KalbarOnline,
Pontianak – Ketua Bawaslu Kalbar, Ruhermansyah membenarkan tabloid Indonesia
Barokah telah masuk di Pontianak, Kalimantan Barat.
Ruhermansyah memastikan bahwa tabloid yang dikirim melalui PT
Pos Indonesia ke Pontianak itu benar merupakan tabloid Indonesia Barokah.
“Tabloid Indonesia Barokah yang dimaksud adalah yang sama
dengan daerah lainnya,” ujarnya saat dikonfirmasi awak media via WhatsApp, Sabtu
(9/2/2019) siang.
Ruhermansyah turut mengungkapkan jumlah tabloid yang berisikan
konten tendensius terhadap pasangan capres-cawapres RI nomor urut 02 itu sebanyak
2465 eksemplar, yang terbagi dalam 26 koli paket kiriman.
“Bawaslu mengidentifikasi jumlah dan tujuan dari tabloid Indonesia
Barokah untuk dituangkan ke dalam form A pengawasan,” terangnya.
Tak sampai disitu, Ruhermansyah juga mengungkapkan bahwa tabloid
itu rencananya akan didistribusikan ke masjid-masjid di 13 kabupaten/kota
se-Kalimantan Barat.
“Sementara Kabupaten Kayong Utara yang belum terdeteksi sebagai
tempat tujuan,” ucapnya.
Kendati demikian, Ruhermansyah menuturkan bahwa pihaknya
belum mengetahui secara pasti siapa pengirim tabloid tersebut. Pihaknya, lanjut
dia, sudah melakukan koordinasi dengan Polda Kalbar untuk diselidiki lebih
lanjut.
“Kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polri (Polda
Kalbar) dan lebih lanjut menjadi kewenangan pihak Polri,” tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya bahwa sebanyak 11 karung
paket berisikan tabloid ‘Indonesia Barokah’ ditemukan di Tempat Penimbunan
Sementara (TPS) PT Pos Indonesia atau Kantor Pos lama di Jalan Rahadi Oesman No
1 Pontianak, Kalimantan Barat, Jumat (8/2/2019) siang.
Hal ini turut dibenarkan Kepala Kantor PT Pos Pontianak,
Zaenal Hamid. Dirinya mengatakan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan
Polda Kalbar, Bawaslu dan BAIS.
“Kita sudah koordinasi dengan Polda, Bawaslu dengan BAIS
bahwa semua penanganan itu sudah ditangani oleh Polda,” ujarnya saat
dikonfirmasi awak media via telepon, Jumat (8/2/2019) siang.
Saat ini, kata dia, paket tersebut sedang diperiksa oleh
pihak Polda Kalbar.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari
pihak Kepolisian perihal ditemukannya belasan paket berisikan tabloid Indonesia
Barokah ini. (Fat)