Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Prabowo ke Ganjar: Soekarno Hadapi Irian Barat Pakai Alutsista Bekas
Home > Berita > Politik > Prabowo ke Ganjar: Soekarno Hadapi Irian...
Nasional

Prabowo ke Ganjar: Soekarno Hadapi Irian Barat Pakai Alutsista Bekas

adminkalbaronline
adminkalbaronline
Monday, 08 January 2024 - 02:43 WIB
Prabowo ke Ganjar: Soekarno Hadapi Irian Barat Pakai Alutsista Bekas
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Nasional - Debat calon presiden (capres) 2024 kembali digelar oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Minggu (07/1/2024) malam, bertempat di Istora Senayan, Jakarta.

Debat yang menghadirkan Anies Rasyid Baswedan, Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo itu merupakan debat ketiga yang digelar dalam tahapan pemilu 2024.

Debat tersebut mengambil tema yakni “Pertahanan, Keamanan, Hubungan Internasional, Globalisasi, Geopolitik dan Politik Luar Negeri”.

Dalam kesempatan itu, capres nomor urut 2, Prabowo Subianto tidak mempermasalahkan penggunaan alutsista bekas yang banyak dibeli oleh pemerintah RI saat ini. Dia bahkan mencontohkan, kalau Presiden RI pertama, Soekarno juga menggunakan alutsista bekas saat menghadapi Irian Barat.

"Data data yang Bapak ungkapkan mengenai pesawat bekas, saya ingatkan, Bung Karno waktu menghadapi Irian Barat seluruh alatnya bekas, Pak Ganjar. Bung Karno seluruh pesawat terbang, kapal selam, cruiser destroyer, semuanya bekas," ujar Prabowo ketika menjawab pertanyaan capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.

Prabowo mengatakan, hingga saat ini Indonesia masih memakai beberapa alat bekas. Menurutnya, alutsista itu yang terpenting adalah usianya, bukan kondisi bekas atau barunya.

"Jadi kita juga masih pakai banyak sampai sekarang pesawat bekas. Jadi dalam alat perang saya katakan bukan baru dan bekas. Tapi usianya, usianya," imbuhnya.

Prabowo mencontohkan, pesawat bekas yang dilihat jam terbangnya. Dia juga memastikan akan memberikan yang terbaik untuk prajurit TNI.

"Kalau pesawat, flying hours, dan tentunya kita pasti mau yang terbaik untuk prajurit kita. Tapi kita harus loyal kepada yang lebih besar. Covid, ada krisis Ukraine, pangan naik, BBM naik," katanya. (Jau)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Tag