KALBARONLINE.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menegaskan komitmen pemerintah dalam mempercepat penyelesaian persoalan wakaf dan konflik agraria di Sulawesi Selatan.
Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Koordinasi bersama seluruh kepala daerah se-Sulsel, Kamis (13/11/2025).
Menteri Nusron mengungkapkan, bahwa penyelesaian sertifikasi tanah wakaf di Sulsel tergolong masih rendah.
“Baru sekitar 20% tempat ibadah yang tersertifikasi wakafnya. Ini harus kita dorong bersama,” katanya.
Selain itu, ia juga menyoroti berbagai persoalan agraria yang melibatkan masyarakat dan pemegang Hak Guna Usaha (HGU), termasuk tanah-tanah eks PTPN yang telah diokupasi warga. Menteri Nusron menyebut perlunya evaluasi dan pendekatan solutif berbasis kolaborasi pusat–daerah.
“Kita harus menyelesaikan konflik tanah antara pemegang HGU dengan rakyat, termasuk tanah-tanah eks PTPN yang sudah ditempati masyarakat. Semuanya harus kita evaluasi dan cari solusi bersama,” ungkapnya. (Jau/*)