Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
operasi pasar murah
Pasar Murah Pontianak Serap Hasil Petani Lokal, 11.636 Paket Sembako Disiapkan
Pasar Murah Pontianak Serap Hasil Petani Lokal, 11.636 Paket Sembako Disiapkan
Tuesday, 20/10/2026

KALBARONLINE.com – Pasar murah dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, tetapi juga menjadi sarana penyerapan hasil produksi petani dan pelaku usaha lokal.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, sejumlah komoditas yang dipasarkan berasal dari hasil pertanian dan budidaya masyarakat, mulai dari sayur-mayur hingga ikan lele.

“Banyak petani yang sayur-mayurnya kita borong, kemudian ada UMKM pembudidaya ikan, termasuk lele, serta produk-produk makanan sehat lainnya,” ujarnya saat meninjau pasar murah di Kantor Camat Pontianak Selatan, Selasa (20/10/2026).

Menurut Edi, pola tersebut memberikan manfaat bagi dua pihak sekaligus. Masyarakat mendapatkan akses bahan pangan dengan harga lebih terjangkau, sementara petani dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memperoleh pasar untuk menjual hasil produksinya.

“Jadi bukan hanya membantu masyarakat yang membeli, tetapi juga membantu petani dan pelaku usaha kita supaya produknya terserap,” katanya.

Ia menilai pasar murah dapat menjadi salah satu instrumen untuk mempertemukan kebutuhan konsumen dengan produksi pangan lokal. Karena itu, komoditas yang ditawarkan tidak hanya terbatas pada sembako, tetapi juga mencakup produk pertanian, perikanan, dan pangan sehat.

Pada hari kedua pelaksanaan, antusiasme masyarakat disebut masih tinggi. Antrean panjang terlihat sejak kegiatan dimulai. Pasar murah tersebut dijadwalkan berlangsung di enam kecamatan di Kota Pontianak.

Setelah digelar di Kecamatan Pontianak Tenggara dan Pontianak Selatan, kegiatan berikutnya dijadwalkan berlangsung di Halaman Kantor Camat Pontianak Kota pada Rabu (21/10/2026).

Selanjutnya, pasar murah akan digelar di Kantor Camat Pontianak Barat pada Senin (26/10/2026), Kantor Camat Pontianak Utara pada Selasa (27/10/2026), dan Kantor Camat Pontianak Timur pada Rabu (28/10/2026).

“Kita berharap ini tidak hanya saat Hari Jadi Kota. Kalau memang dibutuhkan, kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan,” katanya.

Selain membantu pemasaran produk lokal, Edi menyebut pasar murah menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Ketika hasil produksi petani dan pembudidaya lokal terserap dengan baik, distribusi pangan diharapkan menjadi lebih efisien dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan produk segar.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga dapat menebus paket sembako senilai Rp120 ribu dengan harga Rp85 ribu. Artinya, warga mendapatkan potongan harga sebesar Rp35 ribu per paket.

Setiap paket berisi lima kilogram beras premium, satu liter minyak goreng, dan satu kilogram gula pasir. Secara keseluruhan, sebanyak 11.636 paket disiapkan untuk masyarakat di enam kecamatan di Kota Pontianak. (*)

Pasar Murah Hari Jadi Pontianak, 1.069 Paket Sembako Dijual Rp85 Ribu
Pasar Murah Hari Jadi Pontianak, 1.069 Paket Sembako Dijual Rp85 Ribu
Monday, 19/10/2026

KALBARONLINE.com – Antusiasme warga terlihat dalam pelaksanaan pasar murah untuk memperingati Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak di Kantor Camat Pontianak Tenggara, Senin (19/10/2026). Sejak dibuka, warga berdatangan untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Salah seorang warga Pontianak Tenggara, Siti (43), mengaku sengaja datang lebih awal agar tidak kehabisan paket sembako. Menurutnya, selisih harga yang ditawarkan cukup membantu menghemat pengeluaran rumah tangga.

“Kalau beras, minyak dan gula dibeli satu-satu sekarang lumayan juga. Di sini satu paket Rp85 ribu, jadi terasa sekali selisihnya. Bisa menghemat untuk kebutuhan lain,” ujarnya.

Warga lainnya, Rina (55), mengatakan pasar murah sangat membantu, terutama ketika harga kebutuhan sehari-hari cenderung berubah. Ia berharap kegiatan serupa lebih sering digelar dan menjangkau kawasan permukiman.

“Yang dicari memang kebutuhan sehari-hari. Tapi tadi ada telur, sayur dan bawang murah juga,” katanya.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, pasar murah tersebut menjadi pembuka rangkaian kegiatan serupa yang akan digelar di enam kecamatan. Untuk Kecamatan Pontianak Tenggara, Pemerintah Kota Pontianak menyediakan 1.069 paket sembako.

“Hari ini kita melaksanakan operasi pasar atau pasar murah dalam rangka Hari Jadi ke-255 Kota Pontianak. Untuk Kecamatan Pontianak Tenggara tersedia 1.069 paket,” ujarnya.

Setiap paket berisi beras premium lima kilogram, minyak goreng satu liter, dan gula pasir satu kilogram. Warga dapat membeli paket tersebut seharga Rp85 ribu, lebih rendah dibandingkan nilai normal yang mencapai sekitar Rp120 ribu.

“Mekanismenya satu orang dengan satu kupon bisa membeli satu paket. Kita ingin pembagiannya lebih merata sehingga semakin banyak warga yang bisa mendapatkan,” kata Edi.

Selain paket utama, pasar murah juga diramaikan puluhan pelaku usaha dan mitra pemerintah. Sejumlah komoditas dijual dengan harga lebih rendah, di antaranya minyak goreng yang turun dari sekitar Rp19 ribu menjadi Rp14 ribu serta telur dengan harga khusus melalui kolaborasi pemerintah dan mitra.

“Momentum Hari Jadi ini kita ingin hadirkan sesuatu yang langsung dirasakan masyarakat. Salah satunya lewat kebutuhan pokok yang lebih terjangkau,” katanya.

Edi menjelaskan, pasar murah akan berlanjut ke lima kecamatan lainnya, yakni Pontianak Selatan, Pontianak Kota, Pontianak Barat, Pontianak Utara, dan Pontianak Timur. Secara keseluruhan, pemerintah menyiapkan 11.636 paket untuk enam kecamatan.

“Secara keseluruhan untuk enam kecamatan kita siapkan 11.636 paket,” ujarnya.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Pontianak, Ibrahim, menambahkan bahwa tingginya minat masyarakat menjadi bahan evaluasi agar pelaksanaan di kecamatan berikutnya berjalan lebih tertib dan stok yang tersedia dapat menjangkau lebih banyak warga.

“Setiap kita mengadakan operasi pasar atau pasar murah, antusiasme masyarakat memang luar biasa. Kita berharap stok yang tersedia bisa mencukupi warga yang datang dan mengantre,” ujarnya.

Menurut Ibrahim, kolaborasi pemerintah dengan perbankan, BUMD, pelaku usaha, dan sektor pangan akan terus diperkuat untuk menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pokok.

Pasar murah dijadwalkan berlangsung bergiliran di seluruh kecamatan. Setelah Pontianak Tenggara, kegiatan dilanjutkan di Pontianak Selatan pada Selasa (20/10/2026), Pontianak Kota pada Rabu (21/10/2026), Pontianak Barat pada Senin (26/10/2026), Pontianak Utara pada Selasa (27/10/2026), dan Pontianak Timur pada Rabu (28/10/2026). (*)

Pasar Murah Pontianak Bantu Warga Dapatkan Pangan dengan Harga Terjangkau
Pasar Murah Pontianak Bantu Warga Dapatkan Pangan dengan Harga Terjangkau
Wednesday, 20/05/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak kembali menggelar operasi pasar atau pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pangan dengan harga lebih terjangkau. Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah kecamatan, Bulog, Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa, Bank Kalbar, hingga sejumlah mitra lainnya.

Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, pasar murah menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama terhadap kebutuhan pokok sehari-hari.

Menurutnya, kehadiran pasar murah di tengah masyarakat diharapkan bisa membantu warga memperoleh bahan pangan dengan harga yang lebih ringan dibanding harga pasar pada umumnya.

“Kegiatan ini semata-mata agar Bapak Ibu bisa mendapatkan akses pangan dengan harga yang lebih murah. Walaupun nilainya tidak terlalu besar, tetapi ini perlu kita syukuri bersama,” ujarnya saat membuka Operasi Pasar di Kecamatan Pontianak Tenggara, Rabu (20/5/2026).

Bahasan menilai, kegiatan pasar murah bukan hanya soal transaksi kebutuhan pokok, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah hadir di tengah masyarakat saat kebutuhan pangan mengalami peningkatan.

Ia pun mengingatkan pentingnya rasa syukur dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kesehatan dan kesempatan untuk berkumpul dalam kegiatan tersebut juga merupakan nikmat yang patut disyukuri.

“Kalau kita bersyukur terhadap nikmat Allah yang diberikan, insyaallah Allah akan menambah rezeki dan nikmat kita. Pertama nikmat sehat, nikmat hidup,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bahasan juga mengapresiasi antusiasme warga yang sudah datang dan mengantre sejak pagi hari. Ia menyebut tingginya partisipasi masyarakat menjadi tanda bahwa operasi pasar murah memang sangat dibutuhkan warga.

Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan kesabaran selama kegiatan berlangsung.

“Niatkan Bapak Ibu hadir ke sini, mengantre, sebagai ibadah kepada Allah SWT. Mudah-mudahan kita semua diberi kekuatan, keistikamahan, dan terhindar dari marabahaya,” ucapnya.

Bahasan berharap program pasar murah di Kota Pontianak dapat terus berlanjut dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan murah, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pangan, perbankan, dan berbagai mitra dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok di Kota Pontianak. (*)