KALBARONLINE.com - Kebakaran melanda area smelter bauksit milik PT Borneo Alumindo Prima (BAP) yang berlokasi di Desa Pagar Mentimun, Kecamatan Matan Hilir Selatan, Kabupaten Ketapang, pada Minggu (01/02/2026) siang.
Peristiwa tersebut dibenarkan Kapolsek Matan Hilir Selatan, AKP Jumadi Hutabarat. Ia mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 14.00 WIB dan berhasil dipadamkan setelah beberapa jam upaya pemadaman.
“Yang terbakar adalah area smelter bagian evaporasi. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan,” ujar AKP Jumadi Hutabarat saat dikonfirmasi wartawan di Ketapang.
Sejumlah video yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api besar disertai asap hitam pekat membumbung tinggi dari area smelter, sehingga menarik perhatian warga sekitar.
Untuk mengendalikan situasi, beberapa unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi kejadian guna mencegah api merembet ke bangunan lainnya.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian. Namun, dugaan sementara mengarah pada adanya gangguan pada instalasi kelistrikan.
“Penyebab pastinya masih kami dalami, dugaan sementara akibat kelistrikan,” jelasnya.
Dalam kejadian tersebut tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Pihak kepolisian bersama manajemen perusahaan masih melakukan pendataan untuk memastikan besaran kerugian material akibat kebakaran tersebut. (Adi LC)
Smelter Bauksit PT BAP di Pagar Mentimun Ketapang Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026