Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
UAS Diberi Gelar Kyai Mangku Jagadilaga oleh Keraton Matan Tanjungpura
Home > Berita > Politik > UAS Diberi Gelar Kyai Mangku Jagadilaga...
Ketapang

UAS Diberi Gelar Kyai Mangku Jagadilaga oleh Keraton Matan Tanjungpura

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Sunday, 21 October 2018 - 23:42 WIB
UAS Diberi Gelar Kyai Mangku Jagadilaga oleh Keraton Matan Tanjungpura
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Ketapang

– Kerajaan Matan Tanjungpura memberikan gelar ‘Kyai Mangku Jagadilaga’ kepada

Ustad Abdul Somad (UAS). Pemberian gelar tersebut disematkan oleh Raja Matan

Tanjungpura, Pangeran Ratu Kertanegara di Keraton Kerajaan Matan Tanjungpura,

Sabtu (20/10/2018).

Raja Matan Tanjungpra, Pangeran Ratu Kertanegara, Ir Gusti

Kamboja mengatakan bahwa pemberiaan gelar kepada Ustadz Abdul Somad sebagai

bentuk apresiasi Kerajaan Matan terhadap kegigihan UAS dalam berdakwah di

seluruh nusantara.

“Beliau telah mewakafkan dirinya untuk berdakwa dan

menyatukan bangsa Indonesia agar tetap kokoh. Untuk itu kami menganugerahi

gelar kebesaran kepada beliau agar tetap di jalan dakwah untuk merawat bangsa

Indonesia,” ungkapnya.

Ia melanjutkan, pemberian gelar dilakukan langsung di Istana

Keraton Matan Tanjungpura dengan dihadiri para tokoh masyarakat yang langsung

dinobatkan oleh Pangeran Ratu Kertanegara.

Selain pemberian gelar, Kerajaan Matan Tanjungpura juga

mengenakan darjah kebesaran kepada UAS. Ia menilai kedatangan UAS di Istana

Matan Tanjungpura menjadi momentum kebangkitan umat Islam Ketapang khususnya

dan Indonesia umumnya.

“Kyai Mangku Jagadila yang disematkan kepada Ustad Abdul

Somad memiliki makna tokoh terhormat dan mulia sebagai penjaga kedaulatan dan

persatuan negara bangsa Indonesia dengan ilmunya,” tukasnya.

Sementara Ustadz Abdul Somad kepada KalbarOnline mengucapkan

terima kasihnya kepada Kerajaan Matan Tanjungpura atas gelar yang diberikan

kepadanya. Ia juga mendoakan semoga Allah melimpahkan Rahmat-Nya kepada Negeri

Matan berserta seluruh kerabat Kesultanan Matan Tanjungpura.

Selain itu, dalam kesempatan itu, Kerabat Kerajaan Matan

Tanjungpura juga memberikan cendramata sebuah duplikat manuskrif fiqih arab Melayu

tahun 1896 dan Batu Kecubung Ungu. (Adi LC)

Tag