Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Polri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Arogansi dan Kekerasan Polisi
Home > Berita > Politik > Polri Cabut Telegram Larangan Media Tamp...
Nasional

Polri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Arogansi dan Kekerasan Polisi

Adi Liang Chi
Adi Liang Chi
Wednesday, 07 April 2021 - 00:28 WIB
Polri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Arogansi dan Kekerasan Polisi
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

Polri Cabut Telegram Larangan Media Tampilkan Arogansi dan Kekerasan Polisi

KalbarOnline, Nasional – Polri sebelumnya mengeluarkan Surat Telegram (ST) yang isinya melarang media untuk menayangkan tindakan kekerasan yang dilakukan kepolisian. Setelah mendapat masukan dari publik, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akhirnya mencabut aturan tersebut.

Pencabutan ini termuat dalam Surat Telegram Nomor: ST/759/IV/HUM.3.4.5./2021. Surat tersebut dikeluarkan pada hari ini, Selasa, 6 April 2021, dan ditandatangani Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono.

"SEHUB DGN REF DI ATAS KMA DISAMPAIKAN KPD KA BAHWA ST KAPOLRI SEBAGAIMANA RED NOMOR EMPAT DI ATAS DINYATAKAN DICABUT/DIBATALKAN TTK," demikian bunyi surat telegram tersebut.

Dalam kesempatan ini, Divisi Humas Polri juga menyampaikan permintaan maaf jika terjadi miskomunikasi dan membuat ketidaknyamanan bagi kalangan media massa.

Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono sebelumnya juga sudah memberikan klarifikasi. Dia menyatakan surat telegram tersebut sebenarnya dibuat untuk kepentingan internal.

"Lihat STR itu ditujukan kepada kabid humas, itu petunjuk dan arahan dari Mabes ke wilayah. Hanya untuk internal," kata Brigjen Rusdi.

Tag