Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
pt jalin vaneo
Diduga Lalai Tangani Karhutla, Api Merambat ke Konsesi Sawit PT Jalin Vaneo di Simpang Hilir
Diduga Lalai Tangani Karhutla, Api Merambat ke Konsesi Sawit PT Jalin Vaneo di Simpang Hilir
Wednesday, 16/09/2026

KALBARONLINE.com – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan konsesi perkebunan kelapa sawit PT Jalin Vaneo (JV) di Kecamatan Simpang Hilir, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, Rabu (16/9/2026) sore.

Berdasarkan rekaman video yang diambil warga di lokasi kejadian, kepulan asap putih dan abu-abu tebal tampak membumbung tinggi dan membentang di area perkebunan.

Api diketahui menjalar dan membakar kawasan kebun sawit muda yang baru selesai ditanam, tepatnya di Blok K 50.

Seorang warga yang berada di lokasi menduga kebakaran tersebut terjadi akibat kelalaian pihak perusahaan dalam mengantisipasi dan menangani penyebaran titik api sejak dini. Kondisi itu dinilai membuat api terus meluas dan sulit dikendalikan.

“Kelalaian PT JV dalam menangani karhutla sehingga api menjalar di dalam kebun PT JV Blok K 50 di lahan sawit yang baru ditanam,” ujar warga yang memantau kondisi di lapangan pada Rabu sore.

Kondisi cuaca yang kering serta tiupan angin di lokasi kejadian dikhawatirkan dapat memperluas sebaran api ke areal konsesi lainnya apabila tidak segera mendapat penanganan intensif.

Penanganan dapat dilakukan melalui pengerahan tim pemadam kebakaran gabungan maupun upaya pemadaman internal perusahaan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari manajemen PT Jalin Vaneo terkait luas area yang terbakar, penyebab kebakaran, maupun langkah penanganan yang telah dilakukan di lokasi. (Sans)

Diduga Berasal dari Konsesi Mayawana Persada, Api Karhutla Merambat ke Lahan PT Jalin Vaneo
Diduga Berasal dari Konsesi Mayawana Persada, Api Karhutla Merambat ke Lahan PT Jalin Vaneo
Friday, 11/09/2026

KALBARONLINE.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali melanda kawasan gambut di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Api yang diduga berasal dari area konsesi PT Mayawana Persada dilaporkan telah merambat dan memasuki wilayah perkebunan kelapa sawit milik PT Jalin Vaneo.

Berdasarkan keterangan Aktivis Ijul KKU di lokasi kejadian pada Rabu (9/9), kabut asap pekat tampak menyelimuti area perkebunan hingga membatasi jarak pandang secara drastis.

Hamparan tanah gambut di lokasi kejadian terlihat hangus menghitam dengan sisa-sisa kayu yang terbakar. Sejumlah tim pemadam kebakaran berada di lokasi untuk menyemprotkan air guna menahan laju rembetan api.

Dalam rekaman dari lokasi, seorang aktivis membeberkan kondisi terkini terkait paparan asap pekat serta dugaan asal-usul titik api di area perkebunan tersebut.

“Bisa kita lihat asap sangat tebal, kabut di lokasi PT Jalin Vaneo. Cuma ndak tahu nih sumber apinya, katanya sih dari PT lahan konsesi Mayawana apinya. Ini di hutan ini kami, kita harus pastikan lagi,” ujar Ijul KKU, Jumat (11/9).

Sementara itu, petugas pemadam kebakaran di lapangan mengonfirmasi adanya ancaman kebakaran gambut terhadap area sekitar. Petugas membenarkan bahwa pergerakan api telah menyeberang dan mulai membakar bagian dari konsesi tetangga.

“Setiap hari kami siaga untuk menjaga hutan ini. Areal sudah masuk ini,” ungkap salah seorang petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

Kondisi tersebut membuat upaya pemadaman tidak hanya difokuskan pada titik awal kebakaran, tetapi juga untuk mencegah api terus merambat ke area lainnya.

Setelah dikonfirmasi awak media, pihak perusahaan belum memberikan keterangan resmi terkait karhutla di wilayah tersebut.

Hingga saat ini, upaya pemadaman dan pendinginan (cooling down) terus dilanjutkan oleh tim pemadam di lapangan guna memastikan bara api di bawah permukaan tanah gambut tidak kembali memicu kobaran baru. (Sans)