Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Donald Trump Abaikan Protokol Kesehatan, Paksa Jurnalis Buka Masker
Home > Berita > Politik > Donald Trump Abaikan Protokol Kesehatan,...
Internasional

Donald Trump Abaikan Protokol Kesehatan, Paksa Jurnalis Buka Masker

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Wednesday, 09 September 2020 - 05:27 WIB
Donald Trump Abaikan Protokol Kesehatan, Paksa Jurnalis Buka Masker
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KalbarOnline.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump terbilang jarang memakai masker saat beraktivitas. Padahal Amerika Serikat sudah mencatat 6 juta kasus positif Covid-19. Terbaru dia menjadi sorotan ketika memaksa seorang jurnalis yang mengajukan pertanyaan dalam konferensi pers untuk membuka masker.

Donald Trump memerintahkan seorang reporter untuk melepas masker, tetapi sang jurnalis itu menolak. Akibatnya keduanya tertangkap kamera adu mulut di Gedung Putih.

  • Baca juga: Pilpres AS Baru Digelar 3 November 2020, Warga AS Sudah Resah

Seperti dilansir dari Mirror, Trump memotong ucapan Jeff Mason dari Reuters. Trump beralasan tak mendengar ucapan sang jurnalis secara jelas. Padahal dalam rekaman video, suara jurnalis tersebut sudah terdengar jelas.

Trump tampak sangat kesal karena jurnalis itu tak mau melepaskan maskernya di ruang pers. Mason hanya bersuara lebih keras.

“Tolong, kamu harus melepasnya (masker), tolong. Kamu bisa melepasnya?” kata Trump.

Mason berkata dia akan berbicara lebih keras. “Suara saya sudah lebih keras, Mr President,” kata Mason.

“Baiklah, jika Anda tidak melepaskannya suaranya jadi terpendam, jadi jika Anda melepaskannya, itu akan jauh lebih terdengar,” lanjut Trump.

Hanya saja, Mason berdiri tegak dan memperjelas suaranya dengan tetap memakai masker. “Apakah ini sudah terdengar jelas, Pak?” katanya lagi. “Ya, baiklah,” jawab Trump kesal.

Dan, ketika reporter lain melepas maskernya untuk berbicara, Trump justru memujinya. “Nah, Anda terdengar sangat jelas,” ungkapnya. Hal itu menandakan bahwa Trump masih mengabaikan protokol kesehatan. Berbicara di dalam ruangan yang penuh orang dan tak mengenakan masker bisa memicu droplet yang menularkan virus ke orang lain.

Trump sebelumnya juga sempat adu mulut dengan Mason pada Mei. Hal itu karena Trump yang jarang terlihat memakai masker. Salah satunya saat kunjungan ke Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed di Bethesda, Maryland. Persoalan masker juga sempat menjadi serangan empuk dari lawan politiknya menjelang Pilpres AS pada November mendatang.

Tag