Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Bupati Penajam Paser Utara Terjaring OTT KPK di Sebuah Mal di Jakarta
Home > Berita > Politik > Bupati Penajam Paser Utara Terjaring OTT...
Nasional

Bupati Penajam Paser Utara Terjaring OTT KPK di Sebuah Mal di Jakarta

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 14 January 2022 - 02:30 WIB
Bupati Penajam Paser Utara Terjaring OTT KPK di Sebuah Mal di Jakarta
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

Bupati Penajam Paser Utara Terjaring OTT KPK di Sebuah Mal di Jakarta

KalbarOnline.com – Bupati Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Abdul Gafur Mas'ud terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Abdul Gafur ditangkap di sebuah mal di Jakarta.

"Sejauh ini informasi yang kami terima di sebuah mal di Jakarta," kata Plt Juru Bicara KPK seperti dilansir dari Detikcom, Kamis (13/1/2022).

Ali menerangkan saat ini Abdul Gafur sudah berada di Gedung Merah Putih KPK. Abdul Gafur kini masih diperiksa intensif.

"Informasinya betul demikian," kata Ali.

Diketahui, ada 11 orang yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) KPK di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. KPK menerangkan 7 orang di antaranya kini tengah diperiksa intensif di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Ali Fikri menerangkan 7 orang yang tengah diperiksa itu antara lain Bupati Penajam Paser Utara Abdul Gafur Mas'ud, para aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara hingga pihak swasta. Ali menyebut ketujuh orang itu ditangkap di Jakarta.

"Dalam kegiatan dimaksud, KPK menangkap tujuh orang di Jakarta, di antaranya Bupati PPU Kaltim dan beberapa pihak ASN Pemkab PPU dan swasta lainnya," kata Ali kepada wartawan, Kamis (13/1).

KPK juga menyita sejumlah uang pecahan rupiah saat melakukan OTT. Ali menyebut saat ini pihaknya masih menghitung jumlahnya dan meminta konfirmasi kepada beberapa pihak yang saat ini berstatus terperiksa.

"Dalam kegiatan tangkap tangan ini juga diamankan barang bukti diantaranya uang dalam pecahan rupiah yang jumlahnya akan kembali dihitung dan dikonfirmasi kepada pihak-pihak terperiksa," ujarnya.

Tag