Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
sman 1 sambas
Polemik LCC 4 Pilar Berakhir, MPR RI Pastikan SMAN 1 Sambas Wakili Kalbar ke Nasional
Polemik LCC 4 Pilar Berakhir, MPR RI Pastikan SMAN 1 Sambas Wakili Kalbar ke Nasional
Tuesday, 19/05/2026

KALBARONLINE.com – Polemik final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat akhirnya menemui titik terang. Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) memastikan SMAN 1 Sambas akan menjadi wakil Kalbar pada ajang LCC 4 Pilar tingkat nasional di Jakarta.

Kepastian itu disampaikan Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto saat mengunjungi SMAN 1 Pontianak dalam rangka memenuhi kunjungan balik pihak sekolah sekaligus melakukan sosialisasi terkait LCC 4 Pilar, Selasa (19/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Abraham mendengarkan langsung aspirasi dari kedua sekolah, yakni SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas terkait polemik yang sempat ramai diperbincangkan publik.

Menurut Abraham, MPR RI menghormati keputusan kedua sekolah yang sama-sama menolak digelarnya ulang partai final LCC 4 Pilar tingkat Kalbar.

“Kami MPR menerima masukan dari dua sekolah ini. Mereka (SMAN 1 Pontianak) mendukung SMAN 1 Sambas untuk mewakili Kalbar,” ungkap Abraham.

Ia memastikan, keputusan akhir menetapkan SMAN 1 Sambas akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti LCC 4 Pilar tingkat nasional sebagai perwakilan Kalimantan Barat.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Pontianak, Indang Maryati turut menyampaikan dukungan penuh kepada SMAN 1 Sambas agar dapat membawa nama baik Kalbar di tingkat nasional.

“Kami menyatakan siap mendukung SMA Negeri 1 Sambas untuk maju ke tingkat nasional tahun 2026 di ajang LCC mewakili Kalimantan Barat,” tegasnya.

Dengan keputusan tersebut, polemik LCC 4 Pilar Kalbar yang sebelumnya ramai menjadi perhatian publik dan media sosial kini resmi berakhir. Dukungan kedua sekolah diharapkan menjadi energi positif bagi para siswa untuk tampil maksimal di tingkat nasional. (Lid)

Sempat Dihujat Netizen, SMAN 1 Sambas Tetap Maju Wakili Kalbar di LCC MPR RI Nasional
Sempat Dihujat Netizen, SMAN 1 Sambas Tetap Maju Wakili Kalbar di LCC MPR RI Nasional
Tuesday, 19/05/2026

KALBARONLINE.com – SMAN 1 Sambas memastikan tetap maju sebagai perwakilan Kalimantan Barat pada ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) tingkat nasional.

Keputusan tersebut disampaikan Kepala SMAN 1 Sambas, Syafarudin, saat bertemu Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, dan Sekjen MPR RI, Siti Fauziah, di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, Selasa (19/5/2026).

Syafarudin mengungkapkan, pihak sekolah sempat mengalami keraguan usai polemik final LCC antara SMAN 1 Sambas dan SMAN 1 Pontianak ramai diperbincangkan di media sosial. Bahkan, banyak komentar negatif yang menyerang siswa maupun guru.

“Kita itu ada perasaan senang dan sedih. Setelah membawa pulang piala, banyak komentar di internet yang meminta kami mengembalikan piala. Akun pribadi murid dan guru juga banyak mendapat hujatan, itu yang membuat ragu untuk maju,” ujarnya.

Menurutnya, tekanan dari media sosial sempat memengaruhi kondisi psikologis para siswa peserta LCC. Mereka bahkan memilih menghindari komentar-komentar di internet untuk sementara waktu.

“Kami sempat vakum selama empat hari,” katanya.

Meski begitu, setelah melakukan komunikasi dengan pihak MPR RI dan Dinas Pendidikan Kalbar, pihak sekolah kembali membangun semangat para siswa untuk tetap melanjutkan perjuangan ke tingkat nasional.

“Sebelum berangkat ke Pontianak ini saya tanyakan lagi kepada anak-anak apakah yakin untuk maju, dan anak-anak yakin,” ungkapnya.

Syafarudin menegaskan, keputusan tetap maju juga dilandasi keinginan menjaga nama baik Kalimantan Barat di tingkat nasional. Terlebih, SMAN 1 Pontianak sebelumnya telah menolak opsi pertandingan ulang dan mendukung SMAN 1 Sambas sebagai wakil Kalbar.

“Kalau kami tidak maju sementara SMAN 1 Pontianak juga sudah menolak maju dan mendukung kami, lalu bagaimana dengan Kalbar? Itu yang kami pikirkan,” jelasnya.

Ia menyebut kondisi para siswa saat ini mulai membaik dan kembali fokus mempersiapkan diri menghadapi kompetisi nasional yang akan digelar di Jakarta.

“Alhamdulillah anak-anak masih tegar, sudah mulai semangat lagi, dan orang tua mereka juga tetap mendukung,” tuturnya. (Lid)