Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Heboh, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dalam Kamar
Home > Berita > Politik > Heboh, Pria Paruh Baya Ditemukan Meningg...
Kubu Raya

Heboh, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dalam Kamar

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Monday, 13 January 2020 - 22:25 WIB
Heboh, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dalam Kamar
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Kubu Raya – Petrus Tshang Johan (50) seorang pria paruh baya ditemukan warga Komplek Tanjungpura Permai, Desa Sungai Raya Dalam di kamar kontrakannya Nomor BB 3 dalam kondisi meninggal dunia, Senin (13/1/2020) siang. Peristiwa penemuan mayat tersebut, dibenarkan Kasat Reskrim Polres Kubu Raya Iptu Charles B.N Karimar.

“Korban tinggal di rumah kontrakan tersebut kurang lebih selama

lima tahun, seorang diri dan korban bekerja di Café Kois dan sudah tidak

bekerja selama dua hari,” terang Kasat.

Selanjutnya rekan kerja korban (saksi), lanjut dia, pergi ke

kontrakan korban. Setibanya di kontrakan korban, yang bersangkutan mengetuk pintu

rumah kontrakan namun tak kunjung dibuka.

“Lalu teman korban memanggil warga setempat untuk membuka

rumah kontrakan korban dan setelah pintu dibuka, saksi melihat korban sudah

tergeletak di kamar kemudian saksi melaporkan kejadian tersebut ke pihak

Kepolisian,” jelasnya.

Sementara Ketua RT 005/RW 003 Komplek Tanjungpura Permai,

Dedi menuturkan, dahulunya korban sering bersama warga melaksanakan kegiatan

gotong-royong. Namun akhir-akhir ini sudah jarang bergaul dengan warga sekitar

karena disibukkan dengan pekerjaannya di café Kois.

“Minggu sore masih kelihatan ngobrol dengan tetangganya.

Sedangkan waktu jenazah ditemukan musik HP nya aja masih berbunyi,” ungkapnya.

Menurut dia, korban diduga mengalami gula darah tinggi. Mengenai

ditemukannya jenajah tersebut, Ketua RT menjelaskan, rekan-rekan satu kerja merasa

curiga karena korban sudah dua hari alpha dari tempatnya bekerja.

“Pintu tadi kami dobrak. Setelah digedor-gedor tidak

membukakan pintu, salah satu rekan korban membuka jendela kamar korban, dari

situ keliahatan kaki dan tangan korban. Setelah itu meneriaki warga untuk

meminta bantuan,” tandasnya. (ian)

Tag