Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
pemkab melawi
Pemkab dan DPRD Melawi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksikan Rp916,76 Miliar
Pemkab dan DPRD Melawi Sepakati KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksikan Rp916,76 Miliar
Friday, 14/08/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Melawi bersama DPRD Kabupaten Melawi menyepakati Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2027.

Kesepakatan tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Melawi dengan agenda penyampaian pendapat akhir fraksi-fraksi, pengambilan keputusan persetujuan DPRD serta penandatanganan Nota Kesepakatan antara Bupati Melawi dan DPRD Kabupaten Melawi terhadap Rancangan KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027, Kamis (13/8/2026).

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Melawi Hendegi Januardi Usfa Yursa, S.IP., beserta unsur Wakil Pimpinan DPRD Kabupaten Melawi, para anggota DPRD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Melawi.

Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan, pengambilan keputusan persetujuan DPRD dan penandatanganan Nota Kesepakatan KUA dan PPAS merupakan tahapan penting dalam proses penyusunan APBD Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2027.

Menurutnya, kesepakatan tersebut menjadi langkah awal untuk melanjutkan tahapan penyusunan APBD sekaligus mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menentukan arah kebijakan anggaran daerah.

“Kiranya pengambilan keputusan persetujuan DPRD Kabupaten Melawi dan penandatanganan nota kesepakatan bersama terhadap KUA dan PPAS Tahun Anggaran 2027 antara Bupati Melawi dan DPRD Kabupaten Melawi menjadi langkah awal yang baik dalam melanjutkan tahapan penyusunan APBD selanjutnya,” ujar Dadi.

Bupati menjelaskan, KUA dan PPAS Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2027 yang disepakati bersama telah melalui berbagai tahapan. Proses tersebut diawali dengan penyampaian rancangan KUA dan PPAS dari Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) kepada Bupati, kemudian penyampaian rancangan KUA dan PPAS dari Bupati kepada Ketua DPRD hingga pembahasan bersama antara Pemerintah Kabupaten Melawi dan DPRD.

“KUA dan PPAS Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2027 yang disetujui bersama hari ini telah melalui berbagai tahapan, di antaranya penyampaian rancangan KUA dan PPAS dari Ketua TAPD kepada Bupati, penyampaian rancangan KUA dan PPAS dari Bupati kepada Ketua DPRD dan pembahasan rancangan KUA dan PPAS antara pemerintah dan DPRD,” jelasnya.

Menurut Bupati, seluruh tahapan tersebut penting untuk memastikan kebijakan anggaran yang disusun dapat mengakomodasi berbagai kebutuhan pembangunan daerah. Pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif juga diharapkan menghasilkan kebijakan anggaran yang lebih terarah dan sesuai dengan prioritas pembangunan Kabupaten Melawi.

“Pelaksanaan tahapan yang komprehensif ini diharapkan dapat menciptakan APBD Kabupaten Melawi yang terencana, efisien dan akuntabel,” ungkapnya.

Bupati menegaskan, APBD merupakan rencana keuangan tahunan pemerintah daerah yang dibahas dan disetujui bersama oleh pemerintah daerah dan DPRD, kemudian ditetapkan dengan Peraturan Daerah.

Karena itu, penyusunan APBD tidak hanya berkaitan dengan angka-angka anggaran, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan dan pelayanan publik selama satu tahun anggaran.

Berdasarkan kesepakatan KUA-PPAS tersebut, pendapatan daerah Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2027 diproyeksikan sebesar Rp916,761 miliar. Angka tersebut terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp104,536 miliar dan pendapatan transfer sebesar Rp812,23 miliar.

Sementara dari sisi belanja daerah, alokasi belanja pegawai diproyeksikan sebesar Rp488,22 miliar, sedangkan belanja modal sebesar Rp54,60 miliar. Komposisi tersebut menjadi bagian dari kebijakan penganggaran daerah untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Melawi.

Penyusunan proyeksi pendapatan dan belanja tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah serta berbagai prioritas pembangunan. Pemerintah Kabupaten Melawi bersama DPRD diharapkan dapat terus mengawal agar penggunaan anggaran benar-benar diarahkan pada program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Bupati juga memberikan apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD Kabupaten Melawi yang telah memberikan persetujuan terhadap KUA dan PPAS APBD Kabupaten Melawi Tahun Anggaran 2027.

“Saya memberikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Melawi yang telah memberikan persetujuan atas KUA PPAS APBD Kabupaten Melawi Tahun 2027 tersebut,” kata Bupati.

Dengan disepakatinya KUA dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027, Pemerintah Kabupaten Melawi dan DPRD selanjutnya akan melanjutkan tahapan penyusunan APBD sesuai mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Kesepakatan tersebut diharapkan menjadi landasan dalam mewujudkan APBD Kabupaten Melawi yang terencana, efektif, efisien, transparan dan akuntabel, sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Melawi. (*)

Bupati Melawi Lepas 21 Anggota Kontingen Jamnas XII 2026 ke Jakarta
Bupati Melawi Lepas 21 Anggota Kontingen Jamnas XII 2026 ke Jakarta
Monday, 10/08/2026

KALBARONLINE.com – Bupati Melawi H. Dadi Sunarya Usfa Yursa resmi melepas Kontingen Kabupaten Melawi yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Jakarta. Pelepasan kontingen dirangkaikan dengan apel pagi di Halaman Kantor Bupati Melawi, Senin (10/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Melawi menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Melawi, para pembina, pelatih, pendamping, orang tua, serta seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga para peserta dapat menjadi bagian dari Kontingen Kabupaten Melawi pada Jamnas XII Tahun 2026.

Bupati menegaskan, keberangkatan kontingen bukan sekadar untuk mengikuti kegiatan berskala nasional, tetapi juga menjadi amanah untuk membawa nama baik Kabupaten Melawi di tingkat nasional.

“Adik-adik adalah putra-putri terbaik yang mendapatkan kesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di seluruh Indonesia. Jadikan kesempatan ini sebagai pengalaman yang berharga, bangun persahabatan, perluas wawasan, belajar menghargai perbedaan, dan tunjukkan bahwa Pramuka Kabupaten Melawi mampu tampil dengan semangat, disiplin, mandiri, dan penuh tanggung jawab,” pesan Bupati.

Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar senantiasa menjaga sikap, perilaku, etika, serta nama baik daerah selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Menurutnya, karakter Pramuka harus tercermin melalui sikap beriman, berakhlak, disiplin, mandiri, peduli, bertanggung jawab, serta memiliki semangat gotong royong dan persaudaraan.

“Prestasi yang paling utama adalah ketika adik-adik mampu pulang ke Melawi sebagai pribadi yang lebih baik, lebih mandiri, lebih berkarakter dan membawa pengalaman positif untuk dibagikan kepada teman-teman di daerah,” ungkapnya.

Berdasarkan laporan Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Melawi, M. Syaiful Khair, S.Sos., M.Si., Kontingen Kabupaten Melawi yang diberangkatkan menuju Jamnas XII Tahun 2026 berjumlah 21 orang. Kontingen terdiri dari delapan anggota regu putra, delapan anggota regu putri, dua Pimpinan Kontingen Cabang (Pinkoncab), dua Bindamping, serta satu admin/PIC.

Dari sisi asal kontingen, peserta berasal dari Kwartir Ranting (Kwarran) Menukung sebanyak satu orang, Kwarran Belimbing Hulu tiga orang, dan Kwarran Nanga Pinoh sebanyak 13 orang.

Untuk mempersiapkan diri menghadapi Jamnas, para anggota kontingen telah menjalani latihan selama kurang lebih tiga bulan, sejak Mei hingga Juli 2026. Selanjutnya, pada Agustus 2026 dilakukan berbagai persiapan akhir menjelang keberangkatan menuju Jakarta.

Persiapan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh anggota kontingen siap mengikuti berbagai kegiatan Jamnas, baik dari sisi keterampilan kepramukaan, kedisiplinan, kekompakan, maupun kesiapan fisik dan mental.

Kontingen Kabupaten Melawi dijadwalkan berangkat dari Melawi menuju Pontianak pada Senin (10/8/2026) pukul 09.00 WIB. Selanjutnya, perjalanan dilanjutkan dari Pontianak menuju Jakarta pada Selasa (11/8/2026) menggunakan penerbangan Sriwijaya Air pukul 15.35 WIB.

Kontingen akan mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Jamnas XII yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 20 Agustus 2026 di Jakarta.

Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, kontingen dijadwalkan kembali dari Jakarta menuju Pontianak pada Jumat (21/8/2026) menggunakan penerbangan Lion Air pukul 17.00 WIB.

Keikutsertaan Kontingen Melawi pada Jamnas XII menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk menambah pengalaman, memperluas wawasan, membangun jejaring persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah, sekaligus mengembangkan karakter dan keterampilan.

Kepada para pembina, pendamping, pelatih, dan unsur pimpinan kontingen, Bupati Melawi menitipkan para peserta agar mendapatkan bimbingan dan pendampingan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Saya titipkan anak-anak kami ini. Bimbing, lindungi, dan dampingi mereka selama perjalanan pergi, selama kegiatan di perkemahan di Jakarta, hingga kembali lagi ke Kabupaten Melawi dalam keadaan sehat walafiat tanpa kurang suatu apa pun,” pesannya.

Bupati berharap seluruh anggota kontingen dapat mengikuti kegiatan dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, menjunjung tinggi nilai-nilai kepramukaan, serta memberikan yang terbaik untuk Kabupaten Melawi.

“Jaga nama baik Melawi. Tunjukkan bahwa Pramuka Melawi memiliki semangat, disiplin, kemandirian dan rasa persaudaraan yang kuat. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat diikuti dengan lancar dan menjadi pengalaman berharga bagi adik-adik sekalian,” harapnya.

Bupati Melawi kemudian secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Jambore Nasional XII Tahun 2026 Kabupaten Melawi menuju Jakarta. (*)

Pemkab Melawi Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Hadapi Ancaman Karhutla
Pemkab Melawi Perkuat Sinergi Lintas Sektoral Hadapi Ancaman Karhutla
Sunday, 09/08/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Melawi bersama unsur lintas sektoral menggelar rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai langkah memperkuat sinergi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Melawi.

Rapat koordinasi tersebut digelar di Kopi Saring, Nanga Pinoh, Kabupaten Melawi, Sabtu (8/8/2026). Kegiatan melibatkan berbagai unsur terkait, mulai dari Pemerintah Kabupaten Melawi, TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, hingga sejumlah perangkat daerah dan instansi lainnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Melawi, Drs. Paulus, mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan langkah seluruh pihak dalam menghadapi potensi kebakaran, khususnya di tengah kondisi musim kemarau.

“Kami baru saja selesai melaksanakan rapat koordinasi terkait dengan penanganan kebakaran yang ada di Kabupaten Melawi. Dalam penanganannya, kami melibatkan berbagai lintas sektor, mulai dari unsur TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, hingga berbagai dinas dan instansi terkait yang ada di Kabupaten Melawi,” ujar Paulus.

Menurut Paulus, penanganan karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan koordinasi dan kerja sama seluruh unsur karena wilayah Kabupaten Melawi yang cukup luas menjadi salah satu tantangan dalam upaya penanganan kebakaran.

“Kami sepakat untuk secara bersama-sama saling bahu-membahu dan saling membantu dalam mengatasi terjadinya kebakaran yang ada di Kabupaten Melawi. Tentu ini bukan hal yang mudah dan bukan pekerjaan yang gampang, karena begitu luasnya daerah yang ada di Kabupaten Melawi,” jelasnya.

Ia menekankan pentingnya mengedepankan langkah pencegahan dan meningkatkan kewaspadaan sejak dini. Terlebih, kondisi musim kemarau dapat meningkatkan potensi munculnya titik api yang kemudian berisiko berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

“Tentu kami juga berharap agar kita dapat mengaktifkan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap tanda-tanda atau potensi terjadinya kebakaran. Kita harus saling menjaga dan tidak melihat persoalan ini sebagai tanggung jawab satu pihak saja,” katanya.

Paulus juga mengajak masyarakat Kabupaten Melawi untuk ikut berperan aktif menjaga lingkungan serta tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.

Menurutnya, dampak kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat serta mengganggu berbagai aktivitas apabila kebakaran meluas.

“Kita saling menjaga dari potensi atau bahaya kebakaran, karena ini sangat merugikan kita semua. Di musim kemarau ini, potensi terjadinya kebakaran cukup rentan, sehingga ini harus kita jaga secara bersama-sama,” tegasnya.

Lebih lanjut, Paulus meminta seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, instansi terkait hingga masyarakat di tingkat desa, untuk terus meningkatkan kepedulian dan kewaspadaan terhadap potensi karhutla.

Ia berharap sinergi lintas sektoral yang telah dibangun dapat berjalan secara konsisten, sehingga setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sedini mungkin sebelum berkembang dan meluas.

“Mari kepada seluruh masyarakat, kita bersama-sama menjaga agar Kabupaten Melawi bisa terhindar dari kebakaran dan bahaya kebakaran. Pencegahan ini membutuhkan kepedulian dan kerja sama kita semua,” pungkas Paulus. (*)

Pemkab Melawi Matangkan Persiapan Peringatan HUT RI ke-81
Pemkab Melawi Matangkan Persiapan Peringatan HUT RI ke-81
Friday, 07/08/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten Melawi mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Melawi, Drs. Paulus, di Convention Hall Kantor Bupati Melawi, Kamis (6/8/2026).

Rapat tersebut dihadiri pimpinan perangkat daerah, instansi vertikal, TNI-Polri, serta seluruh pihak yang tergabung dalam kepanitiaan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Melawi.

Dalam arahannya, Sekda Paulus menegaskan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan merupakan agenda nasional yang harus dipersiapkan secara matang melalui koordinasi dan sinergi seluruh pihak. Menurutnya, keberhasilan seluruh rangkaian kegiatan sangat bergantung pada kesiapan masing-masing seksi serta komunikasi yang baik antarinstansi.

"Momentum Hari Kemerdekaan bukan hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wujud penghormatan terhadap jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan. Oleh karena itu, seluruh panitia diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan maksimal," ujarnya.

Dalam rapat tersebut dibahas berbagai agenda pokok dan teknis pelaksanaan, mulai dari upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih, apel kehormatan dan renungan suci, pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), hingga rangkaian kegiatan pendukung seperti pemasangan atribut kemerdekaan, kegiatan sosial, dan partisipasi masyarakat dalam memeriahkan HUT RI.

Masing-masing koordinator seksi juga menyampaikan perkembangan persiapan, kebutuhan teknis, serta sejumlah hal yang masih perlu dikoordinasikan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung tertib, aman, dan lancar.

Sekda mengingatkan seluruh perangkat daerah agar segera menindaklanjuti hasil rapat dengan mempersiapkan kebutuhan di bidang masing-masing, termasuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta dukungan administrasi maupun anggaran apabila diperlukan.

"Peringatan HUT Kemerdekaan harus menjadi momentum yang mampu membangkitkan semangat nasionalisme sekaligus mempererat kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Mari kita sukseskan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Melawi dengan kerja sama, koordinasi, dan rasa tanggung jawab yang tinggi," pungkasnya.

Melalui rapat koordinasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Melawi berharap seluruh rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dapat berlangsung khidmat, meriah, serta memberikan makna bagi masyarakat sebagai wujud penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat membangun Kabupaten Melawi yang lebih maju.