Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
nataru 2025
Malam Tahun Baru 2026, Satlantas Polres Ketapang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Keliling Kota
Malam Tahun Baru 2026, Satlantas Polres Ketapang Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Keliling Kota
Monday, 29/12/2025


KALBARONLINE.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Ketapang akan memberlakukan rekayasa pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama saat malam puncak perayaan Tahun Baru 2026. Pengalihan arus ini berlaku mulai 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Kapolres Ketapang AKBP Muhammad Harris melalui KBO Satlantas IPTU Risandy Indra menyebut, kebijakan ini dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan sekaligus menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Rekayasa lalu lintas ini diberlakukan khusus pada malam pergantian tahun dengan tujuan mengurangi kemacetan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat,” ujarnya, Selasa (29/12/2025).

Ia menjelaskan, pengalihan arus akan diterapkan dengan sistem satu jalur mengitari Kota Ketapang. Namun kendaraan prioritas seperti ambulans dan mobil pemadam kebakaran tetap mendapat akses khusus.

“Untuk kendaraan yang masuk dari Jalan Pawan I menuju Jalan R Suprapto akan diberlakukan satu jalur ke Jalan Sisingamangaraja lalu ke Jalan Gajah Mada. Sementara kendaraan dari Jembatan Pawan II diarahkan ke Jalan Lingkar Kota atau Jalan KH Mansyur,” jelasnya.

Satlantas juga mengimbau masyarakat agar tetap tertib saat berkendara, menggunakan helm, kelengkapan kendaraan, serta mengikuti arahan petugas.

Terkait potensi balap liar dan penggunaan knalpot brong, pihaknya memastikan akan melakukan penindakan tegas, terutama pada malam pergantian tahun.

“Jika ditemukan balap liar atau penggunaan knalpot brong, akan kami tindak tegas. Jika masyarakat menemukan gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan 110 atau Polsek terdekat,” tegasnya.

Skema Rekayasa Lalu Lintas Malam Tahun Baru 2026 di Ketapang

1. Jalur Jembatan Pawan I
Jalan Pawan I – Jalan R Suprapto – Jalan Sisingamangaraja – Jalan Gajah Mada – Jalan Transito Jend. Sutoyo – Jalan Gatot Subroto – belok kiri ke Jalan Poros Sukadana–Ketapang.
Kendaraan dari Jalan Gatot Subroto dapat berbelok ke Jalan Panjaitan atau memanfaatkan U-Turn sesuai arahan petugas.

2. Jalur Jembatan Pawan II
Jalan B. Katamso – Jalan KH Mansyur – Jalan MT Haryono – Jalan Ahmad Yani – Jalan S. Parman – Jalan Jend. Sudirman – Jalan Dr. Suharso.
Alternatif lain melalui Jalan Lingkar Kota – Jalan Karya Tani – Jalan P. Bandala dan dapat menuju Jembatan Pawan I mengikuti arahan petugas.

3. Arah Pendopo Bupati Ketapang
Sesuai arahan petugas pada beberapa jalur:
A. Dari Jalan Panjaitan – Jalan Agus Salim – Bundaran Pendopo – Jalan R Suprapto / MT Haryono.
B. Dari Jalan KS Tubun – Jalan Agus Salim – Jalan Merak – Jalan Kolonel Sugiono – Jalan R Suprapto.
C. Dari Jalan RM Sudiono – Jalan MT Thohir – Jalan Diponegoro – Jalan MT Haryono.
D. Dari Jalan RM Sudiono – Jalan MT Thohir – Jalan Diponegoro – Jalan Ahmad Yani. (Adi LC)

Natal dan Tahun Baru, Polres Ketapang Ajak Warga Jaga Keamanan Tanpa Petasan
Natal dan Tahun Baru, Polres Ketapang Ajak Warga Jaga Keamanan Tanpa Petasan
Thursday, 25/12/2025


KALBARONLINE.com – Polres Ketapang mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun menggelar pesta kembang api saat perayaan Natal 2025 dan malam pergantian Tahun Baru 2026.

Imbauan tersebut disampaikan langsung Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, saat meninjau pelaksanaan ibadah Natal bersama forkopimda di Gereja Katedral Santa Gemma Galgani Ketapang, Rabu (24/12/2025) malam.

Kapolres menegaskan, penggunaan petasan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus dapat mengganggu kekhusyukan ibadah umat beragama.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga Ketapang agar tidak bermain petasan saat perayaan Natal maupun malam Tahun Baru. Selain berbahaya, petasan juga bisa mengganggu ketertiban umum dan kekhidmatan ibadah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Polres Ketapang akan melakukan langkah antisipatif melalui patroli rutin, penyampaian imbauan, serta pemeriksaan terhadap titik-titik penjualan petasan.

“Kami akan melakukan patroli ke warung-warung yang menjual petasan serta memetakan lokasi-lokasi yang kerap digunakan untuk aktivitas tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Natal dan Tahun Baru dengan kegiatan yang lebih positif, seperti meningkatkan ibadah dan berkumpul bersama keluarga.

“Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan sukacita, namun tetap mengedepankan keamanan, ketertiban, dan saling menghormati antarumat beragama,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan bahwa tidak ada izin untuk pesta kembang api pada malam puncak Tahun Baru 2026. Kebijakan tersebut sebagai bentuk empati nasional menyusul bencana banjir dan longsor di sejumlah wilayah Sumatera.

“Dari Mabes Polri, kami tidak memberikan izin untuk perayaan kembang api yang biasa dilaksanakan pada malam pergantian tahun,” tegasnya. (Adi LC)

Gubernur Kalbar Imbau Warga Tak Bunyikan Petasan Saat Malam Tahun Baru, Ajak Fokus ke Ibadah
Gubernur Kalbar Imbau Warga Tak Bunyikan Petasan Saat Malam Tahun Baru, Ajak Fokus ke Ibadah
Thursday, 25/12/2025


KALBARONLINE.com – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan saat malam pergantian tahun dan mendorong agar momentum Tahun Baru dimaknai dengan kegiatan ibadah dan kepedulian sosial.

Imbauan itu disampaikan Norsan usai meninjau situasi keamanan dan ketertiban perayaan Natal bersama Forkopimda Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak, Rabu (24/12/25) malam.

“Kalau bisa, malam Tahun Baru tidak membunyikan petasan. Lebih banyak beribadah,” ujar Ria Norsan.

Ia juga menyarankan agar uang yang biasanya digunakan untuk membeli petasan bisa dialihkan untuk membantu masyarakat yang tengah tertimpa bencana, khususnya di wilayah Sumatera.

“Uang untuk beli petasan itu lebih baik ditransfer atau disumbangkan untuk membantu saudara-saudara kita di Sumatera,” katanya.

Terkait kebijakan resmi, Gubernur memastikan Pemprov Kalbar akan menerbitkan surat edaran sebagai bentuk imbauan kepada masyarakat. Selain itu, ia juga akan menyampaikan pesan resmi melalui video.

“Surat edaran akan kita keluarkan, dan juga nanti akan saya sampaikan melalui video imbauan,” pungkasnya.

Tak hanya itu, Ria Norsan juga mengingatkan masyarakat Kalimantan Barat, khususnya umat Nasrani yang merayakan Natal dan Tahun Baru, agar merayakannya dengan sederhana serta tetap memiliki empati terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

“Kita mengajak seluruh masyarakat Nasrani yang merayakan Natal dan Tahun Baru agar merayakan dengan sederhana, mengingat ada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah di Aceh dan Sumatera,” ujarnya. (Lid)

Pastikan Malam Natal Berjalan Aman, Forkopimda Kalbar Tinjau Pospam dan Sejumlah Gereja di Pontianak
Pastikan Malam Natal Berjalan Aman, Forkopimda Kalbar Tinjau Pospam dan Sejumlah Gereja di Pontianak
Thursday, 25/12/2025


KALBARONLINE.com – Kapolda Kalimantan Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto bersama Gubernur Kalbar, Ria Norsan, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan jajaran Forkopimda Provinsi Kalbar meninjau pos pengamanan serta memantau langsung situasi keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam Natal 2025, Rabu (24/12/2025).

Peninjauan dipusatkan di Pos Pengamanan Patimura yang berada di halaman Swalayan Kaisar, kemudian dilanjutkan ke sejumlah pos pantau lainnya di Kota Pontianak. Secara keseluruhan terdapat delapan posko pantau yang menjadi fokus monitoring pada malam Natal.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, kegiatan ini dilakukan untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan aman, damai, dan kondusif, khususnya bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah di gereja. Selain meninjau pos pengamanan, rombongan juga menyambangi beberapa gereja untuk memastikan situasi benar-benar terkendali.

“Dari hasil pantauan sementara, memang terjadi kepadatan lalu lintas di beberapa titik karena masyarakat banyak beraktivitas di luar rumah pada malam libur. Namun sejauh ini kondisi masih aman dan terkendali,” ujar Edi di Pos Pengamanan Swalayan Kaisar.

Dalam kesempatan tersebut, Edi kembali mengimbau masyarakat dan pihak hotel untuk tidak menggelar pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap musibah bencana di sejumlah daerah di Indonesia, sekaligus menjaga ketertiban dan keselamatan masyarakat.

“Kami mengajak masyarakat menjadikan tahun 2025 sebagai bahan refleksi untuk menyongsong 2026 agar ke depan kondisi semakin baik, baik dari sisi ekonomi, investasi, maupun terhindar dari bencana,” tuturnya.

Pemkot Pontianak, lanjutnya, terus berkoordinasi dengan Polresta Pontianak dan Satpol PP untuk memastikan pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru berjalan optimal. Melalui berbagai saluran informasi, masyarakat juga sudah diimbau untuk tidak menyalakan kembang api.

Selain memantau kamtibmas, Edi juga memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru. Ia menyebutkan stok pangan di Pontianak masih aman, meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai dan ayam.

“Secara umum harga masih relatif stabil. Angka inflasi Kota Pontianak berada di kisaran 1,5 persen sehingga masih terkendali,” jelasnya.

Edi juga menilai kondisi cuaca cukup mendukung rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Meski terjadi pasang air, kondisi tersebut tidak disertai hujan lebat atau angin kencang,” tutupnya. (Red)

Kerahkan 2.024 Personel, Kapolda Kalbar Pastikan Pengamanan Nataru Berjalan Aman
Kerahkan 2.024 Personel, Kapolda Kalbar Pastikan Pengamanan Nataru Berjalan Aman
Thursday, 25/12/2025


KALBARONLINE.com – Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memastikan kesiapan penuh dalam pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 di seluruh wilayah Kalbar. Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan, seluruh skema pengamanan telah disusun secara matang bersama seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Untuk Natal hingga Tahun Baru nanti, kita sudah persiapkan. Semua sudah direncanakan dengan baik bersama stakeholder, baik TNI, Polri, pemerintah provinsi maupun instansi lainnya,” kata Irjen Pol Pipit Rismanto, Selasa malam.

Kapolda menjelaskan, pengamanan Nataru dilakukan secara terpadu dengan melibatkan ribuan personel gabungan. Dari jajaran kepolisian, sebanyak 2.024 personel dikerahkan untuk mengamankan seluruh wilayah Kalbar.

“Total keseluruhan lebih dari 3.000 personel, karena sekitar 1.500-an berasal dari TNI dan stakeholder lainnya, termasuk Jasa Raharja, Pertamina, serta pemerintah daerah,” jelasnya.

Selain pengamanan wilayah, aparat juga memprioritaskan pengamanan tempat ibadah. Lebih dari 700 gereja di Kalimantan Barat masuk kategori prioritas pengamanan selama perayaan Natal guna memastikan umat bisa beribadah dengan aman dan nyaman.

“Gereja yang diamankan lebih dari 700 gereja di seluruh Kalimantan Barat,” ujar Pipit.

Tak hanya itu, Polda Kalbar juga menyiapkan sejumlah posko pengamanan dan posko pelayanan di titik-titik strategis, terutama di sekitar tempat ibadah, pusat keramaian, pusat perbelanjaan, serta jalur lalu lintas utama masyarakat.

“Posko-posko ada, baik posko pelayanan maupun posko pengamanan. Semua berdekatan dengan tempat keramaian, untuk memantau situasi, membantu kelancaran arus lalu lintas, serta mengamankan pusat perbelanjaan dan lokasi lainnya,” katanya.

Berdasarkan pemantauan awal, pelaksanaan ibadah Natal di sejumlah gereja berjalan aman dan lancar. Pipit berharap situasi kondusif ini terus terjaga hingga seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru selesai.

“Tadi malam saya sempat menanyakan ke beberapa pengurus gereja, mereka menyampaikan semuanya aman dan lancar. Mudah-mudahan ini sampai selesai,” ucapnya.

Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kehadiran aparat ini hanya membantu. Tapi semua pihak harus bertanggung jawab bersama-sama menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Kalimantan Barat,” tutup Irjen Pol Pipit Rismanto. (Lid)

Edi Imbau Warga Rayakan Natal dan Tahun Baru Secara Sederhana sebagai Bentuk Empati Daerah Terdampak Bencana
Edi Imbau Warga Rayakan Natal dan Tahun Baru Secara Sederhana sebagai Bentuk Empati Daerah Terdampak Bencana
Wednesday, 24/12/2025


KALBARONLINE.com – Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengajak masyarakat untuk memaknai perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara khidmat, sederhana, dan penuh kepedulian sosial. Ia juga mengimbau agar perayaan Nataru tidak disertai pesta kembang api sebagai bentuk empati terhadap warga di sejumlah daerah yang tengah dilanda bencana.

Imbauan tersebut disampaikan Edi menyikapi rencana perayaan malam Natal dan Tahun Baru di berbagai lokasi, baik hotel maupun ruang terbuka. Pemerintah Kota Pontianak, tegasnya, tidak memberikan izin untuk kegiatan yang melibatkan pesta kembang api maupun keramaian berlebihan.

“Perayaan Natal dan Tahun Baru sebaiknya dilakukan dengan cara yang lebih sederhana dan bermakna. Kami mengimbau masyarakat merayakannya di rumah ibadah atau di rumah masing-masing dengan doa bersama,” ujarnya usai rapat paripurna DPRD Kota Pontianak, Rabu (24/12/2025).

Menurut Edi, kebijakan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah sekaligus ajakan untuk menjaga suasana yang lebih tenang, reflektif, dan sarat nilai kemanusiaan.

Selain itu, aspek keselamatan juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia menjelaskan, kondisi cuaca yang belum stabil berpotensi menimbulkan risiko apabila aktivitas keramaian digelar secara besar-besaran di ruang terbuka.

“Informasi dari BMKG menyampaikan bahwa potensi cuaca ekstrem masih bisa terjadi hingga Januari, termasuk kemungkinan air pasang tertinggi. Ini tentu perlu kita antisipasi bersama,” jelasnya.

Edi berharap masyarakat memahami imbauan tersebut dan bersama-sama mewujudkan suasana Natal dan Tahun Baru yang aman, tertib, dan tetap bermakna.

“Semoga momen ini bisa menjadi ajang memperkuat solidaritas dan kepedulian kita,” pungkasnya. (Red)

Dishub Pontianak Batasi Operasional Angkutan Barang Jelang Nataru, Ini Aturannya
Dishub Pontianak Batasi Operasional Angkutan Barang Jelang Nataru, Ini Aturannya
Wednesday, 24/12/2025


KALBARONLINE.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pontianak resmi membatasi operasional kendaraan angkutan barang. Kebijakan ini ditetapkan melalui Surat Edaran Nomor 67 Tahun 2025 sebagai langkah untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Pontianak saat periode libur panjang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Pontianak, Yuli Trisna Ibrahim menjelaskan, pembatasan ini difokuskan pada kendaraan angkutan barang berukuran besar yang dinilai berpotensi memicu kepadatan dan memperberat arus lalu lintas saat masyarakat merayakan Natal dan Tahun Baru.

“Pembatasan ini bertujuan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan merayakan Natal dan Tahun Baru, sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap lancar,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Dalam surat edaran tersebut, Dishub menetapkan bahwa kendaraan angkutan barang seperti truk roda empat ke atas, mobil box roda empat ke atas, truk fuso, bus angkutan umum, concrete mixer (mobil molen), tronton, dan trailer dilarang beroperasi di wilayah Kota Pontianak pada:

Pembatasan operasional kendaraan angkutan barang diberlakukan pada Rabu, 24 Desember 2025 mulai pukul 18.00 WIB hingga Kamis, 25 Desember 2025 pukul 12.00 WIB, serta kembali diberlakukan pada Selasa, 31 Desember 2025 mulai pukul 12.00 WIB hingga Rabu, 1 Januari 2026 pukul 08.00 WIB.

Namun, pembatasan ini tidak berlaku untuk kendaraan yang mengangkut kebutuhan vital masyarakat seperti bahan bakar minyak dan gas, sembako, angkutan sampah, serta kendaraan yang berkaitan dengan penanganan bencana alam.

Trisna juga mengimbau pemilik dan pengelola angkutan barang agar mematuhi aturan yang sudah ditetapkan, termasuk menyimpan kendaraan di pool masing-masing dan tidak memarkir kendaraan di badan jalan selama masa pembatasan.

“Kami berharap seluruh pihak dapat bekerja sama dan mematuhi aturan ini demi kepentingan bersama,” tegasnya.

Dishub Kota Pontianak akan melakukan pengawasan selama masa pembatasan berlangsung. Jika ditemukan pelanggaran, petugas akan menindak sesuai ketentuan yang berlaku. (Red)

Antisipasi Lonjakan Penumpang, Damri Pontianak Siapkan 68 Armada Siaga Nataru
Antisipasi Lonjakan Penumpang, Damri Pontianak Siapkan 68 Armada Siaga Nataru
Wednesday, 24/12/2025


KALBARONLINE.com – Perum Damri Cabang Pontianak memastikan kesiapan penuh menghadapi layanan angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026. Sebanyak 68 unit armada berupa bus dan truk boks disiagakan untuk melayani 20 rute yang tersebar dalam lima segmen layanan, mulai dari angkutan antarnegara, AKDP, AKAP, logistik, pariwisata, hingga pemadu moda dan perintis ke wilayah pedalaman.

General Manager Perum Damri Cabang Pontianak, Ahmad Bukhari, menegaskan bahwa Damri siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama libur akhir tahun.

“Damri siap melayani angkutan Nataru 2025–2026 dengan aman, nyaman, dan penuh kebahagiaan bagi pelanggan,” ujarnya, Senin (23/12/2025).

Menurutnya, keselamatan, kenyamanan dan pelayanan prima menjadi prioritas utama selama momentum liburan panjang ini.

“Keselamatan dan pelayanan adalah yang paling utama agar seluruh layanan berjalan optimal di jalur yang kami layani,” tegasnya.

Damri mencatat adanya lonjakan penumpang dibanding periode Nataru sebelumnya, terutama pada rute Pontianak–Sintang, Pontianak–Nanga Pinoh, Pontianak–Putussibau, dan Pontianak–Sambas. Untuk mengantisipasi peningkatan tersebut, Damri menyiapkan armada tambahan agar seluruh pelanggan tetap terlayani.

Lonjakan juga terjadi pada rute antarnegara seperti Singkawang–Kuching dan Pontianak–Kuching. Namun peningkatannya tidak sebesar tahun lalu karena kini tersedia alternatif transportasi udara.

Untuk memastikan keamanan perjalanan, seluruh armada telah menjalani ramp check internal meliputi mesin, rem, AC, kelistrikan hingga kesiapan teknis lainnya. Damri juga mengantisipasi potensi keterlambatan akibat cuaca ekstrem dan banjir dengan melakukan penyesuaian jadwal keberangkatan.

“Biasanya jadwal kami mundurkan 30 menit hingga satu jam agar pelanggan tidak terlalu lama menunggu,” jelas Ahmad.

Selain itu, Damri juga menghadirkan promo spesial Nataru berupa potongan harga tiket dan promo pembayaran QRIS melalui kanal resmi DAMRI. Koordinasi bersama Forkopimda, BMKG, dan Dinas Perhubungan terus dilakukan untuk memantau perkembangan cuaca serta memastikan operasional berjalan aman.

“Harapan kami, Nataru tahun ini berjalan aman, lancar, dan tanpa hambatan,” pungkasnya. (Lid)

Kapolres Kapuas Hulu Ajak Warga Rayakan Nataru dengan Bijak, Peduli Korban Bencana di Sumatera dan Jaga Kamtibmas
Kapolres Kapuas Hulu Ajak Warga Rayakan Nataru dengan Bijak, Peduli Korban Bencana di Sumatera dan Jaga Kamtibmas
Tuesday, 23/12/2025


KALBARONLINE.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Kapolres Kapuas Hulu AKBP Roberto Aprianto Uda mengimbau masyarakat untuk merayakan Nataru secara bijak, aman, dan penuh kepedulian terhadap sesama.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras, menjauhi narkoba, serta tidak terlibat dalam segala bentuk perjudian. Selain itu, Kapolres juga meminta masyarakat tertib berlalu lintas, tidak konvoi, tidak ugal-ugalan di jalan, serta tidak menggunakan knalpot brong karena mengganggu ketertiban umum.

“Saya juga menghimbau untuk tidak menggunakan petasan atau kembang api saat pelaksanaan ibadah, karena kita masih berduka dengan saudara-saudara kita di Sumatera yang terkena musibah bencana, baik di Aceh, Sumatera Utara maupun Sumatera Barat,” ujar AKBP Roberto, Selasa (24/12/2025).

Ia juga mengingatkan masyarakat yang bepergian agar memastikan rumah dalam kondisi aman, mulai dari pengecekan listrik hingga kompor.

“Harapan saya, mari kita bersama menjaga ketertiban, saling menghargai, dan memperkuat toleransi antarumat beragama. Jika Kamtibmas kondusif, perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bisa berlangsung aman, damai, dan sejuk,” tutupnya. (Haq)

Libur Nataru, Tingkat Keterisian Penumpang Rute Pontianak–Kuching di Bandara Supadio Meningkat Tajam
Libur Nataru, Tingkat Keterisian Penumpang Rute Pontianak–Kuching di Bandara Supadio Meningkat Tajam
Tuesday, 23/12/2025


KALBARONLINE.com – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), aktivitas penerbangan internasional di Bandara Internasional Supadio Pontianak terus meningkat. Peningkatan paling terasa terjadi pada rute Pontianak–Kuching yang kini menjadi rute favorit penumpang.

Kepala Inspector Safety Risk and Quality Control Bandara Supadio Pontianak, Idham Rahadian menyampaikan, saat ini terdapat tiga penerbangan internasional setiap hari. Dua penerbangan melayani rute Pontianak–Kuching dan satu penerbangan melayani rute Pontianak–Kuala Lumpur.

“Trafik tertinggi penerbangan internasional tetap didominasi rute Kuching–Pontianak,” kata Idham, Senin (22/12/2025).

Ia menjelaskan, jumlah penumpang di Bandara Supadio juga mengalami peningkatan signifikan selama momentum libur Nataru. Puncaknya terjadi pada 20 Desember 2025 dengan total 8.921 penumpang yang melintas.


Trafik penerbangan internasional Bandara Supadio meningkat jelang Nataru, rute Pontianak–Kuching catat load factor di atas 90 persen (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)

Trafik penerbangan internasional Bandara Supadio meningkat jelang Nataru, rute Pontianak–Kuching catat load factor di atas 90 persen (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)​


Pada hari puncak itu, Bandara Supadio juga membuka penerbangan tambahan (extra flight) untuk sejumlah rute domestik, seperti Jakarta dan Yogyakarta.

Meski tidak ada penambahan jadwal untuk rute internasional, Idham menegaskan tingkat keterisian kursi (load factor) justru meningkat tajam.

“Untuk penerbangan internasional memang tidak ada extra flight. Tetapi tingkat keterisiannya meningkat. Biasanya sebelum Nataru hanya sekitar 70 persen, sekarang sudah di atas 90 persen,” jelasnya.

Idham menambahkan, Kuching masih menjadi destinasi internasional paling diminati penumpang dari dan menuju Pontianak.

“Untuk internasional, masih tetap didominasi rute Pontianak–Kuching dan Kuching–Pontianak,” pungkasnya. (Lid)