Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Edi Kamtono Kampanyekan Tanam Cabai di Pekarangan
Home > Berita > Politik > Edi Kamtono Kampanyekan Tanam Cabai di P...
Pontianak

Edi Kamtono Kampanyekan Tanam Cabai di Pekarangan

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 01 April 2022 - 18:18 WIB
Edi Kamtono Kampanyekan Tanam Cabai di Pekarangan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

Panen Cabai di Lahan Seluas 2 Hektar Gang Flora

KalbarOnline, Pontianak – Lebih dari dua hektare lahan yang ditanami cabai rawit sudah memasuki masa panen. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memulai panen cabai rawit secara simbolis di lahan yang berlokasi di Gang Flora Kelurahan Batu Layang Kecamatan Pontianak Utara, Jumat, 1 April 2022.

Ia pun sempat mencoba kepedasan cabai yang baru dipanen. Tingkat kepedasan cabai dinilainya pada level delapan.

"Dengan panen ini, saya berharap masyarakat yang memiliki tanah yang luas maupun terbatas bisa menanam cabai," kata Edi Kamtono.

Ajakan Wali Kota Edi Kamtono untuk menanam cabai bukan tanpa alasan. Selain masyarakat tidak perlu lagi membeli cabai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangganya, juga dapat menghemat pengeluaran belanja sehari-hari.

Apalagi harga cabai di pasaran lumayan tinggi yakni di kisaran Rp60 ribu sampai Rp72 ribu per kilogram (data harga komoditas pada Aplikasi Jepin per 31 Maret 2022).

Bahkan pernah menembus harga Rp120 ribu per kilonya. Komoditas cabai juga kerap menjadi penyumbang inflasi di Kota Pontianak.

"Sehingga hal ini sebagai upaya kita untuk mewujudkan ketahanan pangan di Kota Pontianak," kata Edi Kamtono.

Selama ini untuk memenuhi kebutuhan pasar komoditas cabai memang masih mendatangkan pasokan dari luar daerah.

Gerakan menanam cabai di pekarangan rumah masing-masing juga sebagai upaya menekan inflasi yang diakibatkan melonjaknya harga cabai.

Oleh karena itu, ia mengajak warga mulai menanam cabai dengan memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing.

Lahan yang cocok di Kota Pontianak bisa dimanfaatkan masyarakat untuk menanam cabe.

"Ketika terjadi lonjakan harga cabai, kita tidak perlu lagi repot membeli, tinggal petik saja di halaman atau pekarangan rumah," imbuh Edi Kamtono. (J)

Tag