KalbarOnline,
Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji melalui akun Facebook
resminya menegaskan bahwa penanganan defisit APBD Kalbar 2018 sebesar Rp691
miliar telah selesai. Bahkan dalam postingannya, Bang Midji menegaskan bahwa hak
daerah-daerah kabupaten dan kota dari bagi hasil pajak sebesar Rp600an miliar
akan segera dibayarkan.

Di postingan itu, Bang Midji juga menyampaikan permohonan
maafnya terkait sejumlah kegiatan pembangunan yang harus dijadwal ulang, hal
ini lantaran dirinya akan mengutamakan untuk memulai pengerjaan jalan Suti
Semarang mulai tahun ini.
“Tahun depan mulai ke arah Merakai, Serawai, Jelai, Tumbang
Titi, Jawai, Paloh dan jalan lain yang kondisinya kayak bubur,” tulis Bang
Midji.
Bang Midji juga mengakui anggaran Pemprov Kalbar memang
masih terbatas
Memang, lanjut Bang Midji, anggarannya masih terbatas tetapi
masyarakat bisa menikmati pembangunan secaea merata sekalipun belum bisa
selesai masalahnya.
“Mohon dukungannya, ayo kita tingkatkan semangat bersama
kerja, kerja, kerja untuk Kalbar maju dan sejahtera,” pungkasnya.

Postingan Bang Midji ini seolah menjawab kabar yang sebelumnya
beredar bahwa pengerjaan Jalan Suti Semarang pasti gagal yang diposting oleh
akun Facebook Robert Christianto, bahkan dalam postingannya itu Robert bersama masyarakat
akan turun langsung ke Pontianak untuk mengkonfirmasi langsung ke Gubernur Sutarmidji
terkait perihal itu. (Fai)