Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Gubernur Ria Norsan Nikmati Durian Jemongko, Sebut Tak Kalah dari Musang King
Home > Berita > Politik > Gubernur Ria Norsan Nikmati Durian Jemon...
Pontianak

Gubernur Ria Norsan Nikmati Durian Jemongko, Sebut Tak Kalah dari Musang King

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Tuesday, 06 January 2026 - 22:00 WIB
Gubernur Ria Norsan Nikmati Durian Jemongko, Sebut Tak Kalah dari Musang King
Gubernur Kalbar Ria Norsan menikmati durian jemongko di Pontianak dan menyebut durian lokal Kalbar tak kalah dari musang king (Foto: Lid/KALBARONLINE.com)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar


KALBARONLINE.com – Sepulang dari aktivitas kerja, Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyempatkan diri singgah ke lapak durian jemongko di Jalan Letkol Sugiono, Pusat UMKM Kota Pontianak, Selasa (06/01/2026). Kehadiran Norsan didampingi Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, dan disambut antusias warga.

Berbaur bersama masyarakat, Norsan menikmati durian jemongko yang dikenal sebagai salah satu varietas durian unggulan Kalimantan Barat, berasal dari Desa Jemongko, Kabupaten Sanggau.

Menurut Norsan, kualitas durian lokal Kalbar tidak kalah dibandingkan durian impor seperti musang king maupun tekka dari Malaysia. Bahkan, dari sisi cita rasa, durian jemongko dinilainya memiliki keunggulan tersendiri.

“Durian lokal kita ini tidak kalah dengan durian musang king. Jadi saya sampaikan bahwa durian lokal kita lebih enak daripada durian luar,” ucapnya sambil mencicipi durian.

Selain soal rasa, Norsan juga menyoroti harga durian jemongko yang dinilai masih sangat terjangkau bagi masyarakat.

“Untuk harga sendiri ini sangat terjangkau, jauh sekali dari harga durian musang king. Saya sampaikan bahwa durian lokal kita tidak kalah dari durian luar,” tambahnya.

Ke depan, Norsan berharap buah lokal Kalimantan Barat seperti durian jemongko dapat menjadi salah satu ikon kuliner daerah. Pemerintah Provinsi Kalbar, kata dia, akan terus mendukung pengembangan kuliner lokal agar semakin dikenal, tidak hanya di tingkat daerah, tetapi juga nasional.

“Kita biasanya pernah ada perlombaan durian seperti festival durian. Mungkin ke depannya akan kita adakan lagi,” pungkasnya. (Lid)