Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
pemancing
Hari Kelima Pencarian, Warga yang Hilang Saat Memancing di Batu Ampar Belum Ditemukan
Hari Kelima Pencarian, Warga yang Hilang Saat Memancing di Batu Ampar Belum Ditemukan
Friday, 26/06/2026

KALBARONLINE.com – Tim SAR Gabungan bersama personel Polsek Batu Ampar dan warga setempat terus mengintensifkan pencarian terhadap Sulyadi (41), warga yang dilaporkan hilang saat memancing di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Memasuki hari kelima pencarian, tim gabungan masih menyisir kawasan perairan yang dikenal sebagai habitat buaya muara. Hingga Jumat (26/6/2026), korban belum berhasil ditemukan.

Sulyadi dilaporkan hilang beberapa hari lalu tanpa jejak. Lokasi kejadian diketahui merupakan kawasan yang rawan konflik antara manusia dan satwa liar, khususnya buaya muara. Meski demikian, penyebab pasti hilangnya korban masih dalam proses pencarian dan penyelidikan.

Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan pihak kepolisian bersama Tim SAR Gabungan dan masyarakat terus berupaya memaksimalkan pencarian meski harus menghadapi medan yang berat dan berisiko.

"Hingga hari ini, pencarian terhadap saudara Sulyadi telah memasuki hari kelima. Kami dari Polres Kubu Raya bersama Tim SAR Gabungan dan dibantu warga setempat masih terus mengintensifkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius yang diperluas," ujarnya.

Ade menjelaskan, operasi pencarian dilakukan dengan membagi personel ke sejumlah titik strategis guna memaksimalkan penyisiran, baik di permukaan perairan maupun di sepanjang tepian sungai yang dipenuhi vegetasi lebat.

Selain melakukan pencarian, Polres Kubu Raya juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan perairan Sungai Batu Ampar yang merupakan habitat alami buaya muara.

"Kami memohon dan mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, terutama yang kerap beraktivitas di sekitar perairan Batu Ampar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Wilayah tersebut dikenal sebagai habitat alami buaya," kata Ade.

Ia berharap masyarakat dapat mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sungai dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan informasi yang dapat membantu proses pencarian korban. (*)

Warga Kubu Raya Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Warga Kubu Raya Hilang Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian
Tuesday, 23/06/2026

KALBARONLINE.com – Seorang warga bernama Sulyadi (41) dilaporkan hilang setelah diduga diterkam dan diseret buaya muara saat memancing di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Senin (22/6/2026).

Peristiwa tersebut terjadi menjelang waktu magrib. Hingga kini, tim gabungan masih melakukan pencarian untuk menemukan keberadaan korban di sekitar lokasi kejadian.

Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, membenarkan adanya insiden tersebut. Berdasarkan keterangan saksi di lapangan, korban diduga diterkam buaya saat berada di atas sampan miliknya.

Ade menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika Abdul Wahab berangkat menggunakan Sampan Robin dari Desa Sungai Kerawang menuju Tanjung Bakau untuk mengantarkan minyak dan rokok kepada korban.

Saat tiba di lokasi, korban terlihat berada seorang diri di atas Sampan Robin. Jarak antara Abdul Wahab dan korban saat itu diperkirakan hanya sekitar 20 meter. Di sekitar lokasi juga terdapat seorang warga bernama Pitung yang menggunakan sampan berbeda.

"Di lokasi kejadian, korban terlihat sedang berada di atas Sampan Robin seorang diri. Jarak antara Abdul Wahab dan korban saat itu sangat dekat, hanya berkisar kurang lebih 20 meter. Selain itu, di sekitar lokasi juga terdapat Pitung yang menggunakan Sampan Robin berbeda," ungkap Ade, Selasa (23/6/2026).

Sekitar pukul 17.00 WIB, suasana yang semula tenang berubah menjadi kepanikan. Seekor buaya berukuran besar tiba-tiba muncul di antara posisi sampan korban dan sampan milik saksi.

"Tiba-tiba, di antara posisi Sampan Robin milik korban dan Sampan Robin Pitung, muncul seekor buaya berukuran besar. Tanpa ampun, predator tersebut langsung menerkam dan menyambar tubuh korban. Dalam sekejap mata, korban langsung diseret masuk ke dalam kedalaman air," ujar Ade.

Melihat kejadian itu, Abdul Wahab dan Pitung sempat berupaya melakukan pencarian di sekitar lokasi terkaman. Namun, korban tidak berhasil ditemukan.

Karena kondisi mulai gelap dan mempertimbangkan faktor keselamatan, keduanya memutuskan kembali ke Desa Sungai Kerawang untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian serta meminta bantuan warga.

Mendapat laporan itu, personel Polsek Batu Ampar bersama Polairud langsung menuju lokasi dan melakukan upaya pencarian.

"Hingga saat ini, korban memang belum berhasil ditemukan. Namun, kami pastikan upaya pencarian terus dilakukan secara masif dan maksimal," kata Ade.

Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di kawasan perairan Dusun Karang Anyar, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kemunculan buaya, terutama saat beraktivitas seorang diri atau menjelang malam hari. (Lid)