Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Nadiem Berharap Muhammadiyah dan PGRI Ikuti Jejak PBNU Gabung POP Lagi
Home > Berita > Politik > Nadiem Berharap Muhammadiyah dan PGRI Ik...
Kabar

Nadiem Berharap Muhammadiyah dan PGRI Ikuti Jejak PBNU Gabung POP Lagi

Jauhari Fatria
Jauhari Fatria
Thursday, 27 August 2020 - 17:45 WIB
Nadiem Berharap Muhammadiyah dan PGRI Ikuti Jejak PBNU Gabung POP Lagi
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline.com – Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diinformasikan mau bergabung kembali dalam Program Organisasi Penggerak (POP) Kemendikbud. Karenanya, Muhammadiyah dan PGRI juga diharapkan mau mengikuti jejak PBNU ini.

“PBNU, Alhamdulillah sudah menyetujui untuk kembali ke POP. Harapan kami adalah Muhammadiyah dan PGRI sedang tahap diskusi intens untuk menyelesaikan berbagai macam isu mengenai struktur dan kriteria program organisasi penggerak,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, saat rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Gedung DPR RI, Kamis  (27/8/2020).

Nadiem menegaskan, Kemendikbud telah memutuskan menunda Program Organisasi Penggerak tahun 2020 hingga tahun depan setelah melalui berbagai pertimbangan. Pada intinya, Kemendikbud merespons kritik dari berbagai kalangan untuk menunda program dengan tiga alasan.

Pertama, untuk memastikan bisa merangkul ormas-ormas besar di dunia pendidikan yang luar biasa pentingnya untuk masyarakat, dengan ilmu dan pengalamannya selama puluhan tahun.

Kedua, untuk memastikan preparasi dari kegiatan itu di masa COVID-19 ini terjaga dengan baik. Dan, memberikan waktu kepada organisasi-organisasi tersebut untuk merencanakan kegiatannya serta transformasi sekolahnya di masa COVID-19 ini dengan lebih detail.

Ketiga, untuk memastikan kecemasan masyarakat dan ormas-ormas jika ada organisasi-organisasi sebelumnya yang lolos padahal tidak layak. Kemendikbud akan melakukan cek ulang dan menverifikasi ulang rekam jejak organisasi peserta sekecil ap pun.

“Jadi masih akan jalan, tapi memberikan waktu kita untuk melakukan berbagai penyempurnaan yang sebagian besarnya masukan dari organisasi-organisasi besar masyarakat,” ujar Nadiem. [sam]

Tag