KalbarOnline, Sekadau
– Di momentum Hari Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28
Oktober, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Sekadau, Paulus
Misi mengajak para pemuda untuk tetap bersatu. Ia juga berharap para pemuda
untuk terus berkreativitas serta berkontribusi dalam pembangunan dengan
meningkatkan sumber daya manusia dan keterampilan yang dimiliki.
Pasalnya, kata dia, pemuda merupakan generasi penerus estafet
kepemimpinan bangsa. Untuk itu, para pemuda khususnya pemuda Sekadau dimintanya
untuk memahami hal itu.
Di momen peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 itu pula ia
menegaskan agar para pemuda tetap memiliki semangat NKRI seiring dengan
semangat sumpah pemuda yang berlandaskan pada Pancasila baik sebagai ideologi
dasar dan falsafah bangsa Indonesia.
“Ini harus terus dipegang teguh dan terpatri di sanubari dan
menjadi pegangan dalam melangkah,” ujarnya.
Dia juga berpesan agar para pemuda khususnya generasi muda yang
masih menempuh pendidikan untuk belajar dengan baik agar menyongsong masa depan
yang gemilang.
“Asah profesionalisme dan keterampilan yang nanti bisa
dipergunakan untuk membangun bangsa dan negara ke depan. Jauhilah hal-hal yang
buruk, hal-hal yang tidak berguna seperti penggunaan narkoba dan kebiasaan yang
tidak baik,” pesannya.
“Semua upaya itu tentu tidak akan terlaksana dengan baik
jika seseorang tidak menjaga kesehatan tubuh maupun jiwanya,” timpalnya.
Untuk itu, kata dia, para pemuda harus memiliki tubuh yang
sehat. Selain itu, fokus dalam belajar dan bekerja. Tentunya, kata dia, dengan
memegang prinsip prioritas yang mendahulukan kepentingan yang lebih baik.
“Kemudian moral, etika dan agama juga menjadi pegangan yang
sangat bermanfaat,” pungkasnya.
Sementara Kepala Bidang Kepemudaan Disporapar Sekadau, Idin
mengharapkan kerjasama antara pemerintah daerah dan Dinas Kepemudaan, Olahraga dan
Pariwisata Kabupaten Sekadau dapat semakin baik. Terutama dalam pengembangan
terhadap para pemuda di Kabupaten Sekadau.
“Kalau peringatan untuk tahun ini sudah lebih bagus
dibandingkan tahun lalu. Karena peringatan sumpah pemuda kali ini dilaksanakan dengan
upacara bendera. Kalau sebelumnya kita hanya apel. Selain itu, Pak Bupati juga
ikut dalam pelaksanaannya, serta kita juga melibatkan anak-anak yang di tahun-tahun
sebelumnya aktif di Jambore serta Paskibraka,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan beberapa hal yang diperlukan berbagai
organisasi kepemudaan yang ada di Kabupaten Sekadau. Seperti diperlukannya
gedung pertemuan khusus, sehingga mereka dapat melaksanakan berbagai kegiatan
di gedung tersebut.
“Kita juga selalu laksanakan kegiatan-kegiatan kepemudaan
namun tetap disesuaikan dengan anggaran yang kita miliki. Ada beberapa kegiatan
yang dari pusat tidak tersedia anggarannya tetapi kita tetap usahakan untuk dikoordinir,”
jelasnya.
Untuk organisasi kepemudaan yang aktif dalam melestarikan
kebudayaan atau kerajinan ia pun menyarankan untuk melaporkan kegiatan tersebut
kepada Disporapar sehingga dalam pelaksanaannya dapat dibantu atau diarahkan
sesuai dengan kebutuhan organisasi kepemudaan tersebut. (Mus)