Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Sutarmidji Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Tokoh Tionghoa Lim Tau Huat
Home > Berita > Politik > Sutarmidji Sampaikan Duka Mendalam Atas...
Pontianak

Sutarmidji Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Tokoh Tionghoa Lim Tau Huat

adminkalbaronline
adminkalbaronline
Thursday, 03 October 2024 - 15:26 WIB
Sutarmidji Sampaikan Duka Mendalam Atas Meninggalnya Tokoh Tionghoa Lim Tau Huat
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KalbarOnline, Pontianak - Calon Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) nomor urut 1, Sutarmidji menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya tokoh Tionghoa Kota Pontianak yang juga Ketua Pembina Vois Group, Lim Tau Huat (79 tahun). Sutarmidji mengaku telah mengenal dan berteman dengan mendiang cukup lama, persisnya sejak ia masih menjabat sebagai Wakil Wali Kota Pontianak.

"Pak Lim Tau Huat saya kenal cukup lama dari saya wakil wali kota, beliau ini ahli pancang-memancang, ahli dermaga sebetulnya, padahal beliau pendidikannya tidak ada yang kaitan dengan itu," kata Sutarmidji saat melayat ke Rumah Duka St Michael (RSU Antonius) tempat Lim Tau Huat disemayamkan, Rabu (02/10/2024) malam.

Sebagai kontraktor yang banyak mengerjakan penurapan, dermaga maupun jembatan, Sutarmidji mengakui kinerja Lim Tau Huat selalu maksimal. Hasil pembangunan yang dikerjakan bahkan tak perna bermasalah.

"Kalau sudah misalnya kegiatan (proyek) penurapan, kegiatan jembatan, kalau sudah ditangani Pak Ahuat penancapan tiangnya itu pasti aman, dia kerja betul-betul sesuai spek, dan dia sudah mahir betul, walaupun pendidikannya tidak ada kaitan sama itu," kenangnya.

Selain itu, Midji–sapaan karib Sutarmidji, juga mengenal Lim Tau Huat sebagai sosok yang baik, suka bergaul dan memiliki jiwa sosial yang tinggi. Semasa hidupnya, mendiang juga banyak berkontribusi dalam kemajuan dunia olahraga, khususnya basket lewat Vois Group yang dibina.

"Beliau juga atlet basket, pebasket, sampai usianya sekarang ini, sebelum meninggal beliau masih main basket. Jadi komunitas basket sangat kehilangan, beliau orangnya bergaul, sosial tinggi, dan tidak banyak ini itu, orangnya pun ramah,” tuturnya.

Dalam layatannya tersebut, Midji juga sempat menemui keluarga mendiang dan berbincang-bincang.

“Keluarganya (sudah) tabah dengan meninggalnya Pak Ahuat, padahal sebelum meninggal, paginya beliau masih segar-segar saja," ucapnya. (**)

Tag