KalbarOnline,
Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji berencana mengganti
Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang kerjanya hanya mentang-mentang
dan tanpa inovasi.
“Saya akan ganti Kepala OPD yang kerjanya hanya
mentang-mentang saja, tak ade inovasi. Kasi yang kerjanya merasa lebih berkuasa
dari Kabid/Kabag dan tak ade inovasi juga akan saya ganti,” ujar Sutarmidji, saat
membuka Diklatpim tingkat IV yang berlangsung di Aula BPSDM Kalbar, Selasa
(12/3/2019).
Orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura itu menegaskan kepada
ASN untuk kelola pemerintahan yang baik dan berpacu dengan cepat dalam pembangunan
Kalbar yang lebih baik.
“Kita harus berpacu dengan cepat dalam pembangunan Kalbar,” tegasnya.
Saat ini, kata Midji, sudah memasuki era revolusi industri, dimana
era ini kompetisi dilakukan dengan cepat.
“Siapa yang tidak bisa melakukan percepatan itu serta
terintegrasi dengan data yang terintegrasi, maka dia tak akan mampu bersaing,”
tukasnya.
“Saya harap kepada para calon pimpinan ke depan ini harus
bisa lakukan inovasi-inovasi dalam pelaksanaan tugas. Pahami aturan, supaya
yang kita kerjakan tidak melanggar aturan,” timpalnya.
Mantan Wali Kota Pontianak ini turut mengungkap keinginannya
dalam pelaksanaan tugas ada pejabat Eselon II A yang berusia muda sekitaran
35-40 tahun sehingga dapat berkiprah.
Terlebih saat ini, kata dia, Pemprov Kalbar tengah melakukan open bidding (lelang jabatan) untuk jabatan Eselon II, sehingga kesempatan sangat terbuka.
“Ke depannya objektifitas dikedepankan dalam menentukan pilihan pejabat. Jangan kuatir, karir itu dijaga dengan prestasi kerja, bukan lagi dengan kedekatan pada atasan,” pungkasnya. (*/Fai)