Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Sutarmidji Bakal Tertibkan Perusahaan Perkebunan dan Pertambangan Tak Patuh Aturan
Home > Berita > Politik > Sutarmidji Bakal Tertibkan Perusahaan Pe...
Pontianak

Sutarmidji Bakal Tertibkan Perusahaan Perkebunan dan Pertambangan Tak Patuh Aturan

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Tuesday, 18 June 2019 - 20:26 WIB
Sutarmidji Bakal Tertibkan Perusahaan Perkebunan dan Pertambangan Tak Patuh Aturan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Pontianak – Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji menginginkan adanya suatu kerjasama antara Pemerintah Provinsi Kalbar dan Kejaksaan Tinggi Kalbar untuk menertibkan perusahaan perkebunan dan pertambangan di Kalbar yang dinilainya tak mematuhi aturan.

“Karena perusahaan perkebunan dan pertambangan, kadang sulit

untuk diajak koordinasi supaya mematuhi aturan-aturan. Kepedulian atau

kontribusi perusahaan juga minim,” ujarnya saat diwawancarai usai

menandatangani perjanjian kerjasama dengan Kejati Kalbar terkait TP4D, Selasa

(18/6/2019).

Orang nomor wahid di Bumi Tanjungpura ini lantas

mencontohkan, permasalahan yang terjadi di perusahaan perkebunan dengan

masyarakat, di mana masih banyak perusahaan perkebunan yang tidak menyerahkan

sebesar 20 persen Perkebunan Inti Rakyat (PIR) kepada masyarakat.

“PIR yang 20 persen milik masyarakat belum diserahkannya.

Kalo tidak diserahkan ke masyarakat kita anggap itu suatu pelanggaran,” tukasnya.

Kemudian, lanjut dia, dana CSR perusahaan yang menurutnya tidak jelas. Pasalnya, masyarakat di lingkungan perusahaan masih banyak tergolong masyarakat miskin, desa di lingkungan perusahaan merupakan desa tertinggal bahkan sangat tertinggal. Artinya, kata dia, kepedulian dan kontribusi perusahaan tidak ada.

“Harusnya kalau misalnya suatu perusahaan tersebut berada di suatu desa, lihat status desanya apa. Misalnya desa sangat tertinggal, harusnya buat bagaimana desa itu menjadi desa mandiri. CSR-nya digunakan untuk menangani komponen-komponen desa mandiri. Selama ini tidak, tidak ada pedulinya, ini yang nanti akan kita tangani,” tandasnya. (Fai)

Tag