Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
sapi kurban
Bupati Ketapang Salurkan Hewan Kurban ke Masjid dan Pesantren, Tekankan Nilai Syukur dan Kepedulian Sosial
Bupati Ketapang Salurkan Hewan Kurban ke Masjid dan Pesantren, Tekankan Nilai Syukur dan Kepedulian Sosial
Wednesday, 27/05/2026

KALBARONLINE.com – Bupati Ketapang Alexander Wilyo bersama keluarga melaksanakan penyerahan hewan kurban kepada sejumlah masjid, surau, pondok pesantren, dan masyarakat dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan dimulai di Surau Darussalam, Jalan S. Parman Gang Kelapa Gading, Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada pengurus Pondok Pesantren Hidayaturrahman, Desa Kalinilam.

Selain menyerahkan bantuan atas nama Pemerintah Kabupaten Ketapang, Alexander Wilyo bersama keluarga juga menyalurkan hewan kurban secara pribadi kepada pengurus Surau Darussalam dan warga sekitar Gang Kelapa Gading.

“Qurban keluarga ini merupakan komitmen tahunan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus kepedulian kepada masyarakat dan lingkungan sekitar,” ujar Alexander Wilyo.

Ia menjelaskan, penyaluran hewan kurban tidak hanya dilakukan di Surau Darussalam, tetapi juga ke Masjid Al-Ikhlas serta sejumlah rumah ibadah lainnya di Kabupaten Ketapang.

Pada momentum yang sama, Pemerintah Kabupaten Ketapang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) juga menyalurkan bantuan hewan kurban secara simbolis kepada Pondok Pesantren Nur Ilahi, masjid, dan surau di berbagai kecamatan.

Usai kegiatan di Kecamatan Delta Pawan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Masjid Sirajul Mukminin di Desa Pesaguan Kanan, Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Di lokasi tersebut, Bupati menyerahkan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada pengurus masjid dan masyarakat setempat.

Alexander menilai bantuan kurban dari Presiden menjadi bentuk perhatian pemerintah pusat kepada masyarakat daerah sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan refleksi pribadi mengenai makna Idul Adha sebagai momentum syukur, keikhlasan, dan pengorbanan.

“Saya mengenang diri saya bukanlah siapa-siapa, namun dengan doa-doa orang banyak saya menjadi seperti sekarang ini. Oleh karenanya, Idul Adha merupakan wujud syukur, keikhlasan, dan pengorbanan. Karena bagi saya, doa adalah kekuatan terbesar,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ibadah kurban bukan hanya sekadar ritual tahunan, tetapi juga pengingat pentingnya memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.

“Saya berharap ibadah kurban ini dapat mempererat tali silaturahmi, menumbuhkan rasa kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat,” tambahnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Bupati Ketapang menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang serta berharap seluruh amal ibadah dan kurban diterima Allah SWT.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ketapang, para Asisten Sekda, Kepala Bappeda, Kasat Pol PP, Bagian Kesra, Bagian Prokopim, Bagian Umum, Camat Delta Pawan, Camat Matan Hilir Selatan, pengurus rumah ibadah penerima kurban, serta tokoh masyarakat setempat. (Adi LC)

Jagal Sejak Tahun 2000 di Pontianak, Muslim Bustami Kini Turunkan Ilmu ke Generasi Muda
Jagal Sejak Tahun 2000 di Pontianak, Muslim Bustami Kini Turunkan Ilmu ke Generasi Muda
Wednesday, 27/05/2026

KALBARONLINE.com – Tradisi penyembelihan hewan kurban di Kota Pontianak tidak hanya menjadi bagian dari ibadah Iduladha 1447 Hijriah, tetapi juga menjadi sarana regenerasi keahlian jagal kurban sesuai syariat Islam.

Muslim Haji Bustami, salah satu jagal kurban di Pontianak, mengatakan dirinya bersama tim sudah aktif menangani penyembelihan hewan kurban sejak tahun 2000.

“Selama ini pengalaman yang kami jalani mudah-mudahan bisa bermanfaat. Ilmu penyembelihan juga kami turunkan kepada generasi muda agar nantinya ada penerus ketika kami sudah tidak mampu lagi bekerja,” ujarnya saat ditemui di Masjid Muhajirin Pontianak, Jalan Perdana Komplek Bali Agung 2, Rabu (27/5/2026).

Menurut Muslim, saat ini semakin banyak anak muda yang mulai terlibat dalam kegiatan penyembelihan hewan kurban. Mayoritas berasal dari kalangan usia sekitar 30 tahun ke atas.

Ia mengaku awalnya hanya membantu sang abang dalam proses penyembelihan hewan kurban. Namun seiring waktu, dirinya belajar hingga akhirnya terjun penuh menjadi jagal kurban.

“Kami sudah cukup lama menjadi langganan di masjid ini sejak tahun 2000. Awalnya saya ikut membantu abang, lama-kelamaan belajar sampai akhirnya fokus menjadi tukang jagal kurban,” katanya.

Kelompok jagal yang dipimpinnya rutin dipercaya menangani penyembelihan hewan kurban di Masjid Muhajirin Pontianak.

Muslim menegaskan proses penyembelihan dilakukan sepenuhnya sesuai syariat Islam tanpa ritual khusus di luar ketentuan agama.

“Kami hanya membaca doa-doa kepada Allah SWT, baik doa kurban maupun akikah. Semua dilakukan sesuai tata cara syariah Islam,” jelasnya.

Dalam satu tim, terdapat sekitar tujuh orang dengan pembagian tugas masing-masing, mulai dari penyembelihan, pengulitan, pemotongan daging, hingga pengawasan proses keseluruhan.

“Saya biasanya ikut mengoordinasikan dari awal penyembelihan sampai proses pemotongan selesai,” tambahnya.

Untuk Iduladha tahun ini, timnya menangani sekitar enam ekor hewan kurban dalam satu hari dan masih akan bertambah di sejumlah lokasi lain.

Ia juga mengenang pengalaman menangani penyembelihan dalam jumlah besar beberapa tahun lalu yang mencapai puluhan ekor sapi dan kambing.

“Kalau pengalaman paling banyak, pernah sampai puluhan ekor sapi dan kambing,” pungkasnya. (Lid)

Polres Kapuas Hulu Sembelih 6 Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke Masyarakat
Polres Kapuas Hulu Sembelih 6 Hewan Kurban, Daging Dibagikan ke Masyarakat
Wednesday, 27/05/2026

KALBARONLINE.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Roberto Aprianto Uda menyerahkan hewan kurban kepada panitia Iduladha Polres Kapuas Hulu di halaman Masjid Wira Pratama Polres Kapuas Hulu, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan penyerahan hewan kurban tersebut dilaksanakan sekitar pukul 09.00 WIB usai pelaksanaan Salat Iduladha.

Penyerahan hewan kurban itu menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Polres Kapuas Hulu terhadap masyarakat, khususnya dalam momentum Hari Raya Kurban.

Setelah penyerahan secara simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan proses penyembelihan hewan kurban oleh panitia bersama personel Polres Kapuas Hulu.

Adapun jumlah hewan kurban yang dipotong tahun ini sebanyak enam ekor.

Daging kurban selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari semangat berbagi, mempererat silaturahmi, serta meningkatkan nilai keikhlasan dan pengorbanan sesuai makna Iduladha. (Haq)

Koramil Hulu Gurung Bantu Penyembelihan dan Distribusi Daging Kurban di Kapuas Hulu
Koramil Hulu Gurung Bantu Penyembelihan dan Distribusi Daging Kurban di Kapuas Hulu
Wednesday, 27/05/2026

KALBARONLINE.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, anggota Koramil 14/Hulu Gurung turut membantu proses penyembelihan hewan kurban hingga pendistribusian daging kepada masyarakat di Kecamatan Hulu Gurung, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (27/5/2026).

Kegiatan berlangsung penuh kebersamaan dan semangat gotong royong bersama panitia kurban serta warga setempat.

Personel Koramil 14/Hulu Gurung terlibat langsung mulai dari proses penyembelihan, pemotongan daging, hingga pembagian kepada masyarakat yang berhak menerima.

Danramil 14/Hulu Gurung, Didik Riyono mengatakan, keterlibatan TNI dalam kegiatan sosial keagamaan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat hubungan silaturahmi antara aparat teritorial dengan warga binaan.

“Momentum Hari Raya Iduladha menjadi sarana untuk meningkatkan rasa kebersamaan, kepedulian sosial, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Kehadiran anggota Koramil dalam kegiatan kurban itu juga mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.

Tokoh masyarakat, Samsul Bahri menilai, bantuan dari anggota Koramil membuat proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban berjalan lebih tertib dan lancar.

“Dengan adanya dukungan tersebut, proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban dapat berjalan tertib, aman, dan lancar,” tuturnya. (Haq)

PT Lestari Abadi Perkasa dan PT Mentari Pratama Salurkan Hewan Kurban untuk Karyawan
PT Lestari Abadi Perkasa dan PT Mentari Pratama Salurkan Hewan Kurban untuk Karyawan
Wednesday, 27/05/2026

KALBARONLINE.com – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang jatuh pada Rabu (27/5/2026), PT Lestari Abadi Perkasa bersama PT Mentari Pratama menyalurkan bantuan hewan kurban kepada karyawan sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.

Dalam kegiatan tersebut, perusahaan menyerahkan dua ekor sapi kurban yang nantinya akan disembelih dan didistribusikan kepada para karyawan beserta keluarga.

Program penyaluran hewan kurban ini disebut menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di lingkungan kerja.

Humas PT Lestari Abadi Perkasa dan PT Mentari Pratama, Denny Indrawan Lubis mengatakan, kegiatan kurban bukan hanya sekadar berbagi daging, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara manajemen dan karyawan.

“Kami ingin suasana Iduladha dapat dirasakan bersama oleh seluruh keluarga besar perusahaan. Semoga kurban ini membawa berkah dan semakin mempererat kebersamaan antara manajemen dan karyawan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, proses penyembelihan dan pendistribusian daging kurban akan dilakukan sesuai syariat Islam dengan pengawasan tim internal perusahaan yang bekerja sama dengan panitia masjid setempat.

Sementara itu, salah satu karyawan bernama Harris mengapresiasi perhatian perusahaan terhadap para pekerja.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian perusahaan kepada karyawan dan keluarga.

“Alhamdulillah, perusahaan sangat peduli kepada karyawannya. Semoga PT Lestari Abadi Perkasa dan PT Mentari Pratama terus berkembang dan semakin maju,” katanya.

Melalui kegiatan kurban ini, perusahaan berharap nilai kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat berbagi dapat terus tumbuh di lingkungan kerja. (Adi LC)

12 Sapi Kurban di Masjid Raya Mujahidin Dipastikan Sehat dan Bebas PMK
12 Sapi Kurban di Masjid Raya Mujahidin Dipastikan Sehat dan Bebas PMK
Tuesday, 26/05/2026

KALBARONLINE.com – Sebanyak 12 ekor sapi kurban di Masjid Raya Mujahidin Pontianak dipastikan dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk disembelih pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan tim dari Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Kota Pontianak pada Selasa (26/5/2026).

Dokter hewan DPPP Kota Pontianak, Sofia Febriyanita mengatakan, seluruh sapi yang diperiksa memenuhi syarat baik dari segi usia maupun kondisi fisik.

“Semua memenuhi syarat. Dari segi umur semuanya di atas dua tahun. Secara fisik juga sehat, dari penampilan luar tidak ada masalah,” ujarnya usai pemeriksaan.

Sofia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan secara detail untuk memastikan hewan kurban bebas dari indikasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Menurutnya, ada beberapa tanda yang biasanya muncul pada hewan yang terpapar PMK.

“Kalau PMK biasanya hewan berliur, ada luka di mulut seperti sariawan, kemudian di kaki ada luka kemerahan. Biasanya juga pincang dan tidak mampu menopang badan,” jelasnya.

Tak hanya sapi, tim DPPP Kota Pontianak juga melakukan pemeriksaan terhadap kambing dan domba yang akan dijadikan hewan kurban.

Sofia mengingatkan, ukuran tubuh besar belum tentu menandakan hewan sudah cukup umur untuk dikurbankan.

“Kadang orang melihat besar saja, terutama kambing, ternyata setelah dicek umurnya belum masuk. Kalau domba, usia enam bulan sudah bisa dikurbankan, sedangkan kambing dalam syariat Islam harus satu tahun,” katanya.

Sementara itu, Kepala DPPP Kota Pontianak Irwan Prayitno mengatakan, pengawasan hewan kurban mulai dilakukan menjelang Iduladha 1447 Hijriah guna memastikan seluruh hewan yang dipotong dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.

Ia memastikan, 12 sapi yang diperiksa di Masjid Raya Mujahidin memenuhi syarat kurban.

“Secara kondisi fisik mencukupi umur dan dari sisi kesehatan tidak ada satupun hewan kurban yang terdeteksi mengalami penyakit,” katanya.

Irwan juga mengungkapkan, jumlah hewan kurban di Kota Pontianak pada Iduladha tahun 2026 diperkirakan meningkat sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya.

“Tahun 2025 lalu, sapi yang dipotong sekitar 1.400 ekor dan kambing sekitar 1.500 ekor. Tahun ini kami perkirakan meningkat menjadi sekitar 1.400-an sapi dan 1.600-an kambing,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sapi bantuan Presiden RI untuk Kota Pontianak menjadi salah satu hewan kurban dengan bobot terbesar tahun ini.

“Perkiraan saat penimbangan awal beratnya sekitar 930 kilogram. Ada kemungkinan saat hari H bisa mencapai kurang lebih satu ton,” jelas Irwan.

Menurutnya, mayoritas hewan kurban di Kota Pontianak merupakan sapi Madura dan sapi Bali karena ukurannya tidak terlalu besar sehingga lebih terjangkau bagi masyarakat.

“Mayoritas sapi kurban di Pontianak itu sapi Madura dan sapi Bali karena dari sisi harga memenuhi kriteria untuk hewan kurban masyarakat,” tutupnya. (Lid)

Sapi Bali dan Madura Dominasi Hewan Kurban di Pontianak, Ini Alasannya
Sapi Bali dan Madura Dominasi Hewan Kurban di Pontianak, Ini Alasannya
Tuesday, 26/05/2026

KALBARONLINE.com – Mayoritas hewan kurban yang dipotong di Kota Pontianak pada Iduladha 1447 Hijriah didominasi sapi Bali dan sapi Madura.

Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan (DPPP) Kota Pontianak Irwan Prayitno mengatakan, kedua jenis sapi tersebut paling banyak dipilih masyarakat karena ukuran tubuhnya tidak terlalu besar sehingga harganya lebih terjangkau.

Menurutnya, kondisi itu membuat sapi Bali dan sapi Madura lebih sesuai dengan kemampuan masyarakat untuk berkurban.

“Mayoritas sapi yang dikurbankan di Kota Pontianak itu sapi Bali dan sapi Madura. Karena ukurannya tidak terlalu besar, dari sisi harga juga memenuhi kriteria untuk hewan kurban di Kota Pontianak,” ujarnya usai melakukan pemeriksaan hewan kurban di Masjid Raya Mujahidin Pontianak, Selasa (26/5/2026).

Irwan menjelaskan, pihaknya mulai melakukan pengawasan dan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Salah satu lokasi pemeriksaan dilakukan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak.

“Hari ini kami mulai melakukan pengawasan terkait pemotongan hewan kurban tahun 1447 Hijriah. Sore ini kami melakukan pemeriksaan di Masjid Raya Mujahidin Pontianak,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap 12 ekor sapi di lokasi tersebut, seluruh hewan dipastikan dalam kondisi sehat dan layak untuk dikurbankan.

“Secara fisik hewan-hewan yang akan dikurbankan mencukupi umur untuk layak dikurbankan. Kemudian dari sisi kesehatan, tidak ada satupun hewan kurban yang terdeteksi mengalami penyakit,” jelasnya.

Selain memastikan kesehatan hewan kurban, DPPP Kota Pontianak juga memperkirakan jumlah hewan kurban tahun 2026 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

Irwan menyebut, peningkatan jumlah hewan kurban diperkirakan mencapai sekitar 10 persen.

“Tahun 2025 lalu, jumlah sapi yang dipotong kurang lebih sekitar 1.400 ekor. Kemudian kambing sekitar 1.500 ekor,” ungkapnya.

“Untuk tahun 2026 ini kami perkirakan ada peningkatan sekitar 10 persen. Jadi sapi diperkirakan sekitar 1.400-an ekor dan kambing sekitar 1.600-an ekor,” tambah Irwan.

Sementara itu, hewan kurban dengan bobot terbesar di Kota Pontianak tahun ini diketahui berasal dari sapi bantuan Presiden RI.

“Untuk sementara yang terbesar adalah sapi bantuan presiden untuk Kota Pontianak. Saat penimbangan awal beratnya kurang lebih 930 kilogram dan kemungkinan saat hari H bisa mencapai sekitar 1 ton,” tutupnya. (Lid)