Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
tabrak lari
Satlantas Polres Kubu Raya Buru Sopir Truk Tangki yang Diduga Tabrak Lari hingga Tewaskan Pemotor
Satlantas Polres Kubu Raya Buru Sopir Truk Tangki yang Diduga Tabrak Lari hingga Tewaskan Pemotor
Monday, 27/07/2026

KALBARONLINE.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kubu Raya masih memburu pengemudi truk tangki yang diduga terlibat dalam kecelakaan tabrak lari di Jalan Trans Kalimantan KM 56, Desa Lingga Batang, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB itu mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara penumpangnya mengalami luka ringan.

Korban meninggal diketahui bernama Ade Duta Alamsyah (19) yang mengendarai sepeda motor Honda bernomor polisi KB 5987 ND. Saat kejadian, ia berboncengan dengan M. Aldo Pranata (19).

Kasatlantas Polres Kubu Raya Iptu Judi Effendhy melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Tayan menuju Pontianak melalui Jalan Trans Kalimantan.

"Setibanya di lokasi kejadian, dari arah berlawanan atau dari Pontianak menuju Tayan datang sebuah truk tangki yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Truk tersebut diduga melebar ke jalur berlawanan hingga langsung menabrak sepeda motor yang dikendarai korban," ungkap Ade kepada awak media, Senin (27/7/2026).

Benturan keras membuat kedua korban terpental ke badan jalan. Ade Duta Alamsyah mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan M. Aldo Pranata selamat dengan luka ringan serta telah mendapatkan penanganan medis.

Ironisnya, setelah insiden terjadi, pengemudi truk tangki tidak menghentikan kendaraannya untuk memberikan pertolongan maupun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang. Sopir justru melarikan diri ke arah Tayan dan hingga kini masih dalam pencarian polisi.

Satlantas Polres Kubu Raya kini terus melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan para saksi, menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur Trans Kalimantan, serta mencari informasi terkait identitas kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Aiptu Ade menegaskan pihaknya tidak akan menghentikan upaya pencarian terhadap pengemudi truk tangki tersebut. Ia meminta pelaku segera menunjukkan itikad baik dengan menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

"Kami mengimbau kepada pengemudi truk tangki yang terlibat dalam kecelakaan ini agar segera menyerahkan diri ke kantor kepolisian terdekat atau ke Satlantas Polres Kubu Raya. Sikap kooperatif akan sangat membantu proses penyelidikan. Jangan mencoba menghindar karena kami akan terus melakukan upaya pencarian hingga identitas pelaku berhasil diungkap," tegas Ade.

Polisi juga mengajak masyarakat yang mengetahui identitas maupun keberadaan truk tangki tersebut agar segera menyampaikan informasi kepada Satlantas Polres Kubu Raya atau melalui layanan darurat Call Center 110.

"Kami berharap kerja sama masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat berarti untuk mengungkap kasus tabrak lari ini dan memberikan kepastian hukum bagi korban maupun keluarganya," tutup Ade. (*)

Sopir Terios Penabrak Anak di Ketapang Diamankan Polisi Usai Rekaman CCTV Viral
Sopir Terios Penabrak Anak di Ketapang Diamankan Polisi Usai Rekaman CCTV Viral
Saturday, 27/06/2026

KALBARONLINE.com – Rekaman kamera pengawas (CCTV) yang memperlihatkan seorang anak tertabrak mobil di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, viral di media sosial. Polisi memastikan pengemudi mobil yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut telah diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 11.49 WIB di ruas Jalan Provinsi Ketapang–Kendawangan, Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Dalam rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang anak tertabrak minibus Daihatsu Terios berwarna hitam. Kendaraan tersebut kemudian terus melaju sehingga sempat memunculkan dugaan bahwa pengemudinya melarikan diri.

Kasat Lantas Polres Ketapang AKP Yunita Puspita Sari membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia mengatakan lokasi kejadian berada di Jalan Provinsi Ketapang–Kendawangan, Kecamatan Matan Hilir Selatan.

"Benar, kejadiannya di Jalan Provinsi Ketapang-Kendawangan, Kecamatan Matan Hilir Selatan," ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat (26/6/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban saat itu hendak menyeberang jalan untuk membeli es krim. Saat berada di badan jalan, korban diduga tertabrak mobil Daihatsu Terios berwarna hitam.

"Korban hendak menyeberang jalan untuk membeli es krim, kemudian terjadi kecelakaan yang diduga melibatkan mobil Terios warna hitam," jelas Yunita.

Akibat benturan tersebut, korban terpental hingga tidak sadarkan diri. Warga kemudian mengevakuasi korban ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang untuk mendapatkan perawatan medis.

"Korban terpental hingga tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke RSUD dr. Agoesdjam Ketapang," katanya.

Polisi juga memastikan pengemudi kendaraan bernomor polisi KB 1135 GO telah diamankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap kronologi serta penyebab pasti kecelakaan.

"Saat ini pengemudi kendaraan KB 1135 GO sudah diamankan dan sedang dimintai keterangan," pungkasnya. (Adi LC)