Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
spbun sukadana
Antrean BBM di SPBUN Sukadana Dua Minggu, Warga Keluhkan Pembatasan Pembelian Pertalite
Antrean BBM di SPBUN Sukadana Dua Minggu, Warga Keluhkan Pembatasan Pembelian Pertalite
Tuesday, 28/07/2026

KALBARONLINE.com – Warga Kabupaten Kayong Utara mengeluhkan antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di SPBUN Sukadana yang disebut telah berlangsung selama dua minggu terakhir.

Masyarakat menilai, meski terjadi penambahan pasokan pertalite, persoalan antrean belum juga teratasi akibat adanya pembatasan pengisian yang diterapkan kepada pengguna kendaraan.

Berdasarkan keluhan warga, SPBUN Sukadana mendapat tambahan pasokan pertalite sebanyak 8.000 liter dan 5.000 liter setiap kali kedatangan. Namun, masyarakat masih dibatasi dalam melakukan pengisian, yakni maksimal Rp50 ribu atau sekitar 5 liter per kendaraan roda dua.

Kondisi tersebut dinilai menyebabkan antrean kendaraan tetap terjadi karena kebutuhan masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi.

Warga juga meminta Pemerintah Daerah Kayong Utara mengambil kebijakan terkait keberadaan pengecer BBM di pinggir jalan, seperti kebijakan sebelumnya ketika harga pertalite eceran berada di kisaran Rp12 ribu per liter.

Menurut masyarakat, hilangnya penjualan dari pengecer pinggir jalan turut menyebabkan kendaraan menumpuk di SPBUN Sukadana.

Selain itu, warga mengeluhkan adanya pihak yang memanfaatkan kondisi antrean dengan menjual kembali pertalite dengan harga lebih tinggi dari harga eceran sebelumnya.

Dengan adanya antrean panjang, sebagian pengantri disebut menjual pertalite hingga di atas harga Rp12 ribu per liter.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait dapat segera mencari solusi agar distribusi BBM di SPBUN Sukadana berjalan lebih lancar dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi tanpa harus mengantre dalam waktu lama. (*)