KalbarOnline, Sekadau
– Menyikapi situasi keamanan nasional akhir ini, di mana terjadi kejadian
unjuk rasa serta demonstrasi yang diwarnai kerusuhan tentu saja menimbulkan
keprihatinan dan kekhawatiran banyak pihak.
Tak ingin kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Sekadau,
Polres Sekadau melakukan pendekatan dengan elemen masyarakat terutama tokoh
agama di Kabupaten Sekadau.
Dalam kegiatan tersebut Polres Sekadau yang dipimpin Kasat
Binmas, IPTU Masdar bersama Kasat Samapta, IPTU Kamto, KBO Sat Binmas, IPDA Lijana
Tajudin dan Kasi Propam, IPDA Nuryadi mengunjungi kediaman Ketua MUI Sekadau, KH.
Muhdlor di Jalan Merdeka Timur Km 7.
Kepada tokoh agama, IPTU Masdar menyampaikan bahwa kejadian
aksi demonstrasi yang diwarnai kerusuhan beberapa waktu yang lalu menjadi
keprihatinan negara.
Polres Sekadau mengharapkan kejadian tersebut tidak terjadi
kembali terutama di Bumi Lawang Kuari, yang mana terdiri dari keberagaman dan
multi etnis.
“Di situlah terdapat kebhinekaan di mana persatuan dan kesatuan
harus kita junjung selalu untuk keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia
(NKRI),” tutur Kasat Binmas, Selasa (3/9/2019).
Pada kesempatan yang sama pula Kasat Samapta, IPTU Kamto
menjelaskan, dalam menjaga keutuhan NKRI dibutuhkan peran dari pemerintah serta
seluruh elemen masyarakat baik itu tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Seperti halnya pada pelaksanaan Pemilu 2019, di mana peran
tokoh agama mendinginkan suhu politik, diharapkan juga dapat meredam isu maupun
berita hoax yang beredar di medsos.
“Maka dari itu peran tokoh agama sangat penting dalam
menjaga stabilitas Kamtibmas di setiap daerah,” terang Kasat Samapta, IPTU
Kamto.
Sementara Ketua MUI Sekadau, KH. Muhdlor yang juga selaku
tokoh agama mengamini hal tersebut.
“Untuk menjadi negara yang kuat memang dibutuhkan kerjasama
dari seluruh aparat pemerintah dan elemen masyarakat, terjalinnya persatuan
antar suku agama menjadi pondasi untuk kemajuan bangsa,” tandasnya. (Mus)