Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Pemkab Ketapang Siapkan Bantuan Bencana untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
Home > Berita > Politik > Pemkab Ketapang Siapkan Bantuan Bencana...
Ketapang

Pemkab Ketapang Siapkan Bantuan Bencana untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Friday, 05 December 2025 - 22:31 WIB
Pemkab Ketapang Siapkan Bantuan Bencana untuk Aceh, Sumut, dan Sumbar
Ketapang siap salurkan bantuan bencana untuk Aceh, Sumut dan Sumbar melalui skema BTT secara transparan dan akuntabel (Foto: Adi LC/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menegaskan siap menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir besar di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Komitmen tersebut disampaikan usai rapat koordinasi yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Ketapang, Repalianto, bersama BPKAD, Bagian Hukum, dan Inspektorat, Kamis (4/12/2025) di Ruang Rapat BPKAD Ketapang.

Repalianto menekankan bahwa bantuan kemanusiaan akan disalurkan menggunakan skema Belanja Tidak Terduga (BTT) sesuai aturan perundang-undangan.

“Kita tidak perlu lagi berdiskusi apakah akan membantu atau tidak, tentu Kabupaten Ketapang siap membantu. Ini bentuk kepedulian dan rasa sepenanggungan kita terhadap saudara-saudara di provinsi lain yang tengah menghadapi bencana,” ujarnya.Ia memastikan proses penyaluran bantuan dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

“Niat baik harus diikuti tata kelola yang baik. Semua prosedur hukum dan mekanisme keuangan akan kita patuhi,” tegas Repalianto.

Dalam rapat tersebut, Pemkab Ketapang juga menyoroti kondisi internal daerah yang rawan bencana, mulai dari banjir hingga kebakaran lahan. Karena itu, pemerintah tetap memperhatikan kemampuan fiskal agar bantuan yang diberikan proporsional tanpa mengganggu program prioritas daerah.

Bantuan direncanakan segera dikirim dalam waktu dekat untuk meringankan beban masyarakat terdampak serta memperkuat solidaritas dan gotong royong antar pemerintah daerah di Indonesia. (Adi LC)