Rupinus : ASN bagian
dari solusi jawab dinamika perubahan
KalbarOnline,
Pontianak – Bupati Sekadau, Rupinus, SH., M.Si turut menghadiri kegiatan Diseminasi penyelenggaraan daerah bagi
pimpinan daerah Kabupaten/Kota se-Kalbar yang digelar oleh Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Barat di Hotel Aston Pontianak,
Rabu (24/7/2019).
Kegiatan yang mengusung tema ‘sinergitas tata kelola
pemerintahan melalui optimalisasi pengembangan kompetensi dan inovasi’ ini dibuka
langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji.
Dalam kegiatan itu juga dilakukan penandatanganan
pengembangan kompetensi bagi Bupati/Wali Kota se-Kalimantan Barat.
Diwawancarai usai kegiatan, Bupati Rupinus mengatakan,
penandatanganan kesepakatan itu bagian merupakan bagian dari pada rangkaian
pengembangan kompetensi aparatur pemerintah daerah.
“Ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan pimpinan daerah
terkait perencanaan dan kebutuhan pengembangan kompetensi bagi ASN,” ujarnya.
Ia juga menambahkan, tujuan lainnya adalah untuk mensinergikan
upaya peningkatan tata kelola pemerintahan dengan perpaduan inovasi daerah.
Selain itu, juga bisa dijadikan sebagai pendorong terjadinya
pertukaran informasi di kalangan pemerintah daerah.
“Diseminasi penyelenggaraan pemerintahan daerah bagi pimpinanan
daerah adalah hal positif, bisa kita manfaatkan sebagai media pertukaran
informasi, pengetahuan dan pengalaman dalam penyelenggaraan pemerintahan
daerah,” jelasnya.
Diseminasi yang dihadiri para Bupati/Wali Kota se-Kalbar ini
diharapkan akan melahirkan inovasi yang
mampu menjawab tantangan saat ini.
Oleh karenanya, Rupinus menegaskan, ASN bisa menjadi bagian
dari solusi menjawab dinamika perubahan yang cepat.
“Prioritas dari dilakukannya diseminasi penyelenggaraan bagi
pimpinan daerah ini adalah bagaimana lahir inovasi- inovasi yang penting untuk
menjawab kebutuhan pelayanan publik saat ini. Di mana tuntutan pelayanan prima,
cepat dan tepat dapat dipertanggungjawabkan saat ini sangat urgen,” tukasnya.
Adapun beberapa materi yang disampaikan pada kegiatan diseminasi
itu, di antaranya adalah arah dan kebijakan penyusunan rencana dan kebutuhan
pengembangan kompetensi bagi ASN, penguatan reformasi birokrasi dalam
percepatan perbaikan tata kelola pemerintahan serta daya ungkit dan pengaruh inovasi
dalam tata kelola pemerintahan. (Mus)