KALBARONLINE.com – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Simpang Hilir, Ahmad Muhdor, memberikan klarifikasi resmi, menyusul beredarnya informasi mengenai temuan ulat dalam menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan kepada siswa-siswi di sekolah, pada Rabu (11/02/2026).
Dalam kesempatannya, Ahmad Muhdor mengatakan komitmen pihak SPPG untuk selalu menjaga standar kebersihan dan kualitas gizi setiap makanan yang diproduksi.
Dirinya juga memastikan keamanan bagi siswa-siswi di sekolah, agar permasalahan yang terjadi tidak terulang kembali. Untuk itu, Pihak SPPG memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berjanji akan meningkatkan pengawasan kualitas (quality control) di setiap tahapan distribusi.
"Kami sangat terbuka terhadap masukan dan kritik dari masyarakat maupun orang tua siswa. Keamanan dan kesehatan anak-anak adalah prioritas utama kami dalam menjalankan program nasional ini," ujar Ahmad Muhdor kepada awak media, pada Jumat (13/02/2026).
Pada pemberitaan sebelumnya, Ahmad Muhdor menjelaskan, bahwa temuan ayam berulat hanya terjadi pada satu omprengan dari ribuan porsi yang disiapkan.
“Semua relawan makan ayam goreng. Tiba-tiba sekitar jam 10 ada laporan masuk. Padahal sekitar 90 siswa itu suka dan tidak ada keluhan. Saya datang ke sekolah, guru-guru bilang tidak ada masalah, aman. Kami cuma diinformasikan saja. Waktu saya datang, barang itu tidak ada. Memang laporannya ada. Tiba-tiba tengah malam sekolah kirim video ayam berulat ke grup, nah itu otomatis videonya tersebar,” kata Ahmad saat di konfirmasi awak media, pada Kamis (12/02/2026).
Dirinya mengklaim, setelah dilakukan pengecekan, ayam yang ada dalam video tersebut berbeda dengan ayam yang disediakan oleh pihaknya.
“Pas saya cek ke sana, ayamnya beda dengan ayam kami. Entah ada yang iseng atau bagaimana. Benda (omprengan yang ada ulat) itu cuma satu saja dari sekitar 2.500 omprengan. Kalau lebih dari dua omprengan mungkin masih bisa disebut kejadian, itupun kurang dari lima jam, karena kami masak jam 3 dan temuan itu jam 10,” ungkapnya. (Sans)
Klarifikasi Kepala SPPG Simpang Hilir Terkait Isu Menu Makan Berulat
BERITA TERKINI
Sintang
Berkat KUM Harapan Bank Kalbar, Galeri Sintang Milik Ibu Sumjulia Tembus Pasar Sarawak
Friday, 23 October 2026
Nasional
ATR/BPN Tangani Ribuan Kasus Pertanahan, Potensi Kerugian Negara Rp23,3 Triliun Berhasil Dicegah
Thursday, 22 October 2026
Bengkayang
Tahu Wahyudin di Bengkayang Berkembang 25 Kali Lipat Berkat Pembinaan dari Bank Kalbar
Thursday, 22 October 2026
Nasional
Ermin Elviani Terima SK Ketua Demokrat Kalbar 2026–2031, Siapkan Konsolidasi Lima Tahun
Thursday, 22 October 2026
Pontianak
Pontianak Raih TPAKD Award 2026, Edi Kamtono Dorong Akses Keuangan Lebih Luas
Thursday, 22 October 2026