Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Anak 2 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas, Upaya Pencarian Terus Dilakukan
Home > Berita > Politik > Anak 2 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas,...
Kapuas Hulu

Anak 2 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas, Upaya Pencarian Terus Dilakukan

adminkalbaronline
adminkalbaronline
Thursday, 31 July 2025 - 12:00 WIB
Anak 2 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas, Upaya Pencarian Terus Dilakukan
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Seorang anak lelaki berusia 2 tahun bernama Muhammad Azam Ramadhan diduga tenggelam setelah terjatuh dari WC lanting saat hendak kembali ke rumah bersama ibunya seusai mandi di pasiran seberang kampung, di Dusun Siawan, Desa Nanga Tuan, Kecamatan Bunut Hilir, Kabupaten Kapuas Hulu, Rabu (30/07/2025) sore.

Menurut keterangan ibu korban, Rina Sulasmi, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di lanting milik Zahari. Saat itu dirinya dan anaknya baru selesai mandi dan menyeberang menggunakan perahu. Setibanya di lanting, korban langsung masuk ke dalam WC lanting, sementara sang ibu mengikat perahu.

Tak lama kemudian, Ahmadi (saksi lain) yang sedang mandi di lanting mendengar seperti benda jatuh ke air dari arah WC. Saat dicek, korban sudah tidak berada di dalam WC. Pencarian pun spontan dilakukan oleh para saksi dan dibantu warga, namun hingga pukul 22.30 WIB korban belum ditemukan.

Kapolsek Bunut Hilir, IPDA Yadi membenarkan, pihak kepolisian juga telah menerima laporan dari warga dan segera mendatangi lokasi kejadian.

"Kami langsung berkoordinasi dengan masyarakat untuk melakukan upaya pencarian. Saat ini, pencarian masih berlangsung secara intensif, dan kami mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap waspada serta menjaga keselamatan anak-anak, terutama di sekitar perairan," ujar IPDA Yadi.

Langkah-langkah kepolisian yang telah dilakukan meliputi penerimaan laporan, olah TKP, pendataan saksi, dan koordinasi dengan warga serta instansi terkait guna percepatan pencarian korban.

Situasi di lapangan masih dalam pemantauan dan proses pencarian terus dilanjutkan hingga korban ditemukan,pungkasnya. (Haq)

Tag