Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
unu kalbar
UNU Kalbar Kembali Dipercaya BPDP, 30 Mahasiswa Dapat Beasiswa Perkebunan Rp6,3 Miliar
UNU Kalbar Kembali Dipercaya BPDP, 30 Mahasiswa Dapat Beasiswa Perkebunan Rp6,3 Miliar
Wednesday, 09/09/2026

KALBARONLINE.com – Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU Kalbar) kembali dipercaya Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) sebagai salah satu lembaga penyelenggara pendidikan dalam Program Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Perkebunan Tahun 2026.

Kepercayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BPDP dan UNU Kalbar melalui Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian.

Pada 2026, UNU Kalbar menjadi salah satu dari 42 lembaga penyelenggara pendidikan yang menjalin kerja sama dengan BPDP untuk mendukung pelaksanaan Program Pengembangan SDM Perkebunan.

Kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di sektor perkebunan, khususnya komoditas kelapa sawit.

Bagi UNU Kalbar, kerja sama tahun 2026 menjadi capaian penting karena merupakan tahun kedua kampus tersebut dipercaya BPDP sebagai lembaga penyelenggara pendidikan dalam program beasiswa SDM Perkebunan.

Keberlanjutan kerja sama tersebut menunjukkan adanya kepercayaan terhadap kapasitas UNU Kalbar dalam menyelenggarakan pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa di bidang perkebunan.

Dalam kerja sama tahun 2026, total nilai kerja sama mencapai Rp6,3 miliar dengan jumlah penerima beasiswa sebanyak 30 mahasiswa.

Para penerima beasiswa akan mendapat kesempatan menempuh pendidikan sekaligus meningkatkan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan pembangunan perkebunan berkelanjutan.

Rektor UNU Kalbar, Prof. Dr. Sukino, M.Ag., menyampaikan bahwa keberlanjutan kerja sama dengan BPDP merupakan bentuk kepercayaan sekaligus tanggung jawab bagi UNU Kalbar untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan.

“Kerja sama ini merupakan bentuk kepercayaan yang sangat berarti bagi UNU Kalbar. Kami berkomitmen memastikan mahasiswa penerima beasiswa tidak hanya memperoleh pendidikan akademik, tetapi juga memiliki kompetensi, karakter, dan kesiapan untuk berkontribusi dalam pembangunan sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit. Kami berharap program ini dapat membuka akses pendidikan yang lebih luas sekaligus melahirkan SDM perkebunan yang kompeten dan berintegritas.”

Sementara itu, Dekan Fakultas Pertanian UNU Kalbar, Dr. Rinto Wiarta, M.Hut., menegaskan bahwa Fakultas Pertanian memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang mampu menjawab tantangan sektor perkebunan yang semakin kompleks.

“Fakultas Pertanian berkomitmen menjadikan program beasiswa ini sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi mahasiswa melalui pendidikan yang berbasis pada kebutuhan sektor perkebunan. Selain penguasaan aspek budidaya, mahasiswa perlu dibekali kemampuan analisis, teknologi, manajemen perkebunan, serta pemahaman terhadap prinsip keberlanjutan sehingga mampu beradaptasi dengan perkembangan industri kelapa sawit.”

Kepala Program Studi Agroteknologi UNU Kalbar, Riko Prasetyo, M.P., menyampaikan bahwa Program Studi Agroteknologi siap memastikan proses pendidikan bagi penerima beasiswa berjalan secara optimal dan sesuai dengan kebutuhan pengembangan SDM perkebunan.

“Program Studi Agroteknologi siap memberikan pendampingan akademik dan pembelajaran yang relevan bagi mahasiswa penerima beasiswa. Kami akan terus memperkuat pembelajaran yang mengintegrasikan teori dan praktik, teknologi pertanian, pengelolaan perkebunan yang efektif, serta prinsip keberlanjutan. Harapannya, lulusan program ini memiliki kompetensi yang dapat langsung diterapkan dan memberikan kontribusi nyata bagi sektor perkebunan.”

Program Pengembangan SDM Perkebunan melalui skema beasiswa menjadi salah satu upaya strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor perkebunan.

Keberadaan program tersebut diharapkan dapat menghasilkan generasi muda yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan perkebunan nasional dan mampu mendukung transformasi sektor perkebunan yang produktif, efisien, dan berkelanjutan.

Bagi UNU Kalbar, keberlanjutan kerja sama dengan BPDP juga memperkuat posisi Fakultas Pertanian, khususnya Program Studi Agroteknologi, dalam berkontribusi terhadap pengembangan SDM perkebunan di Kalimantan Barat.

Dengan dukungan program beasiswa tersebut, UNU Kalbar diharapkan mampu terus menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik dan profesional serta siap berkontribusi dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit.

Kerja sama ini sekaligus menjadi momentum bagi UNU Kalbar untuk memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pemangku kepentingan sektor perkebunan dalam menciptakan SDM unggul.

Melalui pendidikan yang berkualitas dan relevan dengan kebutuhan industri, program beasiswa SDM Perkebunan diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing dan keberlanjutan perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Pemkot Pontianak dan UNU Kalbar Perkuat Kerja Sama, Fokus Tingkatkan SDM dan Pendidikan
Pemkot Pontianak dan UNU Kalbar Perkuat Kerja Sama, Fokus Tingkatkan SDM dan Pendidikan
Monday, 13/07/2026

KALBARONLINE.com – Pemerintah Kota Pontianak memperkuat kerja sama dengan Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat (UNU Kalbar) dalam pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang digelar di Kampus UNU Kalbar, Senin (13/7/2026).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, Pemerintah Kota Pontianak membuka peluang kerja sama di berbagai bidang yang dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah dan masyarakat.

"Kita meningkatkan kerja sama dengan UNU Kalbar terkait Tridarma Perguruan Tinggi. Kota Pontianak siap bekerja sama di segala bidang sesuai kewenangan dan kebutuhan daerah," ujarnya.

Menurut Edi, kesepakatan tersebut akan segera ditindaklanjuti melalui perjanjian kerja sama teknis antara UNU Kalbar dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Masing-masing OPD nantinya akan memetakan program yang dapat dikolaborasikan.

"Kita secara teknis akan menurunkan MoU ini menjadi kerja sama yang lebih konkret," katanya.

Ia berharap kerja sama tersebut mampu mendukung peningkatan mutu pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kota Pontianak.

Menurutnya, peningkatan kualitas pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong naiknya Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Namun, IPM tidak hanya ditentukan oleh sektor pendidikan, melainkan juga kualitas kesehatan dan kemampuan ekonomi masyarakat.

Karena itu, Edi menilai peran perguruan tinggi sangat dibutuhkan melalui pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penyusunan kajian kebijakan publik.

Selain itu, kolaborasi tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengurangi angka pengangguran. Perguruan tinggi dinilai memiliki peran strategis dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja, sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru di kalangan mahasiswa dan masyarakat.

Edi juga menyampaikan apresiasi kepada Nahdlatul Ulama yang selama ini terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan keagamaan masyarakat, khususnya di Kota Pontianak.

"Terima kasih kepada NU yang terus berperan meningkatkan kualitas keagamaan masyarakat dan pendidikan. Kita berharap kerja sama ini memberikan hasil nyata untuk meningkatkan kualitas masyarakat dan pembangunan Kota Pontianak," tutupnya. (*)