Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
pelantikan pejabat
Bupati Melawi Lantik 105 Pejabat, Dua Kepala OPD Baru Diberi Amanah
Bupati Melawi Lantik 105 Pejabat, Dua Kepala OPD Baru Diberi Amanah
Thursday, 30/07/2026

KALBARONLINE.com – Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa melantik dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama sekaligus merotasi sebanyak 103 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi.

Pelantikan tersebut berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Kamis (30/7/2026), sebagai bagian dari pembinaan aparatur sipil negara (ASN) serta pengembangan karier melalui mekanisme promosi dan mutasi jabatan.

Prosesi pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara, pengambilan sumpah, dan janji jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Melawi.

Adapun pejabat yang dilantik terdiri dari dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 60 pejabat administrator (eselon III), dan 43 pejabat pengawas (eselon IV).

Dua Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang mendapatkan amanah baru yakni Wawan Asmulyanto sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Hendra Permana sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Selain itu, Jimmi Okgarianda juga dilantik sebagai Camat Tanah Pinoh Barat.

Dalam arahannya, Bupati Dadi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah dan kehormatan yang diberikan negara sehingga harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

Menurutnya, rotasi dan promosi jabatan tersebut merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Melawi.

"Saya mengajak seluruh pejabat yang hari ini dilantik untuk bekerja lebih cepat, lebih inovatif, dan berorientasi pada pelayanan yang prima," ujar Bupati.

Bupati menegaskan, pelantikan tersebut bukan sekadar pergantian posisi maupun promosi jabatan, tetapi amanah yang harus dijalankan dengan mengedepankan integritas, profesionalisme, dan loyalitas kepada bangsa, negara, serta masyarakat Melawi.

Ia juga meminta para pejabat baru memperkuat sinergi dan koordinasi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Selain itu, Dadi mengingatkan agar para pejabat tidak larut dalam euforia jabatan maupun mengutamakan kepentingan pribadi.

Kepada ASN yang belum mendapatkan promosi jabatan, Bupati meminta agar tetap semangat karena kesempatan pengembangan karier masih terbuka di masa mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Melawi Malin, Ketua DPRD Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, Ketua TP PKK Melawi Raisya Sabrina, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya. (*)

Edi Kamtono Lantik Pejabat Baru Pemkot Pontianak, Minta Lebih Peduli Persoalan Warga
Edi Kamtono Lantik Pejabat Baru Pemkot Pontianak, Minta Lebih Peduli Persoalan Warga
Thursday, 30/07/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak melakukan rotasi sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pengawas di lingkungan Pemkot Pontianak.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (30/7/2026).

Dalam rotasi tersebut, sejumlah pejabat eselon II mendapatkan amanah baru. Derry Gunawan dilantik sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Utin Sri Lena sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pembangunan, Firayanta sebagai Kepala Dinas PUPR, Rendrayani sebagai Kepala Dinas Perhubungan, Sri Sujiarti sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Yuli Trisna Ibrahim sebagai Kepala Bapperida, Much Yamin sebagai Kepala BPBD, serta RM Nasir sebagai Kepala Badan Kesbangpol.

Selain itu, Syarifah Welly dilantik sebagai Camat Pontianak Timur. Sejumlah lurah juga menempati posisi baru, yakni Yully Wanda Sari sebagai Lurah Sungai Jawi Luar, Muliansjah sebagai Lurah Siantan Hulu, Muliawan sebagai Lurah Saigon, Nur Apriliawati sebagai Lurah Bansir Darat, dan Nur Santriana Rahayu sebagai Lurah Tanjung Hilir.

Edi mengatakan, proses rotasi dan pengisian jabatan tersebut telah melalui tahapan panjang sejak tiga hingga empat bulan sebelumnya.

Menurutnya, penataan jabatan dilakukan untuk mengisi posisi yang kosong akibat pejabat sebelumnya memasuki masa pensiun, evaluasi jabatan, serta kebutuhan organisasi.

"Pelantikan dan pengambilan sumpah ini bukan sekadar acara seremoni, tapi menjadi penyemangat Bapak-Ibu untuk bekerja membantu Pemerintah Kota Pontianak," ujarnya.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para pejabat yang telah menjalankan tugas sebelumnya. Menurutnya, sebagian besar pejabat telah menunjukkan kinerja yang baik dan sesuai harapan.

Namun, ia meminta para pejabat yang mendapat amanah baru terus meningkatkan kinerja dengan menunjukkan profesionalisme, kompetensi, serta kemampuan berinovasi.

"Tunjukkan profesionalisme, kompetensi, dan kemampuan dalam melakukan inovasi dan kreativitas untuk mengatasi permasalahan yang ada di Kota Pontianak," tegasnya.

Edi menyoroti sejumlah persoalan yang harus menjadi perhatian pejabat baru, mulai dari pelayanan publik, infrastruktur, sosial, ekonomi, perhubungan, hingga berbagai persoalan teknis di lapangan.

Menurutnya, kepedulian terhadap kondisi nyata masyarakat masih perlu diperkuat.

"Saya melihat yang perlu ditingkatkan adalah kepedulian kita terhadap permasalahan di lapangan yang masih belum optimal," katanya.

Ia menyebut banyak persoalan muncul akibat masalah lama yang belum terselesaikan, persoalan yang sedang berjalan, maupun potensi masalah yang dapat terjadi di masa mendatang.

Karena itu, pejabat diminta mampu bekerja secara cerdas, memahami regulasi, serta membaca kondisi di lapangan.

Edi juga menekankan pentingnya perencanaan dalam setiap program pembangunan. Menurutnya, program yang disusun harus mampu menjawab persoalan mendesak, dilakukan secara bertahap, serta memberikan dampak berkelanjutan.

"Perencanaan menjadi sangat penting dalam setiap program pembangunan. Rumuskan persoalan apa yang mendesak, apa yang bisa dikerjakan bertahap, dan kegiatan apa yang berdampak," ujarnya.

Khusus perangkat daerah teknis, Edi meminta agar penanganan persoalan infrastruktur dilakukan secara lebih responsif.

Sementara perangkat daerah lain, seperti bidang perhubungan, diminta memahami aturan yang berlaku dalam menyelesaikan persoalan parkir maupun transportasi.

"Pahami semua aturan yang ada, undang-undang yang berlaku, untuk memudahkan kita dalam melaksanakan pekerjaan," katanya.

Ia juga mengingatkan pejabat administrator dan pengawas agar terus meningkatkan kemampuan serta membangun komunikasi ketika menghadapi persoalan.

Menurutnya, permasalahan tidak boleh dibiarkan atau disimpan sendiri karena dapat menghambat penyelesaian pekerjaan.

"Kalau ada persoalan harus dikomunikasikan, jangan disimpan. Selama ini kelemahan kita adalah selalu menyimpan persoalan, menganggap persoalan itu bisa diselesaikan sendiri, padahal tidak bisa," pungkasnya. (*)

Bupati Fransiskus Lantik Pejabat Eselon III dan IV
Bupati Fransiskus Lantik Pejabat Eselon III dan IV
Friday, 23/01/2026

KALBARONLINE.com - Bupati Kapuas Hulu, Fransiskus Diaan resmi melantik 111 pejabat administrator eselon III dan pejabat pengawas eselon IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu.

Acara pelantikan tersebut dilaksanakan di aula Kantor Satu Atap Bupati Kapuas Hulu, Jumat (23/01/2026).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolres Kapuas Hulu, AKBP Roberto Aprianto Uda, Dandim 1206 Putussibau, Letkol Arm Andreas Prabowo Putro, Kajari Kapuas Hulu, Ketua DPRD Kapuas Hulu, Yanto, Sekda Kapuas Hulu, Ambrosius Sadau.

Hadir pula Wakil Ketua Pengadilan Negeri Putussibau, sejumlah kepala OPD serta tamu undangan lainya. (Haq)