Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
pencak silat
Bupati Cup II Jadi Ajang Seleksi, Ketapang Bidik Atlet Silat Terbaik
Bupati Cup II Jadi Ajang Seleksi, Ketapang Bidik Atlet Silat Terbaik
Tuesday, 06/10/2026

KALBARONLINE.com – Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup II Tahun 2026 resmi digelar di Kabupaten Ketapang, Senin (5/10/2026).

Selain menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI, kejuaraan tersebut diarahkan sebagai ajang pembinaan sekaligus penjaringan atlet pencak silat potensial di Kabupaten Ketapang.

Kejuaraan dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang Alexander Wilyo. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Komandan TNI Angkatan Laut Ketapang dan disaksikan unsur Forkopimda serta sejumlah kepala perangkat daerah Kabupaten Ketapang.

Ratusan atlet dari berbagai perguruan pencak silat turut ambil bagian. Mereka tidak hanya berkompetisi, tetapi juga menunjukkan kemampuan untuk menjadi bagian dari atlet terbaik yang akan membawa nama Ketapang pada level yang lebih tinggi.

Alexander Wilyo menegaskan, kejuaraan tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang mengejar kemenangan. Menurutnya, kompetisi harus menjadi bagian dari sistem pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan.

Karena itu, Alexander meminta Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Ketapang segera menyusun program Training Camp (TC) bagi atlet-atlet yang dinilai memiliki potensi dan prestasi.

Langkah tersebut dinilai penting sebagai persiapan menghadapi kejuaraan tingkat Provinsi Kalimantan Barat maupun kompetisi di level yang lebih tinggi.

“Yang berprestasi harus kita bina. Yang punya potensi harus kita dorong. Jangan sampai atlet kita baru dipersiapkan ketika pertandingan sudah dekat,” tegas Alexander.

Ia berharap Bupati Cup II tidak berhenti sebagai agenda kompetisi tahunan, tetapi dapat menjadi fondasi pembinaan pencak silat secara berkelanjutan.

Dengan pembinaan yang terarah, regenerasi atlet diharapkan terus berjalan sehingga Ketapang mampu melahirkan pesilat berprestasi yang dapat mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi hingga nasional. (Adi LC)

Bahasan Buka Turnamen Pencak Silat Bahasan Cup III, Dorong Pesilat Muda Junjung Sportivitas
Bahasan Buka Turnamen Pencak Silat Bahasan Cup III, Dorong Pesilat Muda Junjung Sportivitas
Friday, 14/08/2026

KALBARONLINE.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan membuka Turnamen Pencak Silat Bahasan Cup III di GOR Kota Pontianak, Jalan Tabrani Ahmad, Jumat (14/8/2026). Ia berharap turnamen ini menjadi ruang pembinaan sekaligus pemantik semangat bagi para pesilat muda untuk terus berlatih, berprestasi dan menjunjung sportivitas.

Bahasan menyampaikan apresiasi kepada IPSI Kota Pontianak, panitia, pelatih, guru, wasit, juri serta seluruh peserta yang telah mendukung terselenggaranya turnamen tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti pencak silat tidak hanya penting untuk mencari juara, tetapi juga membangun karakter generasi muda.

“Pencak silat bukan hanya soal bagaimana cara memukul, menangkis, atau memenangkan pertandingan. Di dalamnya ada nilai-nilai yang harus kita tanamkan sejak dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pencak silat merupakan bagian dari warisan budaya bangsa yang mengandung nilai spiritual, etika, disiplin, keberanian dan akhlak mulia. Karena itu, para pesilat harus memahami bahwa kemampuan bela diri harus selalu diiringi sikap hormat kepada orang tua, guru, pelatih, lawan bertanding dan sesama.

“Dalam pencak silat ada ajaran untuk menghormati orang tua, menghormati guru, menghormati yang lebih tua, dan menyayangi yang lebih muda,” katanya.

Bahasan juga mengingatkan peserta agar bertanding secara sportif. Menurutnya, kemenangan memang menjadi tujuan dalam kompetisi, tetapi nilai kejujuran, ketangguhan dan pengendalian diri jauh lebih penting dalam membentuk pribadi pesilat sejati.

“Bertandinglah dengan sportif. Prestasi harus diraih dengan semangat, kerja keras, dan tetap menjaga nilai-nilai luhur pencak silat,” pesannya.

Ia menilai Turnamen Bahasan Cup menjadi momentum bagi IPSI Kota Pontianak untuk terus meningkatkan pembinaan atlet. Dengan kompetisi yang berkelanjutan, pesilat muda akan memiliki lebih banyak pengalaman bertanding dan kesempatan mengasah kemampuan.

Bahasan berharap dari turnamen ini akan lahir atlet-atlet pencak silat Pontianak yang mampu berprestasi di tingkat daerah, provinsi, nasional bahkan internasional. Namun, ia menegaskan prestasi harus tetap dibangun di atas fondasi akhlak dan karakter yang kuat.

“Kita ingin anak-anak muda Pontianak tidak hanya hebat di gelanggang, tetapi juga memiliki budi pekerti, disiplin, dan semangat menghargai sesama,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih dan guru yang telah membimbing para peserta. Menurutnya, peran pelatih sangat penting dalam menanamkan teknik, mental bertanding serta nilai-nilai luhur pencak silat kepada generasi muda.

Bahasan mengajak seluruh pihak terus memberi ruang bagi pembinaan olahraga di Kota Pontianak. Ia menilai dukungan keluarga, sekolah, perguruan pencak silat, IPSI dan pemerintah menjadi kunci agar potensi anak muda dapat berkembang.

“Semoga Turnamen Bahasan Cup ini menjadi awal yang baik untuk melahirkan lebih banyak pesilat berprestasi dari Kota Pontianak,” pungkasnya. (*)