Shopping cart
Your cart empty!
Terms of use dolor sit amet consectetur, adipisicing elit. Recusandae provident ullam aperiam quo ad non corrupti sit vel quam repellat ipsa quod sed, repellendus adipisci, ducimus ea modi odio assumenda.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Sit amet consectetur adipisicing elit. Sequi, cum esse possimus officiis amet ea voluptatibus libero! Dolorum assumenda esse, deserunt ipsum ad iusto! Praesentium error nobis tenetur at, quis nostrum facere excepturi architecto totam.
Lorem ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Inventore, soluta alias eaque modi ipsum sint iusto fugiat vero velit rerum.
Do you agree to our terms? Sign up
|
|
Oleh : Redaksi KalbarOnline |
| Friday, 02 October 2026 |
KALBARONLINE.com – Datang ke Pontianak Biennale 2026 tak melulu soal melihat karya seni. Pengunjung juga bisa ikut berkreasi dengan membuat kolase hingga manik-manik dalam aktivitas interaktif yang dihadirkan Bukumpul Library, Jumat (2/10/2026).
Salah satu aktivitas yang bisa dicoba adalah membuat kolase. Pengunjung bebas menyusun dan menggabungkan berbagai potongan gambar menjadi karya sesuai kreativitas masing-masing.
Adil, volunteer Bukumpul Library, mengatakan ada dua aktivitas interaktif yang mereka hadirkan, yakni kolase dan pembuatan manik-manik.
“Kolase itu seperti cabang seni yang mengumpulkan, menempel, atau menggabungkan berbagai macam gambar yang sudah ada,” kata Adil.
Bahan yang digunakan pun sederhana. Pengunjung bisa memanfaatkan potongan majalah, gambar bekas hingga hasil cetak yang sudah tidak digunakan untuk diolah menjadi karya baru.
Menariknya, kolase yang selesai dibuat boleh dibawa pulang. Namun, pengunjung juga bisa meninggalkannya untuk dipajang bersama karya pengunjung lainnya di area Bukumpul Library.
Tak hanya menyediakan aktivitas kreatif, Bukumpul Library turut membawa koleksi buku dari berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Singapura.
Adil mengatakan koleksi tersebut berisi bacaan yang menurutnya tidak umum ditemukan di perpustakaan kota.
“Ini buku-buku yang kita nggak bakal temuin di perpustakaan kota ataupun perpustakaan yang lain. Karena ini memang buku-buku yang berasal dari penulis Malaysia, Singapura, dan sebagainya,” ujarnya.
Aktivitas lainnya adalah pembuatan manik-manik yang dibawa oleh seniman dan berkaitan dengan kebudayaan masyarakat lokal di Malaysia.
Kehadiran Bukumpul Library memberikan pengalaman berbeda di Pontianak Biennale 2026. Pengunjung tidak hanya menikmati karya yang dipamerkan, tetapi juga bisa membaca, berkreasi, dan membawa pulang karya buatan sendiri. (Lid)
KALBARONLINE.com – Datang ke Pontianak Biennale 2026 tak melulu soal melihat karya seni. Pengunjung juga bisa ikut berkreasi dengan membuat kolase hingga manik-manik dalam aktivitas interaktif yang dihadirkan Bukumpul Library, Jumat (2/10/2026).
Salah satu aktivitas yang bisa dicoba adalah membuat kolase. Pengunjung bebas menyusun dan menggabungkan berbagai potongan gambar menjadi karya sesuai kreativitas masing-masing.
Adil, volunteer Bukumpul Library, mengatakan ada dua aktivitas interaktif yang mereka hadirkan, yakni kolase dan pembuatan manik-manik.
“Kolase itu seperti cabang seni yang mengumpulkan, menempel, atau menggabungkan berbagai macam gambar yang sudah ada,” kata Adil.
Bahan yang digunakan pun sederhana. Pengunjung bisa memanfaatkan potongan majalah, gambar bekas hingga hasil cetak yang sudah tidak digunakan untuk diolah menjadi karya baru.
Menariknya, kolase yang selesai dibuat boleh dibawa pulang. Namun, pengunjung juga bisa meninggalkannya untuk dipajang bersama karya pengunjung lainnya di area Bukumpul Library.
Tak hanya menyediakan aktivitas kreatif, Bukumpul Library turut membawa koleksi buku dari berbagai negara di Asia Tenggara, termasuk Malaysia dan Singapura.
Adil mengatakan koleksi tersebut berisi bacaan yang menurutnya tidak umum ditemukan di perpustakaan kota.
“Ini buku-buku yang kita nggak bakal temuin di perpustakaan kota ataupun perpustakaan yang lain. Karena ini memang buku-buku yang berasal dari penulis Malaysia, Singapura, dan sebagainya,” ujarnya.
Aktivitas lainnya adalah pembuatan manik-manik yang dibawa oleh seniman dan berkaitan dengan kebudayaan masyarakat lokal di Malaysia.
Kehadiran Bukumpul Library memberikan pengalaman berbeda di Pontianak Biennale 2026. Pengunjung tidak hanya menikmati karya yang dipamerkan, tetapi juga bisa membaca, berkreasi, dan membawa pulang karya buatan sendiri. (Lid)
Bayar Sekarang, Tahu Lebih Banyak
Masukkan nomor WhatsApp Anda untuk mendapatkan akses penuh ke berita premium ini