Friday, 23 October 2026 | 23 October 2026
kalbaronline
Stok Kosong, Harga Cabai Rawit di Pontianak Meroket hingga Rp 75 Ribu
Home > Berita > Politik > Stok Kosong, Harga Cabai Rawit di Pontia...
Kapuas Hulu

Stok Kosong, Harga Cabai Rawit di Pontianak Meroket hingga Rp 75 Ribu

Redaksi KalbarOnline
Redaksi KalbarOnline
Monday, 02 February 2026 - 14:14 WIB
Stok Kosong, Harga Cabai Rawit di Pontianak Meroket hingga Rp 75 Ribu
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp kalbaronline.com
+ Gabung
Ukuran Font
Kecil Besar

KALBARONLINE.com - Kosongnya pasokan cabai rawit dari Pulau Jawa membuat harga cabai rawit di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, melonjak tajam. Di Pasar Flamboyan, harga cabai rawit kini menembus Rp 75.000 per kilogram.

Salah seorang pedagang di Pasar Flamboyan, Manto mengatakan, kenaikan harga cabai rawit mulai terjadi sejak tiga hari terakhir. Menurutnya, lonjakan harga dipicu minimnya pasokan cabai dari luar daerah.

“Sejak tiga hari ini mulai naik, karena barang dari luar tidak ada masuk ke Kalimantan Barat,” ujarnya, Senin (02/02/2026).

Ia menyebutkan, harga cabai rawit sebelumnya masih berada di kisaran Rp 45.000 sampai Rp 60.000 per kilogram, namun kini naik hingga Rp 75.000 per kilogram.

Manto menjelaskan, cabai yang dijual saat ini sebagian besar merupakan cabai lokal.

“Sekarang ini cabai dari sini, lokal. Biasanya dari Sanggau, Rasau Jaya sama Kakap,” jelasnya.

Menurut Manto, meningkatnya kebutuhan masyarakat tidak sebanding dengan ketersediaan cabai di pasaran. Kondisi tersebut membuat harga sulit dikendalikan dan pedagang hanya bisa mengikuti harga pasar.

“Karena kebutuhan orang banyak, tapi cabainya kurang. Kita pedagang ikut saja harga pasaran,” katanya.

Menjelang bulan Ramadan, Manto menilai harga cabai rawit masih berpotensi bertahan tinggi karena pasokan belum kembali normal. Ia juga mengaku belum bisa mengetahui akan kembali stabil.

Selain cabai rawit, Manto menyebutkan harga sejumlah komoditas lain relatif stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan. Bawang merah, misalnya, saat ini berada di kisaran Rp 30.000 hingga Rp 36.000 per kilogram.

“Bawang merah turun karena pasokan dari luar ada. Bawang putih sekitar Rp 28.000 sampai Rp 30.000 per kilogram,” ujarnya.

Sementara itu, harga cabai besar masih berada di kisaran Rp 65.000 per kilogram. Untuk komoditas sayur-mayur, Manto memastikan harganya relatif stabil.

“Sayur-sayuran stabil, kisaran Rp 5.000 sampai Rp 10.000. Bayam, kangkung, sayur keriting, semua di kisaran itu,” tuturnya. (Lid)