Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Hadiri Nyangkolatn Tona Ya'at di Batu Jato, Bupati Rupinus Minta Pengelola Pasang Papan Peringatan
Home > Berita > Politik > Hadiri Nyangkolatn Tona Ya'at di Batu Ja...
Sekadau

Hadiri Nyangkolatn Tona Ya'at di Batu Jato, Bupati Rupinus Minta Pengelola Pasang Papan Peringatan

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Saturday, 09 November 2019 - 12:18 WIB
Hadiri Nyangkolatn Tona Ya'at di Batu Jato, Bupati Rupinus Minta Pengelola Pasang Papan Peringatan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Sekadau

– Bupati Sekadau, Rupinus berkesempatan menghadiri kegiatan Nyangkolatn

Tona Ya'at (tolak bala) di kawasan objek wisata Bato Jato di Desa Pantok

Kecamatan Nanga Taman, Kabupaten Sekadau tepatnya di riam bombang atau lokasi

bendungan PLTMH Desa Pantok, Rabu (6/11/2019) kemarin.

Kegiatan Nyangkolatn Tona Ya'at ini dilangsungkan untuk

membersihkan kawasan objek wisata Batu Jato dari hal-hal negatif. Seperti yang

diketahui, sebelumnya pada 3 November 2019 terjadi insiden yang tidak

diinginkan di kawasan wisata Batu Jato.

Menyikapi insiden tersebut, pemerintah desa bersama

masyarakat setempat sepakat untuk melangsungkan acara Nyangkolatn Tona Ya'at

tersebut, agar kawasan wisata Batu Jato tetap nyaman dan aman untuk dikunjungi

oleh wisatawan.

Berdasarkan tradisi masyarakat setempat, tiga hari setelah

pelaksanaan nyangkolat ya'at Objek wisata Batu Jato belum bisa dikunkungi.

Nantinya akan ditutup selama tiga hari sejak tanggal 7-10 November 2019. Hal

ini merupakan tindaklanjut dari kegiatan Nyangkolatn Tona Ya'at. Dan akan

dibuka kembali untuk umum pada 11 November 2019.

Di kesempatan itu, Bupati Rupinus mengingatkan masyarakat khususnya

pengelola objek wisata Batu Jato agar tetap menjaga keasrian alam dan

kebersihan di kawasan Batu Jato. Ia juga menegaskan kepada masyarakat agar

tidak menjual lahan di kawasan objek wisata Batu Jato kepada investor.

Ia mengharapkan masyarakatlah yang mengelola lokasi wisata

tersebut, sehingga dengan demikian perekonomian masyarakat setempat juga yang

akan maju.

Sedangkan untuk persoalan keamanan di sekitar lokasi Batu

Jato, Rupinus menyarankan agar di setiap lokasi yang rawan atau yang memiliki

arus air yang sangat deras dipasang papan peringatan.

“Sebentar lagi akhir tahun, Natal, tahun baru dan Imlek

sudah tidak lama lagi. Pengunjung tentunya pasti akan bertambah. Kepada pengelola,

saya harapkan cepat-cepat mengantisipasi hal itu, dengan memasang papan

peringatan, kalau bisa sediakan satu orang pengawas di sekitar lokasi yang

rawan,” ungkapnya.

Ia juga menyarankan kepada pengelola agar jika dimungkinkan

menjalin kerjasama dengan pihak asuransi. Sehingga tidak hanya menjual tiket

masuk, tetapi dari tiket itu juga asuransi bagi wisatawan disediakan. (Mus)

Tag