Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
polres melawi
AKBP Askhabul Kahfi Resmi Pimpin Polres Melawi, Bupati Tekankan Sinergi Keamanan Daerah
AKBP Askhabul Kahfi Resmi Pimpin Polres Melawi, Bupati Tekankan Sinergi Keamanan Daerah
Friday, 31/07/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Melawi menggelar malam pisah sambut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Melawi sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Rumah Jabatan Bupati Melawi, Kamis (30/7/2026) malam tersebut menandai pergantian kepemimpinan dari AKBP Harris Batara Simbolon kepada AKBP Askhabul Kahfi.

Suasana penuh keakraban mewarnai acara yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah, tokoh masyarakat, jajaran Polres Melawi, serta berbagai elemen masyarakat.

Dalam sambutannya, Bupati Melawi Dadi Sunarya Usfa Yursa menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada AKBP Harris Batara Simbolon atas pengabdian selama menjabat sebagai Kapolres Melawi.

Menurutnya, selama kurang lebih satu tahun tiga bulan memimpin Polres Melawi, AKBP Harris telah memberikan kontribusi positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Melawi dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak AKBP Harris Batara Simbolon atas dedikasi, pengabdian, dan kerja sama yang telah terjalin dengan sangat baik selama bertugas di Kabupaten Melawi," ujar Dadi.

Bupati juga mendoakan agar AKBP Harris sukses menjalankan amanah baru sebagai Wakil Direktur Polairud Polda Kalimantan Barat.

Ia meyakini pengalaman selama bertugas di Melawi akan menjadi bekal dalam menjalankan tugas berikutnya.

Sementara kepada Kapolres Melawi yang baru, AKBP Askhabul Kahfi, Bupati menyampaikan ucapan selamat datang di Bumi Uranium.

Sebelum dipercaya memimpin Polres Melawi, AKBP Askhabul Kahfi diketahui menjabat sebagai Kabag Ops Polres Metro Jakarta Pusat Polda Metro Jaya.

"Kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak AKBP Askhabul Kahfi di Bumi Uranium. Selamat menjalankan amanah sebagai Kapolres Melawi. Kami berharap sinergi yang selama ini telah terbangun dapat terus ditingkatkan demi menjaga keamanan, ketertiban, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Dadi.

Menurut Bupati, hubungan antara Pemkab Melawi dan Polres Melawi selama ini telah berjalan harmonis.

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah, mendukung pembangunan, hingga meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Harris Batara Simbolon menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh masyarakat Melawi atas dukungan selama dirinya menjalankan tugas sebagai Kapolres.

"Saya mengucapkan terima kasih atas kebersamaan dan dukungan seluruh masyarakat sehingga saya dapat melaksanakan tugas sebagai Kapolres Melawi dengan baik. Banyak pengalaman, kenangan, dan suka cita yang saya rasakan selama kurang lebih satu tahun tiga bulan bertugas di Kabupaten Melawi," ungkap Harris.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama kepemimpinannya masih terdapat kekurangan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Saya juga memohon maaf apabila selama menjalankan tugas masih terdapat kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Semoga silaturahmi yang telah terjalin selama ini tetap terjaga," ucapnya.

AKBP Harris turut memberikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis Polres Melawi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Menurutnya, hubungan baik antara kepolisian dan media memiliki peran penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Sementara itu, AKBP Askhabul Kahfi menyampaikan rasa syukur atas amanah yang diberikan untuk memimpin Polres Melawi.

Ia berharap kehadirannya dapat diterima oleh seluruh masyarakat dan mengajak seluruh elemen daerah memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan.

Menurutnya, berbagai capaian yang telah diraih pada masa kepemimpinan AKBP Harris Batara Simbolon akan menjadi fondasi untuk dilanjutkan dan ditingkatkan.

"Sinergitas merupakan kunci utama dalam membangun koordinasi yang harmonis bersama Pemerintah Kabupaten Melawi, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat. Kami memohon dukungan agar dapat menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya dan memberikan pelayanan kepolisian yang profesional kepada masyarakat," ujar AKBP Askhabul Kahfi.

Ia berharap komunikasi, silaturahmi, dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan demi menciptakan situasi keamanan yang kondusif serta mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Melawi.

Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan cinderamata sebagai bentuk penghormatan kepada pejabat lama sekaligus penyambutan pejabat baru. (*)

Aliansi Ormas dan LSM Melawi Laporkan Dugaan Penghinaan oleh Syamsul Jahidin ke Polres
Aliansi Ormas dan LSM Melawi Laporkan Dugaan Penghinaan oleh Syamsul Jahidin ke Polres
Thursday, 23/07/2026

KALBARONLINE.com – Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Melawi menggelar aksi damai di depan Markas Kepolisian Resor (Polres) Melawi, Kamis (23/7/2026). Aksi tersebut diisi dengan penyampaian aspirasi, pembacaan pernyataan sikap, serta penyerahan laporan resmi kepada pihak kepolisian terkait dugaan penghinaan yang diduga dilakukan Syamsul Jahidin melalui unggahan di media sosial.

Massa dari berbagai organisasi tiba di Mapolres Melawi dengan membawa atribut organisasi dan spanduk. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib di bawah pengamanan personel Polres Melawi.

Koordinator aksi, Mikael A. dari Ormas Sabang Merah Borneo Melawi, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk penyampaian pendapat yang dijamin undang-undang sekaligus upaya menempuh jalur hukum.

"Kami datang ke Polres Melawi bukan untuk menciptakan kegaduhan, tetapi untuk menyampaikan aspirasi secara damai sekaligus membuat laporan resmi. Kami meminta kepolisian memanggil dan memproses Saudara Syamsul Jahidin sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Mikael.

Menurutnya, polemik bermula dari unggahan di media sosial yang dinilai menghina Bupati Melawi dan kemudian berkembang setelah muncul narasi yang menyebut istilah "ampas tahu", yang dipersepsikan oleh anggota Ormas dan LSM sebagai ucapan yang merendahkan organisasi.

"Bagi kami, istilah 'ampas tahu' identik dengan sesuatu yang dipandang rendah. Ketika dikaitkan dengan Ormas dan LSM, tentu menimbulkan berbagai penafsiran dan keresahan di tengah masyarakat," katanya.

Ia menjelaskan, sebelum menempuh jalur hukum, Aliansi Ormas dan LSM telah meminta agar Syamsul Jahidin menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Namun, menurutnya, permintaan tersebut tidak memperoleh tanggapan sebagaimana yang diharapkan.

Dalam aksi tersebut, aliansi juga menyampaikan tiga tuntutan kepada aparat penegak hukum. Mereka meminta Syamsul Jahidin hadir di Kabupaten Melawi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat dalam waktu 7 x 24 jam.

"Kami meminta Syamsul Jahidin datang langsung ke Melawi dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat," ujarnya.

Selain itu, mereka mendesak Polres Melawi segera menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan.

"Apabila dalam waktu tujuh kali dua puluh empat jam belum ada perkembangan penanganan, kami akan kembali menyampaikan aspirasi dengan jumlah massa yang lebih besar," tegas Mikael.

Aliansi juga meminta agar Syamsul Jahidin mempertanggungjawabkan perbuatannya melalui mekanisme hukum adat.

"Selain proses hukum, kami juga meminta pertanggungjawaban secara adat sesuai keputusan bersama organisasi," katanya.

Mikael menambahkan, aksi damai tersebut telah diberitahukan secara resmi kepada Polres Melawi sesuai ketentuan yang berlaku. Seluruh rangkaian aksi berlangsung tertib hingga perwakilan aliansi diterima jajaran Polres Melawi untuk menyerahkan laporan resmi.

Aliansi yang mengikuti aksi terdiri dari Forum Pemuda Dayak (FOPAD), Majelis Adat Budaya Melayu (MABM), Laskar Pemuda Melawi (LPM), Persatuan Orang Melayu (POM), Sabang Merah Borneo, Pemuda Pancasila, Gerakan Pemuda Ansor, Barisan Ansor Serbaguna (Banser), Pemuda Katolik, SABER, dan Mangkok Merah.

Aksi damai diterima langsung oleh Kapolres Melawi AKBP Harris Batara Simbolon, didampingi Wakapolres Melawi Kompol Aang Permana beserta para pejabat utama (PJU) Polres Melawi di gerbang Mapolres Melawi.

Hingga berita ini diterbitkan, Polres Melawi belum memberikan keterangan resmi mengenai tindak lanjut atas laporan yang disampaikan. (*)