Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
the boxing senator
Daud Yordan Tundukkan Petinju Filipina di Pontianak, Raih Gelar ABF Diamond
Daud Yordan Tundukkan Petinju Filipina di Pontianak, Raih Gelar ABF Diamond
Sunday, 11/10/2026

KALBARONLINE.com – Petinju kebanggaan Kalimantan Barat, Daud Yordan, kembali menunjukkan kemampuannya di atas ring. Bertanding di hadapan publik sendiri dalam ajang Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (10/10/2026), Daud berhasil mengalahkan petinju Filipina, Ador Torres, setelah menjalani pertarungan selama delapan ronde.

Duel berlangsung sengit sejak awal. Daud tampil agresif dengan melancarkan sejumlah pukulan untuk menekan lawannya. Sementara itu, Torres mengandalkan pertahanan yang solid sehingga mampu bertahan dari tekanan sepanjang pertandingan.

Sejak ronde pertama hingga ketujuh, Daud dinilai lebih dominan dalam mengumpulkan poin. Meski terus mendapat tekanan, Torres mampu bertahan hingga pertandingan memasuki ronde kedelapan.

Daud akhirnya keluar sebagai pemenang dan meraih gelar ABF Diamond Super Welterweight. Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi petinju asal Sukadana tersebut karena diraih di hadapan masyarakat Kalimantan Barat.

Ada hal menarik dari penampilan Daud malam itu. Pada bagian belakang pakaiannya, tertulis nama Sukadana, tempat kelahirannya, serta DPD RI, lembaga tempatnya mengabdi sebagai anggota.

Usai pertandingan, Daud menyampaikan terima kasih kepada sejumlah tokoh yang telah mendukung perjalanan kariernya, termasuk Oesman Sapta Odang dan Raja Sapta Oktohari.

Daud Yordan Tundukkan Petinju Filipina di Pontianak, Raih Gelar ABF Diamondd
Daud Yordan mengalahkan Ador Torres di Pontianak dan meraih gelar ABF Diamond Super Welterweight. Ia juga mendapat hadiah Rp1 miliar (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)​

Ia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, masyarakat, para tokoh daerah, Ketua DPD RI, serta seluruh anggota DPD RI.

Bagi Daud, kemenangan tersebut bukan sekadar pencapaian pribadi, tetapi juga membawa kebanggaan bagi daerah dan Indonesia.

“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan Kalimantan Barat dan Indonesia,” tegasnya.

Meski berhasil menang, Daud mengaku persiapannya untuk pertandingan kali ini belum maksimal. Ia bahkan menyebut penampilannya baru sekitar 50 persen dari kemampuan yang ingin ditunjukkan.

Daud pun memberi sinyal masih ingin kembali naik ring untuk menghadapi tantangan yang lebih besar, termasuk kemungkinan berduel dengan petinju legendaris asal Filipina yang juga berstatus senator.

Kemenangan Daud turut mendapat apresiasi dari Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang hadir menyaksikan pertandingan tersebut. Ria mengatakan dirinya menerima amanah dari Oesman Sapta Odang untuk menyerahkan hadiah sebesar Rp1 miliar kepada Daud atas kemenangan yang diraih.

“Sesuai amanah orang tua kita, H. Oesman Sapta Odang, atas kemenangan Daud Yordan, beliau mengamanahkan kepada saya untuk memberikan Rp1 miliar,” ujar Ria Norsan.

Sementara itu, Raja Sapta Oktohari turut menyampaikan kebanggaannya terhadap pencapaian Daud. Menurutnya, petinju asal Kalimantan Barat itu telah menunjukkan bahwa putra daerah mampu berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.

“Daud menunjukkan putra Kalimantan Barat yang membanggakan Indonesia. Kita menunggu Daud Yordan lainnya dari Kalimantan Barat,” ujarnya.

Harapan tersebut menjadi dorongan agar prestasi Daud dapat menginspirasi lahirnya petinju-petinju baru dari Kalimantan Barat.

Malam itu, Daud bukan hanya membawa pulang kemenangan dan gelar juara. Ia juga kembali memperkenalkan Sukadana dan Kalimantan Barat melalui panggung tinju yang disaksikan publik. (Lid)

Adik Daud Yordan Menggila! Leonardo Pukul KO Petinju Thailand dalam Tiga Ronde
Adik Daud Yordan Menggila! Leonardo Pukul KO Petinju Thailand dalam Tiga Ronde
Saturday, 10/10/2026

KALBARONLINE.com – Petinju asal Kalimantan Barat, Leonardo Yordan, tampil impresif dalam ajang Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (10/10/2026). Adik petinju Indonesia, Daud Yordan, itu sukses menumbangkan petinju Thailand, Chakkit Ratchakhot, melalui kemenangan knockout (KO) pada ronde ketiga.

Leonardo dan Chakkit dijadwalkan bertarung di kelas super lightweight selama enam ronde. Namun, Leonardo mampu mengakhiri duel lebih cepat setelah melancarkan pukulan yang membuat lawannya terjatuh dan tak mampu melanjutkan pertandingan.

Sejak ronde pertama, Leonardo tampil agresif dan terus menekan pertahanan Chakkit. Petinju Kalimantan Barat itu melancarkan sejumlah pukulan untuk mencari celah dan membuka peluang mengakhiri pertarungan.

Puncaknya terjadi pada ronde ketiga. Pukulan keras Leonardo ke arah badan membuat Chakkit terjatuh. Karena lawannya tak mampu meneruskan pertarungan, wasit menghentikan duel dan memastikan kemenangan KO bagi Leonardo.

Tampil di hadapan publik Pontianak, kemenangan tersebut menjadi momen penting bagi Leonardo. Seusai pertandingan, ia mengaku sempat merasa gugup karena bertanding di tengah banyak orang hebat, tetapi bersyukur bisa menyelesaikan laga dengan hasil positif.

“Saya grogi di sini, banyak orang hebat. Terima kasih,” ujar Leonardo seusai pertandingan.

Leonardo juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga yang hadir langsung memberikan dukungan. Kemenangan itu ia persembahkan kepada keluarga, para pendukung, dan pihak-pihak yang telah memberikan doa serta semangat, termasuk Universitas OSO.

“Kemenangan ini untuk kalian semua,” katanya.

Ia turut mengapresiasi dukungan penonton yang hadir di GOR Terpadu Pontianak. Menurut Leonardo, hasil yang diraihnya merupakan buah dari latihan dan persiapan sebelum pertandingan.

“Terima kasih teman-teman semua atas dukungan dan doa kalian. Ini hasil dari latihan,” tuturnya.

Kemenangan KO dalam tiga ronde atas Chakkit Ratchakhot menjadi salah satu hasil yang mencuri perhatian dalam gelaran Back to Champion 2026. Leonardo pun berhasil mempersembahkan kemenangan bagi para pendukungnya di Kalimantan Barat. (Lid)

Daud ‘The Boxing Senator’ Kembali Naik Ring, Tantang Adore Torres di Pontianak
Daud ‘The Boxing Senator’ Kembali Naik Ring, Tantang Adore Torres di Pontianak
Friday, 09/10/2026

KALBARONLINE.com – Petinju kebanggaan Kalimantan Barat, Daud Yordan, kembali naik ring dalam ajang DYP Back to Champion 2026 di GOR Ayani Terpadu Pontianak, Sabtu (10/10/2026). Kali ini, Daud akan menghadapi petinju asal Filipina, Adore Torres.

Menjelang pertandingan, Daud tak hanya mempersiapkan diri untuk menghadapi lawannya. Dalam sesi timbang badan yang digelar di Gaia Bumi Raya City, Jumat (9/10/2026), ia juga menyampaikan pesan kepada generasi muda Kalimantan Barat agar terus menggali potensi dan berani menekuni jalan masing-masing.

Daud mengatakan, setiap orang memiliki kesempatan untuk berprestasi, apa pun latar belakangnya. Ia mengaku berasal dari keluarga kurang mampu, tetapi mampu meraih prestasi melalui dunia tinju.

“Masing-masing punya jalan sendiri, khususnya kita anak-anak muda. Saya sendiri berasal dari keluarga yang tidak mampu, tetapi bisa berprestasi. Apalagi kalian yang sudah jauh lebih baik dibandingkan saya ketika baru memulai,” kata Daud.

Melalui Daud Jordan Promotion, ia juga ingin membuka kesempatan bagi petinju muda yang bercita-cita meniti karier profesional. Mereka diharapkan dapat mengikuti sistem pembinaan yang tersedia dan memiliki peluang untuk meraih gelar juara dunia.

Menurut Daud, potensi petinju muda di Kalimantan Barat perlu mendapat dukungan agar kemampuan mereka berkembang, sekaligus membuka jalan untuk mengharumkan nama daerah dan membanggakan keluarga.

“Saya yakin anak-anak Kalimantan Barat punya banyak potensi dan banyak yang hebat. Jadi, mereka perlu didukung,” ujarnya.

Selain mendorong lahirnya petinju berprestasi, Daud mengingatkan bahwa tinju juga menjunjung tinggi persahabatan. Persaingan keras di atas ring, menurutnya, tidak seharusnya merusak hubungan di luar pertandingan.

“Tinju itu tentang persahabatan. Olahraga itu tentang sahabat. Jadi, kita tidak akan bunuh-bunuhan di sini, tetapi di atas ring. Itu pun hanya sebatas di situ saja. Kalau di luar ring, kita tetap sahabat. Itulah indahnya olahraga,” ucapnya.

Daud pun mengajak masyarakat Kalimantan Barat untuk datang langsung menyaksikan pertandingan DYP Back to Champion 2026 di GOR Ayani Terpadu Pontianak.

Ia berharap dukungan masyarakat dapat membuat pertandingan berlangsung lancar dan sukses, sekaligus menjadi momentum bagi petinju daerah untuk menunjukkan kemampuan mereka.

“Kami, anak-anak daerah dan anak-anak bangsa, ingin memberikan karya kami untuk daerah. Oleh sebab itu, kami mohon doa dan dukungan dari Bapak dan Ibu sekalian agar besok kami bisa bertanding dengan lancar, pertandingan bisa sukses, dan kami bisa memenangkan pertarungan lagi seperti sebelumnya,” tuturnya. (Lid)