam kondisi aman dan stabil. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Perum Bulog Kalbar, Rasiwan, usai meninjau sejumlah Rumah Pangan Kita (RPK) di Pasar Kemuning, Pontianak, Rabu (6/5/2026).

Dalam upaya menjaga stabilitas pangan di Kalbar, Bulog mencatat distribusi Minyakita di Kalbar telah menembus lebih dari 1 juta liter sepanjang Januari hingga April 2026. Angka ini menjadi indikator bahwa pasokan minyak goreng bersubsidi tersebut terus mengalir ke masyarakat.

“Untuk Minyakita, dari Januari sampai April sudah tersalurkan kurang lebih 1 juta liter. Stok yang tersedia saat ini sekitar 287 ribu liter di Kalbar,” ujar Rasiwan.

Ia menjelaskan, stok Minyakita tersebut telah tersebar di berbagai wilayah di Kalbar. Untuk menjaga ketersediaan tetap aman, Bulog juga menyiapkan tambahan pasokan dalam waktu dekat.

“Dalam minggu depan akan ada penambahan stok sekitar 168 ribu liter,” tambahnya.

Tak hanya soal ketersediaan, Bulog Kalbar juga memastikan harga bahan pokok tetap sesuai dengan ketentuan pemerintah. Hal ini penting agar masyarakat tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa tekanan harga yang tinggi, terutama di tengah dinamika pasar.

“Beras SPHP dan Minyakita tersedia cukup, harga tetap sesuai ketentuan. Ini menjadi kepastian agar masyarakat Kalbar bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” jelasnya.

Rasiwan menegaskan, kelancaran distribusi Minyakita dan beras SPHP akan terus dijaga, baik di pasar tradisional maupun dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SP2KP).

Dengan langkah ini, Bulog berharap stabilitas pasokan dan harga pangan di Kalimantan Barat tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan kebutuhan pokok.

“Semoga stok tetap terjaga dan pasokan lancar, baik di pasar tradisional maupun pasar SP2KP,” pungkasnya. (Lid)